Pemberian Tali asih Warnai Kegiatan Safari Ramadhan 1444 H Oleh Pemkab Simalungun dan Masyarakat Karang Anyar

IMG-20230416-WA0020.jpg

Gunung Maligas,BenuaNews.com

Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumut, bersama masyarakat Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, gelar Safari Ramadhan dan silahturahmi di pelataran Masjid Baitul, Jumat (14/4/2023) sekitar jam 17.00 WIB.

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Kajari Simalungun, Irfan Hergianto dan Sekretaris Daerah, Esron Sinaga serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir.

Safari Ramadhan tersebut dirangkai dengan pemberian tali asih dan bingkisan kepada 25 anak yatim piatu dan 225 bingkisan kepada kaum duafa, bilal mayit, penggali kubur dan guru-guru ngaji serta pemberian 1 gulung Sajadah panjang dan kepada BKM (Badan Kemakmuran Masjid) Baitul Makmur Nagori Karang Anyar.


Sati gulungan sajadah saat diserahkan melalui BKM.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena Pemkab Simalungun bisa melakukan Safari Ramadhan dan silahturahmi bersama masyarakat Nagori Karang Anyar  khususnya Jamaah Masjid Baitul Makmur.

“Karena pada masa pemerintahan kami, baru ini kita lakukan Safari Ramadhan. Ini semua bukan tanpa alasan. Kita tahu bahwa sekitar dua tahun lalu, kita sedang dilanda covid. Sehingga, kita tidak bisa melakukan aktifitas bersama masyarakat,” katanya.

Bupati Simalungun menyampaikan, apa yang sudah dilakukan dan diperjuangkan membangun masjid patut disyukuri. “Karena dengan perjuangan itu, kita bisa mencintai masjid ini,” ujarnya.

Untuk perbaikan infrastruktur dari Nagori Karang Anyar menuju Kota Siantar terutama di depan Masjid, lanjut bupati, Pemkab Simalungun akan menganggarkan pada P-APBD tahun ini dan diharapkan bisa terealisasikan.

“Tahun ini (2023) di Kecamatan Gunung Maligas jalan yang akan kita perbaikan itu Karang Sari, Nagori Rambuhit, Nagori Tumorng menuju Bah Gunung,” Radiapoh yang akrab disebut RHS menanggapi permintaan masyarakat.

Menurut bupati, mengenai jalan merupakan persoalan klasik. Pemkab Simalungun sudah berjuang dan bekerja agar persoalan jalan ini bisa diurai.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun saat ini sedang bekerja memprioritaskan pembangunan jalan yang kita cintai ini,” tandasnya.


Bupati Simalungun saat menyerahkan bingkisan kepada anak yatim piatu.
Sementara, mengakhiri Safari Ramadhan dan silaturrahmi diisi dengan tausiyah oleh Al-Ustadz  Azrul Aswan Sirait. Dalam tausiyahnya disampaikan, agar sejahtera dan tidak celaka maka harus hidup dengan kerendahan hati yang membawa selamat dunia akhirat dan pintar bersyukur.

“Kita harus belajar dari padi. Dimana padi makin berisi makin tunduk. Dan jangan kita hidup seperti ayam, bertelur satu ribut sepanjang waktu. Artinya, ketika kita melakukan satu kebaikan, cukup Tuhan yang tahu dan menilai kebaikan kita,” paparnya.

(Dedi Sinaga)

scroll to top