SIAK – Benua news com – 06/07/2026, Sejumlah paket pengadaan yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Kecamatan Tualang Tahun Anggaran 2025 menjadi perhatian setelah terdapat keterangan bahwa sejumlah paket tidak terealisasi. Hingga berita ini diterbitkan, permintaan klarifikasi beserta dokumen pendukung yang diajukan media dan pihak kontrol sosial belum memperoleh tanggapan resmi dari pihak Kecamatan Tualang.
Berdasarkan data SiRUP, paket yang menjadi perhatian antara lain pekerjaan interior ruang rapat dan ruang bermain anak, pekerjaan lansekap halaman kantor camat, rehabilitasi ruangan camat, belanja modal bangunan gedung, serta belanja makanan dan minuman kegiatan lapangan.
Sebelumnya, Camat Tualang menyampaikan bahwa paket-paket tersebut tidak terlaksana. Namun ketika dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai alasan, mekanisme pembatalan, maupun dokumen pendukung, hingga kini belum ada keterangan resmi yang diberikan.
Media juga telah meminta penjelasan kepada Inspektorat Kabupaten Siak. Berdasarkan informasi yang diterima, media diarahkan untuk memperoleh klarifikasi langsung dari Kecamatan Tualang sebagai perangkat daerah yang melaksanakan kegiatan tersebut.
Selanjutnya, permintaan konfirmasi disampaikan beberapa kali melalui pesan WhatsApp kepada Camat Tualang serta melalui surat resmi. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan ataupun dokumen yang disampaikan kepada redaksi.
Belum adanya penjelasan resmi mengenai status paket tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait realisasi kegiatan dan pengelolaan anggaran. Untuk itu, media menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan informasi secara berimbang serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak terkait.
Redaksi Benua News membuka hak jawab dan hak koreksi kepada Camat Tualang maupun Pemerintah Kecamatan Tualang sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Apabila klarifikasi atau dokumen pendukung diterima, redaksi akan memuatnya secara proporsional sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
Laporan: Tim Investigasi Benua News.
