Menteri Pertanian RI Bersama Gempita Kalteng Akan Buka 15 ribu Hektare Sawah Lahan Rawa Dukung Ketahanan Pangan

IMG-20231205-WA0057.jpg

PALANGKA RAYA-Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Kalteng terus bergerak mengembangkan berbagai jenis tanaman untuk kebutuhan pangan utama.

Salah satunya bersama kementrian pertanian Gempita Kalteng akan membuka lahan sawah rawa seluas 15 ribu hektare di Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur.

Ketua Gempita Kalteng Andi Wiyasa mengatakan, ini merupakan program Calon Petani Calon Lokasi ( CPCL) yang di gaungkan Kementrian Pertanian RI bagai penyokong dan penyedia kebutuhan pangan utama seperti beras dan jagung.

“Sesuai arahan dan jadwal yang disampaikan Menteri Pertanian RI Bapak Andi Amran Sulaiman, rencananya Menteri Pertanian akan tiba di Palangka Raya dan akan melakukan peninjauan proyek food estate di Kapuas dan langsung bertolak ke Lempuyang,”ucapnya, Selasa (5/12/2023).

Seperti diketahui, bahwa program pembukaan lahan sawah rawa di lempuyang ini tidak hanya menjadi pioritas utama program dan terpilih diantara 11 provinsi seluruh Indonesia.

“Namun ini juga, bentuk keprihatinan kami sebagai generaai muda khususnya Kalteng dengan permasalah global krisis pangan yang sedang terjadi,dengan potensi tanah rawa yang subur dan mungkin masih ada puluhan ribu lebih menunggu untuk dijadikan lumbung pangan,”tambahnya.

Terkait persiapan pembukaan lahan sudah berjalan hampir 70 % karena Lempuyang merupakan salah satu penghasil padi utama di Kalimantan Tengah.

” Jadi dengan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian RI, Pemenrintah Daerah dan tentunya putra putri Daerah yang siap menjadi petani sukses, dan saya percaya program pembukaan lahan sawah rawa kedepannya akan menjadi penyokong utama program lumbung pangan di Kalteng yang akan menjadi provinsi penyangga IKN,”lanjutnya.

Dengan varietas unggulan jenis Siam Madu pengembangan varietas lokal yang bisa dipanen dalam jangka 100 hari tanpa mengurangi kualitas dan sangat mirip dengan jenis siam unggulan lainnya Kalteng akan mampu menjadi lumbung Padi Nasioanal dan krisis pangan akan teratasi karena kualitas bagus dan harga terjangkau bagi semua lapisan masyarakat, selain itu juga nantinya akan disediakan peralatan pertanian dan tidak menutup kemungkinan akan didirikan pabrik beras berstandar nasional.

“Saya berharap semua lapisan masyarakat Kalteng memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan sukses, khusus kepada generasi muda Kalteng saya berpesan jangan takut atau gengsi untuk terjun menjadi petani kemudian berkembang sebagai pengusaha agri bisnis, karena kedepannya usaha yang paling menjanjikan adalah pertanian,”ungkapnya.

scroll to top