MUARA BULIAN.(Benuanews.com)-Pembukaan kenduri swarna Bumi di pasar lamo Muara tembesi hari ini di gelar, acara ini di buka oleh M. Fadhil Arif selakuh Bupati batanghari dan di hadiri oleh Para undangan lainnya.
Pusat Kegiatan ini bertempat di alun-alun Pasar lamo Tembesi yang berlokasi di kelurahan Pasar Muara Tembesi kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Rabu, 24/08/02.
Dalam sambutanya Bupati mengatakan ” Bangsa yang besar itu adalah bangsa yang menghargai sejarah, Menurut penggalian sejarah oleh kawan-kawan di Lapangan bahwa waktu dulu, di tembesi ini ada beberapa orang cina. orang cina ini lah yang mengajar kita bagaimana caranya berdagang, sebelum masuknya orang belanda. dan sempat ada kabar berita Sulthan Taha Pahlawan kita dari Provinsi (jambi) Sempat Bertempur di sini dan masih banyak lagi Peninggalan sejarah yang lainnya yang ada di Tembesi ini.
Saya ingat kata bupati ” waktu dulu kami warga terusan kalau mau pergi belanjoh ke pasar tembesi ini , dengan transportasi Perahu atau naek ketek, dan satu lagi yang saya inggat lagi ” waktu kecil kalau lagi sakit berobatnya orang-orang dulu datangnya kerumah almarhum Pak Drajat yang rumahnya di Tembesi ini juga” Kata bupati “
Masih lanjut Bupati ” Pusat Pertumbuhan Perdagangan ekonomi Batanghari asal Muasalnya ada di sini , ini yang menjadi nilai Polosofinya tinggi, dan memori itu kita kaitkan Pusat Perdagangan dengan Georapis Perubahan dan tapi sejarah itu Perlu kita inggatkan kembali, salah satunya mengingatkan kita sejarah dengan mengadakan kegiatan dan Melestarikan Peninggalan-Peningalan sejarah yang ada di sini.
Dan bagaimana kedepannya di Tembesi Lamo ini bisa menjadi cagar budaya, walaupun ada keterbatasan kita untuk menyentuh nya, tapi kita tetap kordinasi dengan Pemerintah Pusat, karena nilai budaya di sini tinggi dan meyakinkan Pemerintah Pusat bahwa budaya Batanghari itu ada di sini. ” Tutup bupati.
(Zami)