Koperasi Diharapkan Menjadi Penompang Ekonomi di masa Pandemi Covid 19

WhatsApp-Image-2020-09-29-at-16.19.53.jpeg

Lubuk Basung (benuanews.com) — Disaat Pandemi Covid 19, Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat berharap koperasi bisa menjaga stabilitas ekonomi dan bisa mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Dalam mencapai ini pengembangan koperasi sangat memerlukan manajerial yang mumpuni bagi pengurus koperasi,” kata Sekretaris Agam, Martias Wanto saat pelatihan pengembangan manajemen usaha koperasi di Lubukbasung, Kamis.

Ia mengatakan, pandemi COVID-19 telah menyebabkan perekonomian masyarakat Agam terganggu, sehingga diperlukan upaya-upaya yang dapat menjadi penopang bangkitnya perekonomian masyarakat, salah satunya melalui koperasi.

Koperasi memiliki potensi dan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan dan stabilitas perekonomian.

“Kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir, untuk itu saya berharap kopersi dapat mengambil momen dalam rangka penyelamatan ekonomi di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Ia menambahkan, koperasi tidak boleh terlena dan harus membuat inovasi-inovasi baru untuk mengatasi hal tersebut.

Untuk itu, pelatihan ini menjadi sangat penting diikuti oleh pengurus koperasi yang diharapkan menjadi tonggak pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam, Fatimah menambahkan pelatihan ini diikuti 45 orang yang berasal dari utusan 33 koperasi di daerah itu.

“Pelatihan yang digelar selama tiga hari ini dengan narasumber CEO PT Riset Indonesia Refdinal,” katanya.

Pelatihan itu dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan, sumber daya manusia pengurus koperasi.

Ini mengigat bahwa pihaknya sangat fokus untuk mengembangkan dan membina koperasi saat pandemi.

“Ini bentuk upaya kami dalam mengembangkan ekonomi masyarakat saat pandemi,” katanya.

Kontributor : Fajar

scroll to top