Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Patroli Karhutla di Inhil, Hotspot Tidak Ditemukan Api Aktif

IMG-20261008-WA0019.jpg

INHIL || Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0314/Indragiri Hilir terus mengintensifkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (8/10/2026). Tim gabungan di lapangan melaksanakan pendinginan pada lahan bekas terbakar di Kecamatan Kempas serta memverifikasi dua titik hotspot yang terdeteksi melalui aplikasi Sipongi di wilayah Tembilahan dan Kateman guna memastikan tidak terdapat api aktif yang berpotensi memicu kebakaran baru.

Di Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, tim gabungan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat setempat terus melakukan pendinginan pada lahan gambut seluas sekitar satu hektare yang sebelumnya terbakar. Meski api telah berhasil dipadamkan, sebagian area masih mengeluarkan asap sehingga proses pendinginan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah munculnya titik api baru.

Petugas memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi untuk mendukung proses pendinginan. Kondisi lahan gambut yang kering dan pengaruh angin menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanganan di lapangan.

Sementara itu, personel Koramil 01/Tembilahan bersama unsur Polri dan masyarakat melakukan pengecekan terhadap hotspot yang terpantau di wilayah perbatasan Kelurahan Sungai Perak dan Kelurahan Seberang Tembilahan. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa titik panas tersebut berasal dari bekas kebakaran pondok yang sempat merambat ke area kebun kelapa milik warga dan tidak ditemukan lagi api aktif di lokasi.

Kegiatan serupa juga dilakukan Koramil 06/Kateman di Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman. Berdasarkan hasil pengecekan langsung sesuai koordinat yang terdeteksi pada aplikasi Sipongi, petugas memastikan tidak ditemukan titik api. Indikasi panas yang terpantau berasal dari bekas pembakaran pelepah kelapa milik petani.

Selain melakukan pengecekan dan pendinginan, personel gabungan juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak warga berperan aktif dalam pencegahan karhutla melalui patroli dan pengawasan lingkungan secara bersama-sama.

“Seluruh laporan hotspot langsung kami tindak lanjuti dengan pengecekan lapangan. Hasil verifikasi hari ini menunjukkan tidak ditemukan api aktif pada titik hotspot yang terpantau, sementara pendinginan terus dilaksanakan pada lokasi bekas kebakaran hingga benar-benar aman,” ujar personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kabupaten Indragiri Hilir.

Langkah cepat, terukur, dan berkelanjutan yang dilakukan jajaran Kodim 0314/Inhil menjadi bagian dari komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam menjaga wilayah Riau dari ancaman karhutla serta memastikan situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali. (A-R)

scroll to top