Mataram NTB benuanews.com — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H. Ia melaksanakan koordinasi khusus terkait kesiapan sarana dan prasarana bagi siswa SMP Negeri 9 Mataram yang akan mengikuti tahapan seleksi Nusantara Standardized Test (NST), Jumat (9/1/2026).
Kegiatan koordinasi berlangsung di ruang Kepala Sekolah SMPN 9 Mataram, Kelurahan Punia. Kapolsek Mataram didampingi personel Polsek Mataram serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Punia, Aiptu Made Mita, dan disambut langsung oleh Kepala SMPN 9 Mataram, Akhmad Pahrurazi, S.Pd.
AKP Mulyadi menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan teknis dan pendukung pelaksanaan seleksi bagi para siswa yang akan mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
“Kami ingin memastikan para siswa yang telah menerima barcode pendaftaran benar-benar siap, baik secara mental maupun teknis. Seleksi NST ini akan dilaksanakan secara daring pada tanggal 10 dan 11 Januari 2026,” ujar AKP Mulyadi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menekankan pentingnya kesiapan sarana pendukung, terutama stabilitas jaringan internet, agar pelaksanaan tes berbasis online dapat berjalan tanpa kendala.
“Kami berharap pihak sekolah dapat menyiapkan sarana prasarana pendukung dengan optimal. Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian dan sekolah, para siswa bisa mengikuti seleksi dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik,” tambahnya.
Diketahui, terdapat empat siswa SMPN 9 Mataram yang akan mengikuti seleksi NST tersebut, yakni Sofie Angelia Hanafi, Kadek Dimas Kanuartha, Rahma Nazila, dan Ni Putu Ayu Novitasari. Keempatnya akan bersaing dalam tahapan seleksi awal untuk masuk ke salah satu sekolah unggulan binaan Polri.
Kegiatan koordinasi berakhir sekitar pukul 10.15 WITA dan berlangsung dalam suasana aman serta penuh keakraban. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Polsek Mataram yang dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa.
Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam mendukung generasi muda berprestasi, sekaligus membuka jalan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan nasional.(Dv)