Jalan Sungai Mandau Diperbaiki, Warga Apresiasi Bupati Siak Namun Soroti Kualitas Pengerjaan

TimePhoto_20260119_122554-1.png

Sungai Mandau, BenuaNews.com –19 Januari 2026. Setelah lama dikeluhkan warga karena rusak parah, berlubang besar, dan berdebu, jalan menuju Sungai Mandau akhirnya mulai diperbaiki. Pantauan kontrol sosial di lapangan pada Senin, 19 Januari 2026, menunjukkan aktivitas pengerjaan sedang berlangsung di sejumlah titik, khususnya dari Simpang Empat Suka Jaya menuju Sungai Mandau.

Perbaikan jalan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025/2026 dengan nilai mencapai Rp13,3 miliar. Panjang ruas yang dikerjakan sekitar 1.110 kilometer, dengan pelaksana proyek CV Piliang Istioomah Mandiri.

Kondisi jalan sebelumnya dinilai sangat memprihatinkan. Lubang besar, permukaan rusak, dan debu tebal kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan kendaraan pengangkut hasil perkebunan. Kerusakan tersebut juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat serta mobilitas warga menuju pusat kecamatan dan kabupaten.

Masyarakat Sungai Mandau menyampaikan apresiasi kepada Bupati Siak atas perhatian dan upaya pemerintah daerah dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur tersebut. Warga menilai, tanpa dorongan dan koordinasi dari pemerintah kabupaten, proyek ini tidak akan segera terealisasi.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Siak. Jalan ini sudah lama rusak dan sangat menyulitkan warga. Sekarang sudah mulai diperbaiki, tentu kami berharap hasilnya benar-benar maksimal,” ujar salah seorang warga.

Namun, di balik apresiasi tersebut, masyarakat juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas pengerjaan. Warga meminta agar proyek ini tidak hanya cepat selesai, tetapi juga dikerjakan sesuai spesifikasi teknis agar tidak cepat rusak seperti sebelumnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan masih adanya jembatan kecil di beberapa titik yang saat ini dalam kondisi sempit dan sedang dilakukan penimbunan di sekitarnya. Masyarakat menilai, jika jembatan tersebut tidak diperbaiki atau diperkuat terlebih dahulu, maka akan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

“Kami berharap jembatan-jembatan kecil itu diperbaiki sebelum penimbunan dilanjutkan. Jangan sampai hanya jalan yang bagus, tapi jembatannya tetap sempit dan rawan kecelakaan,” ungkap warga lainnya.

Warga juga mengingatkan pihak pelaksana proyek dan pemerintah daerah agar memperhatikan aspek keselamatan kerja, kualitas material, serta ketahanan konstruksi. Mereka berharap dana miliaran rupiah yang digelontorkan benar-benar menghasilkan jalan yang kuat, aman, dan tahan lama.

Masyarakat Sungai Mandau menyatakan siap ikut mengawasi jalannya pembangunan sebagai bentuk kontrol sosial, agar proyek ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat umum.

“Pembangunan ini adalah hak masyarakat. Kami akan terus mengawasi agar hasilnya tidak asal jadi, karena jalan ini sangat penting bagi kehidupan kami sehari-hari,” tegas warga.

Dengan adanya perbaikan ini, warga berharap akses transportasi semakin lancar, perekonomian meningkat, serta risiko kecelakaan dapat ditekan. Pemerintah daerah pun diharapkan terus terbuka terhadap masukan masyarakat demi terciptanya pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.atas pemberitaan media online Benua news com apabila dalam pemberitaan ini ada hal krarifikasi hak jawab masih memberikan peluang bagi para pihak.”

Agus zega.

scroll to top