Insiden Berkas RSUD Kota Pinang Tercecer, Penanganan Inspektorat Tak Kunjung Jelas

Screenshot_20260326_144446_Gallery.jpg

Labuhanbatu Selatan – Benuanews.com
Kasus tercecernya berkas milik RSUD Kota Pinang hingga kini masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat. Insiden yang terjadi pada 24 Maret 2026 itu sempat menjadi sorotan publik, namun penanganannya dinilai belum transparan.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah tercecernya dokumen tersebut disebabkan kelalaian, unsur kesengajaan, atau faktor lain. Minimnya informasi resmi membuat spekulasi berkembang di kalangan warga.

Sejumlah awak media sebelumnya telah mengonfirmasi pihak rumah sakit. Direktur RSUD Kota Pinang, dr. Lisa, menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Namun demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik terkait hasil penanganan maupun perkembangan investigasi. Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat yang menilai kurangnya transparansi dari pihak terkait.

Masyarakat berharap agar Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Selatan segera mengambil langkah tegas dengan memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab. Hal ini penting untuk memastikan kejelasan kasus serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan kesehatan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Selatan masih belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi tercecernya berkas RSUD Kota Pinang.(K.N)

scroll to top