*Ingin “Tolada Mendunia”, Pesantren DAM Tolada Bentuk Tim Humas Khusus*

Screenshot_20260119_161412.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Tolada Kecamatan Malangke resmi membentuk Tim Hubungan Masyarakat (Humas). Tim Humas ini diisi lima orang tenaga pendidik pesantren yang nantinya akan melaksanakan kerja-kerja kehumasan.

Nah, untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi Tim Humas, Pesantren DAM Tolada menggelar Pelatihan Humas Pesantren yang dilaksanakan di Ruang Perpustakaan, Sabtu (17/1). Pelatihan ini menghadirkan Sekretaris DPD BKPRMI, Lukman Hamarong, sebagai Narasumber.

Ada dua materi yang dibawakan Lukman Hamarong, masing-masing Dasar-dasar Penulisan Berita dan Konten Video Promosi. Ia membawakan kedua materi tersebut dengan harapan para peserta dapat berkontribusi menjaga citra dan meningkatkan reputasi pesantren melalui publikasi.

Dalam pemaparannya, Lukman mengatakan bahwa setiap manusia adalah penulis bagi dirinya sendiri. Sehingga, kata dia, kemampuan menulis seseorang sudah tertanam jauh sebelum peserta menerima materi tentang dasar-dasar menulis berita sesuai kaidah jurnalistik.

“Kebijakan Pesantren DAM Tolada membentuk Tim Humas adalah sebuah langkah strategis untuk meningkatkan publikasi, promosi dan penyebarluasan informasi mengenai kegiatan pesantren agar masyarakat atau publik tahu apa yang dilakukan pesantren,” kata Lukman.

Mantan Pranata Humas Diskominfo-SP ini juga menyampaikan bahwa dalam menulis berita yang baik, peserta wajib mengetahui tata cara atau kaidah-kaidah dalam penulisan berita. Beberapa di antaranya tentang rumus 5W+1H, struktur berita, dan mekanisme piramida terbalik.

“Dengan tema Tolada Mendunia saya kira sudah tepat kebijakan pesantren dengan membentuk Tim Humas. Tim ini nantinya akan berkontribusi untuk memperkenalkan, tidak hanya Pesantren DAM Tolada saja, tetapi juga Desa Tolada Malangke kepada dunia melalui publikasi dan promosi melalui berbagai platform media sosial,” jelasnya.

Sebelumnya, Mudir Pesantren, Sandi, saat membuka Pelatihan Humas Pesantren berharap agar peserta dapat menyerap materi yang disampaikan narasumber, kemudian diaplikasikan untuk kepentingan publikasi dan promosi Pesantren DAM Tolada Kecamatan Malangke.

“Tim Humas ini juga kita bentuk sebagai respon atas kebutuhan informasi yang cepat, tepat, dan akurat di era digital. Kita berharap melalui pelatihan ini juga akan lahir Tim Humas yang mampu bekerja profesional untuk memperkenalkan DAM Tolada kepada masyarakat,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan kehumasan ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi menjadi bagian dari strategi pengembangan pesantren ke depan, khususnya dalam upaya menjaga citra, peningkatan publikasi kegiatan, serta komunikasi antarlembaga pendidikan sekolah.

“Ini merupakan bagian dari pengembangan pesantren ke depannya agar Pesantren DAM Tolada bisa beradaptasi dengan tuntutan zaman, terutama di bidang informasi dan media,” tambahnya. Menurutnya, banyak kegiatan pesantren yang belum terpublikasikan secara maksimal.

“Kami ingin pesantren tidak hanya dikenal karena pendidikan agamanya saja, tetapi juga aktivitas harian, kreativitas santrinya, termasuk kiprahnya di lingkungan luar. Tim Humas ini nantinya jadi jembatan strategis untuk menyebarkan informasi pesantren secara utuh ke luar,” terangnya.

Diketahui, Tim Humas terdiri dari guru dan tenaga pendidik Pesantren DAM Tolada Malangke yang difokuskan mengelola platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok, serta bertugas menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat dan insan pers. (LHr#)

scroll to top