Setelah Pencabutan Nomor, Taslim-Syafrizal Memperoleh Nomor Urut Satu dan Andri Warman-Irwan Fikri Nomor Urut Empat

WhatsApp-Image-2020-09-25-at-15.22.21.jpeg
Lubuk Basung (benuanews sumbar) — Taslim-Syafrizal memperoleh nomor urut satu dan Andri Warman-Irwan Fikri nomor urut empat dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah 2020., setelah dilakukan pencabutan nomor oleh ke empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di Sakura Hotel.Pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya atas nama Hariadi-Novi Endri memperoleh nomor urut dua dan pasangan Trinda Farhan Satria-Muhammad Kasni memperoleh nomor urut tiga.“Rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati telah dilakukan di Hotel Sakura Syariah Lubukbasung, Kamis (24/9) malam,” kata Pelaksana harian Ketua KPU Agam, Zainal Abadi di Lubukbasung, Kamis.Ia mengatakan, calon wakil bupati Syafrizal pertama yang mengambil bola untuk mengambil nomor urut calon.Setelah itu, disusul oleh Irwan Fikri, Novi Endri dan Muhammad Kasni.Untuk calon bupati yang mengambil nomor urut pertama atas nama Trinda Farhan Satria, disusul Andri Warman, Hariadi dan Taslim.Saat membuka nomor urut, pasangan Taslim-Syafrizal mendapatkan nomor urut satu, Hariadi-Novi Endri nomor urut dua, Trinda Farhan Satria-Muhammad Kasni nomor urut tiga dan Andri Warman-Irwan Fikri nomor urut empat.“Setelah nomor urut diperoleh, seluruh pasangan calon menandatangani pakta integritas penerapan standar kesehatan COVID-19,” katanya.Ia menambahkan rapat pleno terbuka pengudian dan pengumuman nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan menerapkan protokoler kesehatan COVID-19.Rapat itu, tambahnya hanya dihadiri pasangan calon, satu orang penghubung setiap pasangan calon, komisioner KPU dua orang dan komisioner Bawaslu Agam dua orang.Kehadiran dua orang komisioner KPU Agam itu akibat dua komisioner KPU lainnya atas nama Riko Antoni dan Al Hadi baru sembuh dari COVID-19. Sedangkan satu komisioner lainnya atas nama Erkonolis masih melakukan isolasi.“Dua komisioner itu tidak bisa hadir karena saran dari pihak medis mereka harus istirahat, namun rapat pleno telah memenuhi korum,” katanya.Dengan adanya komisioner positif COVID-19, sehingga rapat pleno itu dilakukan secara dalam jaringan dan luar jaringan sesuai dengan Surat Edaran KPU RI No 31 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Rapat Pleno dan Pengambilan Keputusan Dalam Rapat Pleno yang Dilaksanakan Secara Daring Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyebara COVID-19.“Mari kita patuhi protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.Pasangan Taslim-Syafrizal diusung Partai Gerindra dengan sembilan kursi, Hariadi-Novi Endri diusung PPP, Golkar dan PBB dengan 12 kursi, Trinda Farhan Satria-Muhammad Kasni diusung PKS dan Nasdem dengan sembilan kursi, Andri Warman-Irwan Fikri diusung Partai Demokrat dan PAN dengan 13 kursi. (tim).

Gubernur Sumbar Lantik Delapan Pejabat Sementara Bupati dan Wali Kota

WhatsApp-Image-2020-09-25-at-19.54.50.jpeg
PADANG (benuanews sumbar) — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengukuhkan delapan Pejabat Sementara Bupati Walikota Pilkada Serentak 2020 yang merupakan pejabat esselon II Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran, Jum’at (25/9/2020).Bupati walikota yang maju mengakibatkan kekosongan jabatan di daerah masing-masing. Sesuai aturan, petahana yang memilih maju Pilkada, harus cuti selama masa kampanye selama 71 hari, sejak 26 September sampai 5 Desember 2020.Adapun kedelapan pejabat yang dikukuhkan gubernur saat itu yaitu Kepala Dinas Perdangan Sumbar Asben Hendri, SE, MM sebagai Pjs Walikota Solok, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Sumbar Zaenuddin, SE, MM sebagai Pjs Walikota Bukittinggi, Kepala Dinas Kominfo Sumbar Drs. Jasman, MM sebagai Pjs Bupati Solok Selatan, Kepala Inspektorat Sumbar Drs. Mardi, MM sebagai Pjs Bupati Pesisir Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, SE, M.Si sebagai Pjs Bupati Padang Pariaman, Kepala Bappeda Sumbar Hans Sastri, SE Ak, MM Cfra sebagai Pjs Bupati Pasaman Barat, Asisten II Setda Sumbar Ir. Benny Warlis, MM sebagai Pjs Bupati Agam dan Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erman Rahman, SE, M.Si.Mereka resmi melaksanakan tugas sebagai pejabat sementara mulai 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 mendatang seiring dengan masa kampanye Pilkada di wilayah-wilayah tersebut.Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan ada lima aturan yang harus diperhatikan dalam menjabat sementara Bupati dan Walikota di daerahnya masing-masing.Yaitu harus menjaga ketentraman dan ketertiban daerah, melanjutkan pelaksanaan pemerintah di kabupaten kota yang sudah menjadikan kewajiban sebagai kepala daerah, setiap ada penggantian para pejabat eselon II harus ada izin dari Mendagri, Peraturan daerah dan APBD bisa dikoordinasikan dengan Kemendagri dan pejabat di daerah dan yang kelima inilah yang paling penting mensukseskan Pilkada yang berlangsung di daerahnya dengan menjaga netralitas.“Yang kelima ini adalah point paling penting dalam suasana politik pesta demokrasi Pilkada, agar semua bupati walikota yang barusan dikukuhkan tetap ikuti aturan yang berlaku, termasuk mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” kata Irwan Prayitno.Irwan Prayitno meminta delapan pejabat tersebut memaksimalkan kondusifitas sosial politik selama kampanye pilkada berlangsung dan meminta mereka segera berkoordinasi dengan KPU setempat untuk mengguatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan selama kampanye. Jangan sampai kerawanan potensi penularan Covid-19 meningkat.“Mudah-mudahan dengan lima tugas itu, para Bupati Walikota tersebut bisa menjalankan dengan baik dan lancar,” harapnya.Selanjutnya ia juga berharap para pejabat Bupati dan Walikota sementara ini bisa mengatur waktu, urusan pemerintah daerah jangan sampai terabaikan. Karena seorang pejabat kepala daerah harus bisa mengatur waktu untuk kepentingan pembangunan daerah.Pada kesempatan itu, Irwan Prayitno juga menyampaikan dalam pengusulan pejabat pengganti sementara Bupati Walikota setiap daerah ada tiga orang pejabat eselon II di pemerintah provinsi.“Tentunya sudah ada ketentuan yang jelas dari semua yang kami usulkan,” kata gubernur Sumbar.Selain itu gubernur berpesan agar bisa jaga netralitas ASN di masing-masing wilayah, jangan sampai terjadi pelanggaran.Pjs Bupati Walikota segera memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kebijakan bersama DPRD. Mereka harus memelihara ketertiban masyarakat dan memfasilitasi pemilihan Bupati dan Walikota sampai ada yang kepala daerah defenitif.Selanjutnya pengukuhan juga dilakukan terhadap istri masing-masing menjadi pejabat sementara TP-PKK. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua TP-PKK Sumbar Nevi Zuairina pada tempat yang sama.(nov)

Hadiri Wisuda ke-120 UNP, Gubernur Sumbar Tekankan Kualitas Diri

IMG-20200925-WA0017.jpg
PADANG (benuanews sumbar) — Perkembangan wabah Covid-19 terus saja meningkat, hal ini pihak Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Wisuda ke 120, secara virtual yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc di ruang kerjanya, Jum’at (26/9/2020).Meski suasana pandemi Covid-19 wisuda terap dilaksanakan, walaupun tidak semeriah tahun-tahun lalu. Gubernur Irwan Prayitno mengharap wisudawan itu tidak mengurangi makna wisuda.“Bagaimanapun juga, kelulusan ini mesti saudara syukuri dan maknai secara positif,” ucap Irwan PrayitnoPada kesempatan tersebut, Gubernur Sumbar menghimbau kepada 1763 wisudawan untuk terus berpacu dan kembangkan kapasitas serta kualitas diri.“Mari kembangkan kualitas diri guna menjadi SDM unggul yang nantinya dapat memberikan sumbangsih dan turut serta dalam membangun bangsa dan daerah,” ujarnya.Lanjut Gubernur Sumbar menyampaikan, masa pandemi bukanlah halangan untuk menimba ilmu. Terbukti dengan banyaknya lulusan saat ini. Untuk itu ia mengajak para wisuda tetap patuh pada protokol kesehatan dan terus membudayakan pola hidup sehat.“Protokol kesehatan itu penting demi keselamatan kita sendiri dan orang lain,” tuturnya.Selain itu, Irwan Prayitno mengucapkan selamat kepada wisudawan/ti yang sudah berjuang sampai saat ini diwisuda. Para wisuda diharapkan bisa amanah amanah dan tanggungjawab menggunakan ilmunya guna mencerdaskan umat menuju rahmatan lil alamiin.“Tampil lah sebagai pribadi unggul, penuh semangat dan tidak mudah putus asa,” ujar Irwan Prayitno.“Adanya wabah Covid-19 ini, Saya harap saudara bisa memicu semangat untuk menjadi insan intelektual yang lebih berpengetahuan, lebih berkeahlian, lebih kompeten dan lebih religius dari pada masa sebelumnya,” imbuhnya.Pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan menangani pandemi coronavirus disease (Covid-19). Salah satunya telah dikeluarkannya Perda, yaitu Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 merupakan Perda pertama di Indonesia yang satu-satunya provinsi yang memilikinya saat ini.Dia berharap masyarakat bisa memahami Perda ini, saat Perda di implementasikan, sanksi tidak sampai terjadi karena semua masyarakat telah disiplin.“Jadi kalau kita terus disiplin protokol kesehatan, maka tidak ada sanksi denda, tidak ada sanksi pidana dan kurungan penjara. Masyarakat sehat perekonomian pun jalan,” sebut Irwan Prayitno.Terkait ketenagakerjaan, gubernur menyarankan para wisudawan dan wisudawati dapat berpikir membuka lapangan usaha ketimbang mencari pekerjaan sebagai pegawai pemerintahan. Sebab, dengan kreatifitas para wisudawan dapat meraih pekerjaan.“Lebih baik kita buka lapangan kerja, hingga bisa membantu orang lain. Menjadi pengusaha lebih baik daripada menjadi PNS,” ujarnya.Karena, menurutnya hanya dengan menjadi pengusaha maka dapat ikut andil dalam kesejahteraan rakyat. Berbeda dengan PNS yang hanya memgharapkan digaji dari APBN dan APBD.“Semakin kecil pegawai negeri, dan semakin banyak pengusaha, malah akan semakin makmur suatu bangsa,” tutupnya. (Nov)

Wakil Gubernur Kunjungi Korban Banjir Siguntur, Serahkan Bantuan Sembako

IMG-20200924-WA0081.jpg
PESSEL (benuanews.com)– Bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu akibat meluapnya sungai Batang Siguntur telah menyebabkan terendamnya beberapa rumah masyarakat, yang menyebabkan akses masyarakat terputus di wilayah Siguntung Mudo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, pada siang kemaren Rabu (23/9) dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah di Siguntur Mudo, banjir juga terjadi di Kampung Jalamu, Batang Kapas. Di lokasi ini banjir disertai lumpur juga menutup badan jalan.Untuk memastikan kondisi masyarakat disana, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai langsung bergerak cepat ke lokasi.Orang nomor dua ini sangat dikenal dengan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena musibah. Bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik Daerah BPBD Sumbar Rumainur mengunjungi lokasi banjir bandang di Siguntur Mudo, Kamis (24/9/2020).“Kami turut prihatin. Saya hadir di sini sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumbar, dengan harapan mudah-mudahan banjir atau bencana tidak terulang di wilayah sini,” kata Nasrul Abit.Saat di lokasi, selain meninjau rumah yang terdampak banjir bandang, dia juga memastikan bahwa kondisi pengungsian layak, serta kebutuhan logistik para warga terdampak terpenuhi dengan baik.“Masyarakat harus bersabar karena ini cobaan bagi kita, karena sebelumnya bencana banjir belum pernah terjadi sebesar itu di Siguntur, namun ke depan tentu harus dilihat permasalahannya apa,” ungkapnyaNasrul Abit menyebutkan banjir yang melanda Siguntur Mudo cukup parah, air masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian sekitar 80 centimeter. Bahkan sampai hari ini listrik belum menyala karena banjir.Atas kejadian tersebut atas nama pemerintah Provinsi Sumbar merupakan suatu bentuk perhatian pemerintah Provinsi terhadap masyarakatnya. Lebih lanjut ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada.Sebelumnya kehadiran Wagub Sumbar itu langsung disambut oleh ratusan masyarakat. Tidak hanya emak-emak saja tapi juga anak-anak. Mereka juga tampak mengapresiasi perhatian dan kesigapan yang ditunjukkan Nasrul Abit.“Terima kasih Pak Gubernur atas perhatiannya. Coba kalau semua pemimpin seperti Pak Narsul Abit ini. Selalu tanggap dan pro rakyat,” ujar salah seorang korban banjir Siguntur.Adapun Bantuan sembako yang diserahkan Wagub Sumbar berupa beras sebanyak 3 ton dan makanan siap saji sebanyak 10 box dan masker 50 kotak yang telah dibagi-bagikan pada masyarakat setempat, agar bisa langsung dikonsumsiNov
scroll to top