Tak Kuasa Menahan Birahinya, Seorang Kakek Nekad Cabuli Anak Dibawah Umur

WhatsApp-Image-2020-11-25-at-23.52.29.jpeg
Lampung Tengah (Benuanews.com) – Kelakukan kakek Sudah tidak Pantas lagi tidak bisa menjaga hawa napsunya, ditangkap Anggota Polsek Gunung Sugih Lampung Tengah, Pelaku Berinisial MK Als Mar (55), Dusun Sri Walyo II Rt 22 Rw 007 Kampung Buyut Ilir Kec Gunung Sugih Kab Lampung Tengah, dirumahnya Selasa (24/11), sekira jam 09.00 WIB.Setelah menerima Laporan keluarga Korban Kapolsek Gunung Sugih Iptu Widodo Rahayu, SH Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., S.H, bahwa ada tiga anaknya telah dicabuli oleh Pelaku.Sesuai dengan Laporan korban Nomor Laporan : LP / 640-B / XI / 2020 / Polda LPG / Res Lamteng / Sek Gunsu, Tanggal 21 November 2020, bahwa Anaknya, Bunga, Melati dan Mawar ketika membeli jajan di rumah pelaku MK Als Mar dan masuk kerumahnya untuk melihat tontonan ( TV) dirumahnya.Oleh Pelaku disiapkan tikar dan bantal untuk Bunga dan Melati dan tidak lama datang Mawar dan pelaku ikut tiduran dan kesempatan itu digunakan oleh Pelaku untuk melakukan perbuatan cabul terhadap mereka, kerjadian tersebut terjadi Hari Jum’at, (20/11), Jam. 21.00 WIB.Pelaku menggancam jangan berteriak “ nanti saya pukul pakai sapu”. Dan jangan bilang siapa – siapa setelah kejadian tersebut, korban bercerita kepada orang tuannya karena dikemaluannya sakit, dengan menahan emosi dan membawa barang bukti orang tua korban Melaporkan Kejadianya ke Polsek gunung Sugih.Kapolsek Gunung Sugih memerintahkan Kanit Reskrim untuk bertindak cepat agar segera mengamankan pelaku dan Masyarakat sekililingnya, Pelaku berhasil ditangkap dan warga Masyarakat menyerahkan semuanya ke Jalur Hukum’ Kata Widodo.Guna Penyidikan Lebih Lanjut Pelaku MR Als Mar dijerat dengan Pasal Persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur Pasal 76 D Jo 81 dan 76 E Jo 82 UU RI no 17 tahun 2016 tentang Penetapan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 thn 2002 ttg perlindungan anak dengan Ancaman hukuman 15 tahun “ tegas Iptu Widodo Rahayu, SH. ( Agus )

Visi Misi dan Program Prioritas HARIADI – NOVI ENDRI Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2

WhatsApp-Image-2020-11-24-at-10.03.32-AM-1-e1606378229445.jpeg
Lubuk Basung (benuanews.com) – Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2 HARIADI – NOVI ENDRI memiliki Visi Misi dan Program Prioritas yang akan dilaksankan, setelah terpilih nanti menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Agam.Menjelang Pemilihan Tanggal 9 Desember 2020 mendatang yang tinggal tidak beberapa hari lagi, Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 2 HARIADI – NOVI ENDRI, sampai saat ini selalu turun ke masyarakat Agam untuk menyampaikan apa yang menjadi program setelah terpilih nanti.VisiTerwujutnya Kabupaten Agam yang berorientasi pada kemajuan beragama, berakhlak, beradat, berbudaya dan berdaya saing, serta didukung pemerintah yang profesionalMisi
  1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama, beradat, berbudaya dan bermasyarakat
  2. Memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih , inovatif, efektif, demokratis, transparan dan akuntabel
  3. Meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi, pemerintah daerah sekitar, tokoh agam (ulama), tokoh adat (ninik mamak) cadiak pandai bundo kanduang, petani nelayan, peternak, pengusaha dan pemuda.
  4. Memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan ekonomi daerah yang berbasis usaha mikro keil dan menengha, koperasi, perdagang perindustrian, pertanian dan ekonomi kreatif, sehingga tercipta lapangan kerja baru dan mengurangi jumlah pengangguran.
  5. Meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan serta kesehatan
  6. Mengembangkan inovasi dan daya saing daerah
  7. Peningkatan, pemerataan pembangunan insfrastruktur
  8. Perlindungan pada petani, nelayan, dan peternak, dalam bentuk pembinaan serta pemberdayaan.
  9. Pembangunan dan pengembangan pariwisata terpadau yang terkoneksi antar sektor ekonomi dikabupaten agam
  10. Mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat
Program Prioritas
  1. 1000 lapangan pekerjaan setiap tahunnya
  2. Dengan melatih keterampilan anak muda dengan mengoptimalkan lembaga terkait
  3. Mendorong paa pegusaha, baik yang di Sumbar maupun yang diluar Sumbar untuk membuka usaha di Kabupaten Agam
  4. Revitalisasi objek wisata dan mendorong munculnya objek wisata baru, untuk penyerapan lapangan pekerjaan
  5. Mempermudah berbagai proses pengurusan untuk usaha
  6. Pelatihan peningkatan produksi dan penyuluhan pertanian , peternakan, perikanan dan perkebunan serta memberikan subsidi, bantuan sarana dan prasarana
  7. Pupuk murah bagi petani
  8. Kapaluntuk nelayan miskin
  9. Terbangunya sarana Perguruan Tinggi di ibukota kabupaten dan kecamatan strategis diwilayah timur kabupaten ini
  10. Percepatan pembangunan sarana kota Lubuk Basung seperti pelebaran jalan Manggopoh Lubuk Basung, peningkatan jalur dua dan renovasi pasar
  11. Membuka akses jalur transportasi yang menghubungkan kecamatan dan kabupaten kota kepusat ibukota Kabupaten Agam

Kompol M.Hasan, S.I.K Pimpin Operasi Pekat II Siginjai 2020

SAVE_20201125_230117_compress83.jpg
Kota Jambi.Benuanews.com, – Personel Tim 2 Operasi Pekat II Siginjai 2020 melakukan razia cipta kondisi dalam rangka pilkada serentak 2020 dan penegakkan protokol kesehatan dalam mencegah covid-19, Rabu (25/11/2020) malam.Razia yang dipimpin Katim 2 Ops Pekat II Siginjai 2020, Kompol M.Hasan, S.I.K menyisir tempat keramaian seperti Biliard dan Karaoke.Katim 2 Ops Pekat II Siginjai 2020, Kompol M.Hasan, S.I.K mengatakan razia ini mengedepankan tindakan humanis dan memberikan imbauan untuk patuhi protokol kesehatan guna menekan penyebaran covid19.“Kita mengedepankan tindakan humanis dan imbauan agar masyarakat tertib serta patuh protokol kesehatan,” ujar Alumni Akpol 2002 ini.Ditambahkan Kompol M Hasan, S.I.K, Operasi Pekat II Siginjai ini dilaksanakan selama 10 Hari dari Tanggal 23 November 2020 hingga 3 Desember 2020.“Operasi ini akan dilakukan tiap hari dengan waktu dan tempat yang berbeda” tutup Kompol M.Hasan.[Eko]

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati KKP Apresiasi GRTK Banten

WhatsApp-Image-2020-11-25-at-16.38.19.jpeg
Lebak (benuanews.com) — Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (Loka PSPL) Serang, Direktorat Jendral Pengelolaan Laut, kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Forum Pelestari Terumbu Karang (F-PTK) Banten, Rabu (25/11/2020)menggelar Sosialisasi Konvensi Keanekaragaman Hayati Laut dan Gerakan Rehabilitasi Terumbu Karang (GRTK). Acara yang digelar di Aula Kantor Loka PSPL Serang, Labuan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, KKP, Ir. Andi Rusandi, M.Si dan dihadiri perwakilan dari Dinas Kelautan & Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang,Wakil Rektor Universitas Mathlaul Anwar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian & Nelayan Nadhlatul Ulama (LPPNNU), komunitas Ngaprak Banten, Krakatau Fin Swimming (KFS), Yayasan Konservasi Selat Sunda (YKSS), Rumah Zakat dan pegiat lingkungan lainnya.“Kami sangat apresiasi dengan kegiatan hari ini yang dihadiri lintas komunitas peduli lingkungan yang tergabung dalam F-PTK Banten. Ini menggambarkan adanya komitmen dari masyarakat Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang dalam mendukung konservasi dan keanekaragaman hayati laut,” katanya via webinar.Ditambahkan Andi, luas areal terumbu karang di Indonesia mencapai 2,5 juta hektare, dengan jumlah luas tertinggi ada di Sulawesi, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Papua. Pemerintah pusat sangat sulit untuk melakukan pengendalian kondisinya, sehingga dibutuhkan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk juga dukungan dari pemerintah daerah.Lebih lanjut dijelaskan, kerusakan terumbu karang di Indonesia saat ini cukup besar dikarenakan faktor alam dan manusia. “Namun, tidak perlu khawatir, perairan laut Indonesia dibanding beberapa negara lainnya, termasuk kategori jernih. Hasil riset dari Universitas di Australia bekerjasama dengan WWF Regional, perairan di Indonesia memiliki daya lenting yang sangat tinggi. Artinya, ketahanan terumbu karang di Indonesia mencapai 41 persen, sementara negara lain di bawah 10 persen,” tandasnya.Hal senada dikatakan Kepala Loka PSPL Serang, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, ST, M.Si. dikatakan, dengan kegiatan yang digelar Bersama F-PTK Banten, diharapkan adanya sinergitas program atau kegiatan dari Loka PSPL pada tahun-tahun yang akan datang. Sementara itu, praktisi konservasi laut, Mumu Muamalah dari Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) menegaskan, penanganan & pengelolaan pesisir dan laut harus terintegrasi, mulai dari terumbu karang, padang lamun dan mangrove.“Setahu saya, di pesisir dan laut Banten ini belum menemukan adanya keteraduan pengelolaan pesisir laut yang meliputi tiga hal tersebut. Selain itu, program dan kegiatannya harus berkelanjutan,” ujarnya.Koordinator F-PTK Banten dalam kesempatan tersebut memaparkan tentang Rencana Strategis Gerakan Rehabilitasi Terumbu Karang (GRTK) Panca warsa I (2021-2025) yang nantinya akan dijadikan pedoman aksi lima tahun ke depan. “Hari ini, draft Renstra GRTK ini kami sosialisasikan kepada anggota forum. Insya Allah, draft ini akan dibahas secara detil Bersama dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga forum pada acara musyawarah, pertengahan Desember 2020 mendatang,” tandasnya.Ketua Ngaprak Banten, Ade Badri dalam tanggapannya, meminta kepada coordinator dan lintas komunitas yang tergabung dalam F-PTK Banten untuk mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk menguatkan kapasitas organisasi forum. “Renstra yang disusun saat ini sudah sangat baik, tinggal dibahas secara detil oleh seluruh perwakilan anggota dan atas nama Ngaprak Banten kami mendukung penuh gerakan ini,” pungkasnya.Pandgelang. (aguh)
scroll to top