Penyaluran BST Tahap 8 APBN Kelurahan Muara Ciujung Timur Dibagikan Selama Lima Hari

WhatsApp-Image-2020-11-13-at-20.14.15.jpeg
Lebak Banten (benuanews.com) — Penyaluran BST tahap 8 APBN Kelurahan Muara Ciujung Timur dibagikan selama lima hari secara bergilir kepada 2500 KPM karena harus mematuhi Protokol Kesehatan,maka pembagian BST selama lima hari dari jumlah 21 RW setiap hari menyalurkan pada 500 KPM dan ini hari kedua sampai selesai hari Senin, ungkap Lurah Kelurahan MC Timur Imas Trisnawati, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak provinsi banten Jum’at (13/11/2020).Lurah Imas menambahkan tanggapan dari masyarakat merasa puas karena membantu perekonomian mereka ditengah pandemi Covid-19. Namun yang belum sama sekali mendapatkan,kita minta RT RW untuk mendata ulang lalu diajukan ke Dinas Sosial”imbuhnya.Mudah-mudahan masih ada peluang buat yang belum mendapatkan bantuan ini,karena yang namanya bantuan kan ada yang dapat ada yang tidak, sekitar 700 yang belum mendapatkan bantuan ini, harap Imas.Kegiatan penyaluran BST ini dihadiri pihak kelurahan,ada Babinsa dan ada Bhabinkamtibmas juga dari Dinas Kesehatan untuk mengecek semua agar mematuhi Protokol Kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak terang Lurah Imas.Di tengah tengah pembagian BST ini, kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu jaga kesehatan karena masih PSBB, jadi masyarakat tetap menjaga kesehatan agar semuanya terhindar dari Covid-19, pungkas lurah Imas

Brigjen Pol Yusuf, SIK, MSi,Korlantas Polri Dituntut Peka Terhadap Permasalahan Yang Dihadapi Publik.

IMG_20201113_215916.jpg
Jakarta,Benuanews.com,-Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusuf, SIK, MSi mengatakan di era globalisasi, Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri dituntut peka terhadap permasalahan yang dihadapi publik. Masyarakat kini berharap kecepatan dan ketepatan dalam memperoleh pelayanan.Untuk itu, pelayanan prima adalah pelayanan terbaik yang harus kita lakukan. Tujuannya untuk menimbulkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat. Apabila kita sudah bisa bersinergi maka tidak akan ada lagi keluhan dari masyarakat. Harus kita sadari, menjamurnya media sosial merupakan alat kontrol dan pengawasan bagi mereka terhadap kinerja birokrat dari segala aspek. sebut Brigjen Pol Yusuf, SIK, MSi kepada wartawan”Implementasi peta jalan atau roadmap Ditregident Korlantas Polri pada era digital 4.0 menuju Indonesia maju. Diingatkan, jika masyarakat tidak puas terhadap kinerja kita, maka mereka bisa dengan mudah menyebarkan informasi apa yang dialami dan dirasakan di media sosial. Dampak negatifnya luar biasa.” kata Brigjen Pol Yusuf”inilah yang harus dipahami kita semua pentingnya pelayanan prima. Dalam artian, prosedur pelayanan yang mudah, cepat dan tidak berbelit-belit, mudah dipahami dan mudah dilaksanakan. Semua ini bisa berjalan lancar dibutuhkan kerja sama antar semua stakeholder yang terlibat didalamnya.” sambungnya”Apalagi Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan keluhannya tentang lambatnya pelayanan publik, didalamnya termasuk pelayanan SIM, STNK, BPKB dan lain-lain. Menjawab keluhan Presiden, disinilah perlunya kita membangun sistem digitalisasi secara terpadu antar direktorat. Sinergitas pelayanan publik melalui komunikasi secara online, akan mampu mewujudkan efisiensi dan efektivitas.” tambah Brigjen Pol Yusuf,Dikatakan, proses pelayanan masyarakat bisa berjalan cepat dan efektif apabila kita dengan sungguh-sungguh memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia. Apalagi sekarang ini hampir semua hal dilakukan secara online. Sistem online juga mampu memberikan pengawasan lebih ketat, mengingat semua informasi masuk terstruktur dan mendetail.Brigjen Pol Yusuf menegaskan, pembangunan program informasi teknologi atau IT dalam bentuk aplikasi saat ini merupakan langkah tepat dan terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mempermudah pelaksanaan tugas-tugas polantas ke depan.”Program yang kita siapkan ini merupakan terobosan kreatif penjabaran kebijakan Kapolri dalam pengelolaan media, yang dilaksanakan secara sistemik dengan pendekatan berbasis teknologi serta terbangunnya big data dalam back office. ” paparnyaSistem jaringan IT yang dibangun dan dioperasionalkan merupakan sistem back office, aplication dan net work untuk mendukung program inisiatif anti korupsi, reformasi birokrasi dan mewujudkan pelayanan prima, cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses.Dikatakan, inovasi pelayanan publik harus terus dilakukan agar supaya kita mampu beradaptasi dengan hambatan, tantangan dan gangguan yang kita hadapi. Hal ini perlu mengingat saat ini guncangan dampak pandemi Covid-19 sangat kita rasakan.” Untuk itu, kita dituntut untuk lebih jeli mengamati permasalahan dalam pelayanan publik, sehingga inovasi yang dilahirkan benar-benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Inovasi juga tidak boleh monoton karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara satu sama lain. Saat ini kita perlu membuat terobosan atau inovasi yang benar-benar diperlukan dan menjangkau segmen masyarakat yang berbeda.” sambung Brigjen Pol Yusuf,Menurutnya, sekarang ini kita memiliki 514 Mapolres di seluruh Indonesia, yang mempunyai karakteristik berbeda-beda, pendekatannya berbeda. Disinilah diperlukan keberagaman inovasi pelayanan publik dengan harapan adanya layanan prima, lengkap mencakup semua kebutuhan yang ada di daerah.” Harus kita sadari, akses pelayanan publik dihadapkan pada tantangan tetap terjaganya kualitas layanan yang prima. Dan ditengah pandemi ini tetap harus memperhatikan aspek keselamatan penyedia dan pengguna layanan melalui penerapan jaga jarak dan pembatasan sosial dalam berkegiatan. Hal ini untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. “Kita harus optimis pelayanan prima kepolisian bidang regident di era digital 4.0 menuju Indonesia baru, akan benar-benar terwujud”, pungkas Brigjen Pol Yusuf.

Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Navid SH.Secara Aklamasi Wildan Pimpin Karang Taruna Batanghari

SAVE_20201113_210659_compress55.jpg

Jambi,Benuanews.com,-Ahmad Wildan terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Batanghari periode 2020-2025 pada Temu Karya (pemilihan), yang digelar di salah satu hotel terkemuka di Kota Jambi, Jumat (13/11/2020).

Wildan terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan enam perwakilan kecamatan pemilik hak suara, yang hadir pada Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Batanghari 2020, dari total delapan kecamatan yang ada di kabupaten tersebut.

Usai terpilih, dilaksanakan penyerahan bendera Pataka Karang Taruna oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi Navid SH kepada Wildan sebagai bentuk pelantikan Ketua kabupaten selama lima tahun ke depan.

Dikonfirmasi usai pelantikan, Wildan menyatakan sudah menyiapkan program kerja untuk tiga bulan ke depan. “Saya telah menyiapkan program kerja 100 hari kedepan,” kata Wildan.

Diantara program kerja 100 hari itu, kata Wildan diantaranya, melakukan konsolidasi kesemua tingkatan organisasi untuk penguatan kelembagaan, Restrukturisasi kepengurusan vakum untuk difasilitasi pembentukan agar tidak ada kekosongan kepengurusan Karang Taruna di Delapan kecamatan di Batanghari.

“Dan melakukan sinkronisasi program dengan Pemkab Batanghari agar bisa dijalankan bersama untuk lima tahun mendatang,” katanya.

Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Navid SH mendorong Karang Taruna Batanghari bisa membangun kerja sama dengan pemerintah daerah setempat dalam menyelenggaraan pembinaan pemuda dan kesejahteraan sosial.

“Besar kecilnya organisasi tergantung kepala daerah, ini diatur Permensos dan Permendagri. Untuk meyakinkan kepala daerah, kita harus bisa membuktikan bahwa Karang Taruna memiliki kemampuan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) masyarakat setempat,” katanya.

Selain itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi dua periode ini meminta pengurus Karang Taruna Batanghari agar mengembangkan organisasi hingga ke tingkat desa.

“Khusus kepada pengurus kabupaten yang terbentuk nanti, agar menjalankan organisasi dengan baik dan tanpa ada niat merusak. Dalam menjalankan organisasi, jajaran pengurusan saya juga minta jangan menonjolkan ego pribadi, utamakan kepentingan organisasi,” tuturnya.

Disisi lain, Navid yang juga masuk dalam struktur pengurus Karang Taruna Pusat ini mengucapkan terima kasih kepada Bupati Batanghari, Syahirsah karena turut membantu mensukseskan pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Batanghari 2020.

“Pak Syahirsah termasuk salah satu sosok kepala daerah di Jambi yang peduli terhadap organisasi ini. Beliau sempat menyatakan keinginan berjuang dengan Karang Taruna untuk peningkatan kualitas SDM Masyarakat Batanghari,” ujarnya.[Eko]

Rutin, Sat Sabhara Polres Gowa Sambangi Kantor KPU Dan Kantor Bawaslu

gfd-2.jpg
Gowa (Benuanews.com) —  Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban malam hari, Personil Sat Sabhara Polres Gowa dalam hal oni Unit 01 Turjawali melaksanakan patroli ke Kantor Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu Gowa.Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubnit 01 Turjawali Sabhara Polres Gowa Aiptu Jamaluddin dengan mengontrol situasi di Kantor KPU dan Bawaslu Kabupaten Gowa, Jumat (13/11/2020), sekitar pukul 00.00 wita.“Menjelang Pemilukada Kabupaten Gowa unit 01 turjawali Sabhara Polres Gowa makin meningkatkan patroli di kantor KPU, Bawaslu dan di sekitar kedua kantor tersebut hal ini dilakukan untuk kondusifitas keamanan jelang pesta demokrasi yaitu pemilihan Bupati dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan,” ujarnya.Tak hanya itu, para personil juga melakukan patroli disekitar wilayah Kabupaten Gowa untuk memastikan keadaan aman dan tentram di malam hari.(BB)*
scroll to top