- Home
- Full Post Style

Keerom (benuanews.com) – Sungai Kalipay yang terletak di Kampung Paitenda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Untuk menuju ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kanandega anak-anak harus melintasi Sungai Kalipay dengan debit air yang cukup deras, karena belum adanya sarana penyebrangan berupa jembatan. Rabu,(25/11/2020).Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq mengatakan bahwa melihat hal itu, personel Pos Waris Satgas Pamtas RI-PNG sektor Utara Yonif Raider 100/PS dibawah pimpinan Letda Inf Muhammad Fauzan Yusuf, S.Tr. (Han) selaku Danpos, berinisiatif membantu anak-anak yang akan berangkat dan kembali dari sekolah menyebrangi Sungai Kalipay, “Kegiatan membantu anak-anak menyeberangi Sungai Kalipay ini dipimpin oleh Serda Haikal selaku Danru Pos Waris bersama Pratu Mansur dan Pratu Amin Rais anggotanya,” ungkapnya.“Bantuan yang kami berikan ini untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa saat banjir bandang secara tiba-tiba yang disebabkan curah hujan tinggi terus-menerus setiap hari, dan membantu anak anak bersekolah yang harus melewati Sungai Kalipay tersebut, rencananya kami akan melaksanakan Bimbel Kepada anak-anak di kampung, saat Jalan mendekati sungai kami melihat anak-anak sekolah tidak bisa menyebrang karena Air deras, akhirnya kami membantu anak-anak tersebut, karena disana tidak ada jembatan,apabila Hujan deras sungai jadi tidak bisa dilewati.” ungkapnya lebih lanjut.“Panggilan kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga perbatasan yang kami kedepankan dalam kegiatan ini, khususnya kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, mereka tidak memiliki pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah harus melintasi Sungai Kalipay,” imbuhnya.“Tidak hanya anak-anak sekolah, bahkan warga masyarakat yang berada di seberang sungaipun harus terisolir bila air sedang meluap dengan disertai arus yang sangat deras, waktu sekolah untuk menuntut ilmu sering kali terbuang sia-sia bila aktifitas mereka terkendala dengan derasnya arus sungai saat hujan terus-menerus di daerah tersebut,” tambah Dansatgas.Letda Inf Muhammad Fauzan Yusuf, S.Tr. (Han) selaku Danpos Waris mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindakan antisipasi yang dilakukan oleh personel Pos Waris untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kegiatan ini merupakan tindakan antisipasi karena Sungai Kalipay sering meluap dan banjir besar pada musim penghujan yang terus menerus seperti yang sekarang ini, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat,” ugkapnya.Sementara itu, Bapak Andrianus Meho (59) selaku Kepala Dusun Paitenda menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Pos Waris Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS atas bantuan yang telah diberikan kepada anak-anak mereka.
“Saya selaku Kepala Dusun Paitenda mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah memberikan bantuan sosial terhadap kami masyarakat Paitenda berupa menyeberangkan anak-anak kami untuk pergi ke sekolah, kelak mereka nanti menjadi penerus Bangsa Indonesia,” ucapnya.(tim)

Abepura (benuanews.com) – Komando Resort Militer (Korem) 172/PWY menerima kunjungan kerja Wakil Asisten Staf Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Perencanaan dan Kemampuan Teritorial Brigjen TNI Sugiyono beserta rombongan, Rabu (25/11).Kunjungan Waaster ini dalam rangka melakukan Pengawasan dan Evaluasi Satuan Bantuan Komando Operasi (BKO) Kodim Persiapan di Kodam XVII/Cenderawasih, salah satunya di wilayah jajaran Korem 172/PWY.Brigjen TNI Sugiono menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini sebagai controlling dimana dalam fungsi TNI AD, pihaknya melakukan pengawasan dan fungsi dalam bidang teritorial.“Hasil dari pengawasan dan evaluasi ini akan kita laporkan kepada komando atas. Untuk itu diharapkan ada kerjasama semua pihak terkait dalam membantu evaluasi program yang sedang dijalankan oleh TNI AD sehingga didapatkan laporan yang konkrit dan menjadi acuan pelaksanaan program kedepan”, katanya.Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 172/PWY Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H., menyampaikan bahwa akan dibentuk sebanyak 15 Kodim yang tersebar di seluruh kabupaten jajaran Korem 172/PWY.“Dari 15 itu, ada beberapa Kodim yang sudah siap untuk diresmikan pada tahun depan. Dan selebihnya masih tahap pembangunan, namun satuan BKO sudah ditugaskan di setiap Koramil persiapan Kodim nantinya. Semuanya akan berjalan tahap demi tahap”, ujarnya.Saat berada di Korem 172/PWY, Waaster beserta rombongan menerima paparan dari Kepala Seksi Teritorial Korem 172/PWY Letkol Inf Fitriana Nur Heru, S.E., mengenai Perkembangan Satuan BKO Kodim Persiapan di wilayah Korem 172/PWY. Kemudian melanjutkan kunjungan ke Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonmek 413/Bremoro di Skouw Wutung.(tim)

Abepura (benuanews.com) – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan beserta para pejabat Muspida Provinsi Papua menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK), Prof. Dr. Muhadjir Effendy bersama rombongan dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Papua, bertempat di VIP Room Bandara Theys Hiyo Eluay Sentani, Selasa (24/11).Danrem menyampaikan bahwa kunjungan Menko PMK menunjukkan bahwa perhatian pemerintah Pusat sangat besar terhadap Provinsi paling timur Indonesia ini.“Bapak Menteri akan melakukan beberapa kegiatan di Jayapura yang berkaitan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia di tanah Papua, yang dijadwalkan sampai hari Kamis nanti”, pungkasnya.Kunjungan kerja Menko PMK yang dijadwalkan akan memimpin pertemuan koordinasi bantuan sosial dan program PMK di Jayapura lalu melakukan kunjungan ke RSUD Dok II Jayapura.Setelah itu, meninjau penyaluran sembako dan PKH melalui e-warong di Bhayangkara Kota Jayapura dilanjutkan melihat Pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di rumah warga.Pada Rabu (25/11) Menko PMK dan rombongan akan meninjau penyaluran bahan pokok dan PKH di e-warong Perbatasan Skouw serta menyerahkan bantuan secara simbolis di PLBN Skouw.Terakhir, pada Kamis (26/11) Menko PMK akan menghadiri acara peletakan batu pertama Kampus Terpadu Universitas Muhamadiyah Papua dan selanjutnya melakukan peninjauan Venue PON “Stadion Lukas Enembe”.(tim)
Merangin,Benuanews.com,-Kapolres Merangin AKBP Irwan Andi Purnamawan menetapkan tersangka kasus video asusila dengan inisial DM (18) sebagai tersangka kasus video asusila yang sempat heboh di Merangin ,namun Tersangka DM itu tidak ditahan oleh pihak kepolisian.Selasa 24/11/2020Kapolres Merangin AKBP Irwan Andi Purnamawan mengatakan, DM diamankan belum lama ini di Kabupaten Bungo., DM merupakan pemeran utama dalam video asusila tersebut. Dan Ia mendapatkan penghasilan jutaan rupiah dari hasil video tersebut,”ujar Kapolres Merangin,Pihak Polres tidak melakukan penahanan terhadap DM,tapi harus wajib lapor,dan Pihak polres tengah berkoordinasi dengan jaksa, pada saat pembuatan video tersebut tersangka DM masih di bawah umur.Polres merangin juga turut mengamankan barang bukti, buku tabungan , serta bukti transfer dari hasil keuntungan video yang dibuatya,Pakaian,dan handphone yang digunakan.”tutup Kapolres Merangin [Eko]