- Home
- Full Post Style

KEEROM (benuanews.com) – Aksi pemadaman yang cepat dan tanggap, berhasil dilakukan oleh Personel Pos Kalipao Satgas Yonif Raider 100/PS dengan menaklukan si jago merah yang membakar salah satu rumah warga di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Rabu (09/12/2020).Hal tersebut disampaikan Danki C Satgas Lettu Inf Wiridan Antariksa PS S.T.Han, dalam konfirmasinya menyampaikan bahwa kejadian tersebut berawal pada saat personel Pos Kalipao dibawah pimpinan Letda Inf Sumarlin sedang melaksanakan kegiatan Sweeping di jalan Trans Papua, kemudian salah satu anggota Pos Kalipao Praka Marudut Situmorang melihat adanya kepulan asap hitam dari arah Kampung Yuwainda kemudian dengan cepat Marudut melaporkannya Danpos Kalipao Letda Inf Sumarlin.Seketika melihat kepulan asap hitam tersebut, sontak personel Pos Kalipao langsung bergerak cepat mendatangi Kampung tersebut, setibanya di lokasi ternyata salah satu rumah warga Bapak Silas Psebo (38) sudah dilahap oleh api, rumah tersebut sudah lama kosong di tinggal pemiliknya dan di jaga oleh keponakan korbannya bernama Boni Samof (19).Dengan cepat personel Pos Kalipao langsung memadamkan api tersebut dengan alat seadanya berupa ember bersama dengan masyarakat turut membantu memadamkan api tersebut, dengan harapan api tersebut tidak menjalar ke rumah berikutnya, “Api terus berkobar semakin besar, ditambah dengan cuaca pada saat itu hujan gerimis, tanpa menyurutkan semangat kami bekerja sama dengan warga untuk memadamkan si jago merah yang semakin besar, alhasil kobaran api berhasil dipadamkan satu jam setengah setelah kejadian sekitar pukul 18:30 WIT,” kata Danpos.Aksi cepat gerakan anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS Pos Kalipao dan masyarakat telah membuat kebakaran tidak lebih luas sehingga api bisa di padamkan.
“Tidak ada korban jiwa namun kerugian materil berupa satu unit rumah habis terbakar beserta isinya,” tambahnya.Menurut keterangan dari Bapak Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula pada saat anak-anak tetangga bermain didalam rumah tersebut kemudian menghidupkan korek api dengan membakar kertas, tanpa disadari serpihan api jatuh tepat diatas kasur dan menyebabkan api cepat membesar melahap semua bagian kasur dan merambat ke barang – barang lainnya.Apresiasi dan rasa bangga masyarakat atas kepedulian personel Pos Kalipao selain menjaga perbatasan juga terlihat pada saat membantu masyarakat memadamkan api yang melanda rumah warga, tak lupa Kepala Kampung lagi lagi mengucapkan terimakasihnya, ” Luar biasa Bapak TNI, terimakasih banyak atas bantuannya sehingga api tidak menjalar kemana mana, semoga Bapak TNI diberi rezeki berlimpah, dan Tuhan melindungi Bapak TNI,” ucap Lazarus dengan senang.(tim)
WAY KANAN (benuanews.com) – Pemilihan saat ini sudah masuk dalam tahap rekapitulasi suara, yang berlangsung di Way Kanan dengan total 991 TPS se-Kabupaten Way Kanan, Rabu (09/12/2020).Berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei Rakata Institute untuk sementara, Pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Adipati-Ali Rahman, meperoleh suara 74.57 persen. Sedangkan paslon nomor urut 01 memperoleh suara 24.43 persen, dari total data yang telah masuk 79.71 persen.Berikut Data Sementara Perolehan suara Versi Rakata Institute. Quick count 4 kabupaten kota data masuk 3.09 persen:1. Bandar Lampung1. Ricko – Jos / 19,76 Persen
2. Yusuf – tulus /22,43 Persen
3. Eva – Dedi / 57,82 PersenData masuk 74,47 %2. Pesawaran
1. Nasir/Naldi 43,76 Persen
2. Dendy/Marzuki 56,24Data masuk 72,91 persen3. Way kanan
1. 24,43 persen
2. 74.57 persenData masuk 79,71persenLamtim1. 21,65 persen
2. 36,51 persen
3. 41.83 persenData masuk 70,09 persen. (Tim)

JAPURA (benuanews.com) — Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto bersama perangkat Sekolah membersihkan Lingkungan SD Inpres Yowong yang terletak di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom.Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Rabu (09/11).“Kegiatan Karya Bhakti pembersihan lingkungan SD Inpres Yowong yang dilakukan Pos Skamto merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam menciptakan suasana yang bersih dan sehat.” Ungkap Dansatgas.Ditambahkan oleh Serka Agung Prayogo selaku Komandan Pos Skamto bahwa kegiatan pembersihan lingkungan SD Inpres Yowong dilakukan guna membiasakan hidup bersih dan rapi. “Kami peduli terhadap lingkungan Sekolah SD Inpres Yowong, sehingga kami menggagas untuk melakukan pembersihan tersebut. Kami berharap juga perangkat sekolah dan siswa bisa menerapkan ini sebagai kegiatan yang positif guna menciptakan kebersihan dan kerapihan sekolah.” Ujar Agung.Di tempat terpisah, Ibu Marsila S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Inpres Yowong mengucapkan terima kasih atas bantuan Satgas Yonif MR 413 Kostrad dalam membersihkan lingkungan sekolahnya. “Semoga kegiatan ini dapat bisa dilanjutkan oleh perangkat sekolah sehingga menjadi kebiasaan yang harus tetap terjaga, membiasakan hidup bersih, rapih dan sehat.” Tutur Ibu Marsila.

KEEROM (benuanews.com) — Sejumlah 270 Daerah yang terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota di Indonesia pada hari ini tanggal 09 Desember 2020 melaksanakan pemilihan Kepala Daerah secara serentak. Tentunya hal tersebut merupakan sebuah pengharapan baru bagi masyarakat di daerah yang saat ini dilaksanakan Pilkada untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.Namun dalam Pemilihan Kepala Daerah tersebut, tidak hanya pasangan Calon (Paslon) yang menjadi sorot publik, melainkan juga Sikap Netralitas TNI, Polri dan ASN dalam mengawal keberlangsungan Pilkada agar berjalan dengan tertib dan lancar.Bagi Prajurit TNI, sudah merupakan harga mati untuk netral dan tidak memihak pada salah satu Paslon, hal tersebut termaktub dalam Pasal 39 Ayat 2 Undang-Undang No.34 Tahun 2004 tentang TNI yang berbunyi “Prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan Politik Praktis”. Sehingga haram bagi Prajurit TNI yang telah terikat Perintah Pimpinan maupun Undang-Undang untuk melanggar nya.Sikap Netralitas TNI juga dilakukan oleh Prajurit TNI yang sedang melaksanakan penugasan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG di Papua. Ialah Satgas Yonif MR 413 Kostrad pimpinan Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han yang saat ini siap dan siaga dalam mengawal Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Keerom.Dansatgas menegaskan kepada seluruh Prajuritnya untuk selalu berpegang pada Doktrin Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta penekanan tentang netralitas TNI yang telah dirilis oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad). “Saya perintahkan agar seluruh pasukan standby di Pos dan sewaktu-waktu ada perkembangan situasi terkait Pilkada, kita siap untuk bergerak mengamankan dan menetralisir keributan. Namun hal tersebut dilakukan atas perintah dari Komando Atas.” Ujar Anggun yang disampaikan kepada Para Komandan Pos.Menerima Perintah Dansatgas, Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto selaku Komandan Kompi C yang juga menjabat sebagai Komandan Pos Yetti menindaklanjuti apa yang menjadi arahan orang nomor satu di Satuan Penugasan tersebut. “Hari ini saya briefingkan seluruh Anggota agar betul-betul faham akan kondisi wilayah Keerom yang saat ini melakukan pemilihan Kepala Daerah secara langsung. Sehingga Anggota faham akan arti sikap netralitas Prajurit.” Tutur Bagus.“Tidak ada yang keluar Pos tanpa izin saya, semua pergerakan atas perintah.” Jelas Bagus kepada Anggotanya sebelum memberikan pengertian tentang Netralitas TNI dalam Pilkada.“Ingat, Bila perlu catat! pengertian Netralitas TNI dalam Pilkada yang pertama adalah tidak ada yang mendukung salah satu Paslon, tetap netral dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan Politik. Yang Kedua tidak memberikan fasilitas dan sarana militer untuk Paslon dan Parpol dalam berkampanye. Yang ketiga kita sama-sama mengingatkan dan memantau rekan kita agar tidak dimanfaatkan atau dipolotisasi sehingga kita menjadi perangkat mereka.” terang Bagus“Yang keempat jaga Netralitas TNI, tidak ada yang mencoba-coba berpolitik praktis, Yang kelima akan ditindak tegas bagi prajurit yang terbukti terlibat dalam kegiatan Politik dan yang terakhir keenam kita baca lagi Undang-Undang No.34 Tahun 2004 pasal 39 Ayat 2 tentang larangan Prajurit berpolitik praktis.” Tandas Bagus kepada Prajurit nya.“Kita berdoa semoga pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Keerom ini berlangsung aman, tertib, transparan dan tidak ada dari salah satu pihak Paslon yang tidak puas akan hasil yang telah di umumkan nantinya.” Harapnya.