Diduga Binatang Buas Jenis Harimau Makan Lembu Warga

IMG-20210205-WA0073.jpg

ACEH TIMUR (benuanews.com) — Lagi lagi Harimau memangsa ternak lembu milik warga Heryanto di kecamatan Indra makmur kabupaten aceh timur. (5/2/2021)

Kornologis kejadian harimau mangsa ternak lembu warga tepatnya di kampung N9. Osin simpang kolam ancak Sugianto Blok N9 kecamatan Indra makmur kabupaten aceh timur .

Sugianto mengatakan pada saat dia memanen sawit di daerah tersebut dia melihat lembu sudah tergeletak dan mati dengan bekas cakaran harimau di sekeliling leher dan cakar kaki sebelah kiri.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap ternanya ada bekas cakar dan gigitan binatang buas.

Disekitar terlihat ada jejak tapak kaki harimau tersebut diduga juga membawa anaknya karena terdapat jejak tapak anak nya dilokasi TKP, diperkirakan harimau tersebut bisa saja sewaktu waktu kembali lagi untuk memangsa.

“Dilokasi banyak terlihat jejak kaki binatang buas jenis harimau, dia juga membawa anaknya karena ad jejak kaki yang masih kecil” ujarnya. (Ikhsan)

Letkol Inf. Tomi Radya Usai Di Vaksinasi Sinovac

IMG-20210205-WA0061.jpg
MERANGIN.(Benuanews.com)-Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis,S.AP.,M.Han hari ini Jum’at (5/2/2021) melaksanakan Vaksinasi Sinovac tahap pertama di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko,Kabupaten Merangin.Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Tomi Radya saat dimintai tanggapannya pasca dilakukan penyuntikan menyebutkan, bahwa saat dilakukan penyuntikan dirinya tidak merasakan rasa sakit, karena jarum suntik yang digunakan untuk vaksinasi cukup kecil, untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu takut dan khawatir.“Vaksin sinovac ini merupakan vaksin yang aman dan telah melalui riset yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga masyarakat agar selalu sehat,” ungkapnya.Sesuai mekanisme, di lokasi ada empat meja yang masing-masing memiliki tahapan. Empat kursi itu berurutan. Di meja pertama untuk registrasi. Para calon penerima vaksin menunjukkan e-tiket dan KTP untuk konfirmasi kelayakan menerima vaksin.Kemudian, di meja kedua dilakukan proses skrining. Di meja tersebut petugas memeriksa calon penerima vaksin. Pemeriksaan dilakukan dengan menilai terkait beberapa aspek kesehatan.Jika lolos di meja kedua, maka akan berlanjut pada meja ke tiga. Disinilah proses vaksinasi dilakukan.Lantas berlanjut ke meja keempat untuk pencatatan dan pemberian kartu vaksinasi. “Alhamdulillah, proses dari meja pertama sampai ke empat berjalan dengan aman. Setelah disuntik juga tidak terasa sakit dan tidak ada kendala apa-apa. Saya yakinkan vaksin ini aman dan tentu berharap seluruh masyarakat Merangin mendapat vaksinasi yang sama sehingga terbebas dari covid-19” Tutur Letkol Tomi Radya usai divaksinasi“Setelah di suntik vaksinasi saya tidak merasakan reaksi apapun dan alhamdulillah sampai saat ini masih dalam kondisi sehat,” ujar Dandim.“Meski sudah dilaksanakan vaksinasi, kita tidak boleh lengah. Kita tidak tahu selesainya pandemi ini sampai kapan. Ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk membentuk herd immunity sehingga dapat melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar kita yang tidak dapat divaksinasi.” pesan Letkol Tomi (Eko)

Petugas Tak Bosan-Bosannya Mengingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan

IMG-20210205-WA0083.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) – Dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan terhindar dari wabah virus Corona atau Covid-19, anggota Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali bersama anggota Polsek Selo melaksanakan himbauan pentingnya Prosedur Kesehatan yang dilakukan di Simpang Hangkubuwono 6 Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Jum’at (05/02).

Kehadiran TNI-Polri ini adalah merespons setiap kondisi dan keadaan lingkungan masyarakat binaannya, apalagi yang berhubungan dengan wabah Covid-19 saat ini.

Saat ditemui Bati Tuud Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali Pelda Sugianto menyampaikan, pihaknya memberikan perhatian khusus untuk lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan Membatasi Mobilitas).

“Kegiatan seperti ini dilakukan sebagai langkah efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Sambi,” Ungkapnya.

“Kondisi saat ini banyak warga masyarakat mulai abai terhadap Prokes terutama yang paling mencolok tentang penggunaan masker, oleh karena itu pada kesempatan ini kami juga tidak bosan-bosannya mengedukasi warga dengan tujuan untuk memotivasi warga agar tetap memperhatikan Prokes 5M, “ tuturnya.

Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan secara Humanis dan persuasif, para Babinsa mengingatkan warga agar saat berada di luar rumah selalu menggunakan masker. (Agus Kemplu)

Komisi II DPRD Kab.Tanahdatar Kunjungi DPRD Kab Agam

WhatsApp-Image-2021-02-05-at-10.55.31-AM.jpeg
Lubuk Basung (benuanews.com) Komisi II DPRD Kabupaten Tandahdatar dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Agam tentang regulasi Pemerintah Daerah dalam Mengatur tatalaksana pasar serikatAcara kunjungan kerja tersebut disambut oleh Wakil Ketua Irfan Amran, Indra beserta jajaran sekretariat dan OPD Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdaganag Reza Kabid Pasar bertempat di Aula II DPRD Kabupaten Agam (05/02/2021).Wakil Ketua Komisi II DPRD Tanahdatar Agus Taufik menyampaikan pengelolaan pasar di Tahahdatar terutama pasar serikat dengan mengunakan dana DAK Kementeian Perdangangan saat ini belum bisa dilaksanakan karna banyaknya persoalan-persoalan bagaimana kondisi tersebut di Kabupaten Agam dan cara mengatasi hal tersebut.Kabid Pasar Dinas Koperasi UMKM Reza menangapi tentang persoalan pasar serikat dalam hal revitalisasi pasar di Kabupaten Agam, dimana Kabupaten Agam telah melakukan pembangunan sebanyak 18 pasar dengan 21 kali pembangunan mengunakan dana APBD maupun dana DAK.Kabupaten Agam mempinyai 38 pasar di 16 kecamatan termasuk 8 pasar serikat, pasar serikat ini juga komplek permasalahan, dalam pengelolaannya kita hanya berpedoman pada Perda 1 tahun 2014 tentang Pengelolaan Pasar, hal terpenting nagari membuat peraturan bersama antar nagari dalam pengelolaan pasar serikat dimana dalam peraturan bersama tersebut pengelolaan pasar diserahkan pada pengelola pasar, seluruh manajemen pengelolaan pasar terpisah dari pemerintah nagari,Kemudian yang perlu diselesaikan adalah penetapan status lahan pasar tersebut dangan penyerahan hak atau alashak pasar ke pengelola pasar, kemudian kita Dinas melakukan pembinaan-pembinaan kepada pengelola pasar terutama dalam laporan keuangan supaya pemasukan pasar tidak dinikmati oleh sekelompok orang ujar Reza.Red
scroll to top