Kapolda Jambi Pantau Antisipasi Karhutla Melalui Jalur Udara

IMG-20210202-WA0073.jpg
JAMBI.(Benuanews.com)-Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah melakukan patroli udara menggunakan helikopter memantau kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, Selasa (2/2/2021).Ikut memantau melalui patroli udara mendampingi Kapolda Jambi yakni Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol. Sigit Dani Setiyono dan Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol. Parhorian Lumban Gaol.Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto mengatakan bahwa patroli udara ini adalah dalam rangka memantau sejauh mana potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.“Ini patroli pemantauan potensi karhutla melalui udara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, semoga di Jambi tidak ada karhutla nantinya”, jelas Kabid Humas Polda Jambi.(Eko)

88 Nakes di Semitau Jadi Sasaran Vaksinasi Tahap Pertama Covid-19

IMG-20210202-WA0163.jpg

KAPUAS HULU (benuanews.com) — Sebanyak 88 Tenaga Kesehatan yang ada di Kecamatan Semitau menjadi sasaran utama penyuntikan Vaksin Sinovac Covid-19.

Bertempat di Puskesmas Semitau, ke 88 Nakes yang mendapatkan Vaksinasi Corona tahap pertama tersebut berasal dari Nakes RSUD Semitau serta Nakes Puskesmas Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa (2/2/2021).

“Hari ini kita mulai melakukan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama kepada 88 Nakes dari RSUD Semitau dan Puskesmas Kecamatan Semitau,” kata Alam Satria, S.Kep., Ners, Kasi Penunjang Medik RSUD Semitau, kepada media ini, Selasa (2/2) ).

Dari 88 yang terdaftar, sebanyak 60 orang dari Nakes RSUD Semitau dan 28 orang dari Puskesmas Semitau, tambahnya.

Lebih lanjut Alam, bahwa yang tercatat di hari pertama penyuntikan vaksinnya ada 33 Nakes yang akan di vaksin, namun yang mendapatkan vaksinnya hanya 28 orang. Dimana 5 orang tidak di vaksin dan ditunda di karenakan 3 orang masih dalam kondisi flu dan batuk, sedangkan 2 orang lagi tidak diberikan karena dalam kondisi hamil.

“Jika kondisinya sudah membaik, yang ditetapkan tadi akan kita besok atau lusa, karena penyuntikan vaksin ini di fase pertama kepada Nakesnya akan kita laksanakan dari tanggal 2-4 Februari 2021,” jelasnya.

Bagi yang sudah di vaksin pada fase pertama, setelah nanti 2 minggu, akan di berikan kembali di fase kedua yaitu tanggal 16-18 Februari 2021 mendatang, terangnya.

“Sebelum melakukan penyuntikan Vaksin Corona kepada para Nakes, tentu terlebih dahulu akan melakukan Skrining atau pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu kepada yang akan di vaksin,” tuturnya.

Ada 16 pertanyaan yang akan ditanyakan sebelum di suntik vaksin Corona, antara lain:

  1. Apakah anda pernah terkonfirmasi menderita Covid-19?
  2. Apakah anda sedang hamil atau menyusui?
  3. Apakah anda mengalami gejala ISPA seperti batuk / pilek / sesak / dalam 7 hari terakhir?
  4. Apakah ada anggota keluarga serumah yang kontak erat / suspek / konfirmasi / sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19?
  5. Apakah anda memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak nafas, bengkak dan kemerahan setelah di vaksinasi COVID-19? (pertanyaan untuk vaksinasi ke-2).
  6. Apakah anda sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah?
  7. Apakah anda menderita penyaakit jantung (gagal jantung / penyakit jantung koroner?
  8. Apakah anda menderita Autimun Sistemik (SLE / Lupus, Sjogren, Vaskulitis, dan Autoimun lainya?
  9. Apakah anda menderita sakit ginjal?
  10. Apakah anda menderita penyakit Reumatik Autoimun / Rhematoid Arthritis?
  11. Apakah anda menderita penyakit penyakit pencerna kronis?
  12. Apakah anda menderita penyakit hiperturoid / hipotiroid karena Autoumun?
  13. Apakah anda menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunisasi kompromais / defesiensi imun, dan penerima produk darah / transfusi?
  14. Apakah anda menderita penyakit diabetes Melitus?
  15. Apakah Anda menderita penyakit HIV?
  16. Apakah anda memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC)?

“Jadi, terkait memberikan Vaksinasinya kita juga tidak asal langsung memberikan vaksinnya, tentu kita akan cek kesehatannya dengan 16 pertanyaan tersebut terlebih dahulu dan jika memenuhi syarat baru kita suntik,” ungkap Alam.

lanjut Alam, pelaksanaan penyuntikan Korona Vaksin akan dilakukan di Puskesmas Semitau dengan target vaksinasi tahap pertama sebanyak 88 orang untuk Nakes Puskesmas Semitau dan RSUD Semitau.

Dimana dalam kegiatan penyuntikan Corona Vaksin kepada tenaga kesehatan di Semitau pada hari pertama yang berjalan aman dan lancar, serta di hadiri dan di saksikan juga dari Polsek serta Koramil Semitau, pihak Kecamatan dan Puskesmas Kecamatan Semitau, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, ungkapnya.

“Adapun jumlah vaksin yang di distribusikan untuk Kecamatan Semitau sebanyak 176 vial untuk 2 fase, dimana isi dosisnya untuk sekali suntik sebanyak 0,5 mili,” pungkasnya. (Yohanes)

32 Orang Terjaring Razia Masker Di Desa Simpang Sei.Duren 

IMG-20210202-WA0042.jpg
MUARO JAMBI (Benuanews.com) – Razia masker sedang gencarnya dilakukan oleh semua pihak yang berwenang untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan.Begitu juga yang dilakukan oleh pihak Pemerintahan Desa yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan hal itu.Seperti yang dilakukan oleh Pihak Pemerintahan Desa Simpang Sei.Duren beserta Team dari Kecamatan,Koramil & Polsek Jaluko pada selasa,02/02/2021.Team Gabungan yang bergerak mulai pukul 09.00 wib s.d 10.00 wib melakukan razia dengan bersikap simpati dengan melakukan teguran secara lisan hingga sanksi melakukan gerakan push up ujar Mulyadi (Kades Simpang Sei.Duren).Menurut informasi yang diterima dari salah satu anggota team,dari Razia yang dilakukan terdapat kurang lebih 32 orang yang terjaring tidak memakai masker.Harapan dari kegiatan ini agar dapat menimbulkan kesadaran dari masyarakat bahwa Pandemi yang melanda negeri ini belum berakhir sehingga penerapan Memakai asker,Menjaga jarak & Mencuci tangan tetap wajib untuk dilaksanakan.(tutup)( Z.Utama )

Koramil 05/Balaraja Tekan virus Corona Bagikan 1000 Masker Gratis Pada Masyarakat Kecamatan Balaraja

WhatsApp-Image-2021-02-02-at-6.03.00-PM.jpeg
Balaraja – Tangerang (benuanews.com) Oprasi gabungan dilakukan Koramil 05/Balaraja bersama Polsek Balaraja Sat pol PP kecamatan Balaraja Upaya penekanan penyebaran virus Corona (COVID-19) terus dilakukan Koramil 05/Balaraja KODIM 0510/Tigaraksa melalui himbauan, giat operasi yustisi, hingga pembagian masker gratis kepada warga masyarakat pengguna jalan yang melintas di Jl. Raya Kresek Balaraja, depan PHD , desa Tobat, Kecamatan. Balaraja, Tangerang, Banten. Selasa (02/02/2021)Danramil 05 Kapten Inf Waluyo. melalui Serka Faiz Fazal menjelaskan pembagian Masker secara gratis yang dilakukan karena rasa empati serta kepedulian Koramil 05/Balaraja terhadap warga masyarakat ditengah-tengah wabah Pandemi (Covid-19) ,” UjarnyaAdapun jumlah masker yang kita bagikan pada hari ini sebanyak 1000 masker yang kita bagi dibagikan ke warga masyarakat yang sedang beraktivitas,” kata Serka Faiz FazalDalam kesempatan tersebut Serka Faiz Fazal juga menghibau kepada para warga masyarakat untuk mematuhi kebijakan Pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Cirus Corona atau (Covid-19) dengan cara menjaga jarak, menghindari kerumunan dan memakai masker selama beraktifitas serta membiasakan diri untuk melakukan pola hidup bersih,” Pungkasnya Moch Irsyad/Aguh
scroll to top