Cegah Covid-19, Propam Polres Kapuas Rutin Pemeriksaan Pintu masuk

Kuala Kapuas – (Benuanews.com) Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di area Kantor Polres Kapuas, gerbang pintu masuk terus rutin melaksanakan pemeriksaan suhu badan terhadap Personel maupun masyarakat yang memasuki area Kantor.Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, S.I.K., M.Si melalui Kasipropam Ipda Taufik Hidayat menuturkan bahwa pihaknya rutin memeriksa suhu badan dengan menggunakan Thermogun kepada siapa saja yang memasuki area kantor.“Pengecekan suhu badan ini merupakan cara untuk deteksi dini dan mencegah Covid-19 masuk ke Polres yang pada akhirnya akan membentuk Kluster perkantoran,” jelasnya, Selasa (2/2/2021)Tidak sampai disitu, sidak ke ruangan di Kantor Polres juga dilakukan guna memastikan personel mematuhi Protokol Kesehatan seperti memakai makser, menjaga jarak serta selalu membawa hand sanitizer yang setiap saat bisa digunakan.Lebih lanjut, Ipda Taufik mengatakan bahwa Propam selaku pengawas pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 yang bertanggung jawab atas penerapan Prokes di internal Polri.“Kegiatan pendisiplinan khusus di lingkungan interen Polres ini, merupakan salah satu upaya Tim percepatan penanganan Covid-19 di Wilayah hukum Polres Kapuas,” pangkasnya. (Fendy)Reporter Kapuas : Fendy

Polda Banten ikuti Upacara Hut Satpam Ke-40 Secara Virtual

WhatsApp-Image-2021-02-02-at-23.27.32.jpeg
SERANG (benuanews.com)  – Kepolisian daerah (Polda) Banten mengikuti Upacara Hut Satpam Ke-40 yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Vicon Polda Banten, Selasa (02/2/2021) pagi.Dalam HUT Satpam Ke-40 kali ini mengambil tema Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi satuan pengamanan menjadi profesi yang membanggakan dan bermatabat.Dalam upacara HUT Satpam Ke-40 kegiatan dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan S.I.K.,MH dan di ikuti dari Polda Banten yaitu Dirbinmas Polda Banten Kombes. Pol. Riki Yanuarfi, S.H., M.Si. Wadirbinmas Polda Banten Akbp. Zaenudin,Ketua Abujapi Banten, Sekretaris Executive, Bendum, Ketua Apsi Banten, PT. Panglima Siaga Bangsa, PT. Mitra Kawanua Mandiri, PT. Tujuh Desa Kreasi, PT. Bima Global Security, PT. Reza Karya Abadi.Dalam arahannya Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan S.I.K.,MH Menghimbau agar tetap menjaga dan menjalin sinergitas antara satuan pengamanan dengan TNI Polri dalam menjaga keamanan di tempat kerja nya masing masing“Untuk Filosofi seragam Satpam yang berwarna cokelat muda untuk baju dan cokelat tua untuk celana, dengan makna cokelat identik dengan warna tanah atau bumi, kayu, dan batu yang berarti warna alami, Warna cokelat dinilai merupakan warna netral yang melambangkan kebersahajaan, pondasi, stabilitas, kehangatan, rasa aman dan nyaman, serta rasa percaya, keanggunan, ketabahan, dan kejujuran, “ujar Irjen Pol Suwondo NainggolanIrjen Pol Suwondo Nainggolan menyampaikan bahwa Kemiripan seragam Satpam dengan Polri ini diharapkan dapat menumbuhkan Terjalin kedekatan emosional antara Polri dan Satpam, Menumbuhkan kebanggaan Satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas, Memuliakan profesi Satpam, dan Menambah penggelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat.“Senantiasa jaga kesehatan, Tanamamkan kebanggan serta kehormatan sebagai satuan pengamanan khusus guna menjunjung tinggi kehormatan sebagai bagian dari satuan pengamanan khusus, Tingkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan di lingkungan kerjanya masing masing, Tingkatkan kopetensi diri melalui point pendidikan maupun hal lainnya, dan Selama masih pandemi covid-19 ini selalu terapkan protokol kesehatan guna menjadikan SDM sehat, ” Ujar Irjen Pol Suwondo Nainggolan.Setelah melakukan Upacara Hut Satpam Ke-40, Ditbinmas Polda Banten dipimpin oleh Dirbinmas Polda Banten Kombes. Pol. Riki Yanuarfi, S.H., M.Si melakukan syukuran dan pemotongan nasi kuning sebagai tanda HUT Satpam Ke-40“Semoga kedepan Satpam agar semakin profesional karena Satpam sendiri merupakan salah satu garda yang membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan khususnya di wilayah hukum Polda Banten, ” Ujar Riki Yanuarfi. (Aguh)

Walikota Pekanbaru Bahas hybrid learning Dengan Rektor Universitas Riau

dser.jpg

Pekanbaru (benuanews.com) — Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) telah mengeluarkan surat edaran tentang sistem perkuliahan genap. Yang dimana mulai tahun ini, perkuliahan akan menerapkan sistem perkuliahan campuran, tatap muka dan daring atau hybrid learning.

Kemendikbud Nizam mengatakan, setelah ada SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 Menteri tentang panduan pembelajaran pada semester genap ini maka di lingkungan Dikti harus menyiapkan diri untuk membawa pada sistem pembelajaran yang berdampingan dengan pandemi.

Berdasarkan SKB 4 Mentri tersebut, pihak Rektorat Universitas Riau (UR) meminta rekomendasi Kepala Daerah dalam hal ini Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, M.T.

Bertempat di lantai V Gedung Utama Komplek Perkantoran Walikota Tenayan Raya, Pihak Rektorat UR menyatakan kesiapannya untuk menggelar hybird learning kepada Walikota.

Setelah mendengar penjelasan dari pihak Rektorat UR, Walikota Pekanbaru mendukung kegiatan hybird learning tersebut dengan berbagai pertimbangan.

“Hybird learning sangat efektif untuk prodi atau jurusan seperti Ilmu Kedokteran, Teknik, Pertanian dan jurusan lain yang membutuhkan praktikum. Ini sudah sesuai dengan rekom SKB 4 Menteri,” jelas Walikota Dr. H. Firdaus, M.T.

Jadi, kata Walikota pertemuan ini sangat penting. Hal ini karena untuk berjalannya hybird learning  membutuhkan rekomendasi dari Kepala Daerah.

“Jawaban kita selaku Kepala Daerah sendiri merekomendasi untuk berjalannya hybird learning. Namun harus mengacu kepada SKB 4 Mentri baik itu fasilitas serta protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya.

Walikota mengatakan, untuk melatih Sumber Daya Manusia (SDM) yang salah satunya berasal dari kampus perlu inovasi kreatif untuk mengembangkan keterampilannya.

“Salah satunya hybird learning dimana memadukan teori yang dijabarkan secara daring serta praktikum untuk mengasah keterampilan para mahasiswanya,” tutupnya. (azril)

Sekda Kota Pekanbaru Ingatkan Pejabat Jangan Tunggu Perintah Baru Bekerja

htg.jpg
PEKANBARU (benuanews.com) — Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru H. Muhammad Jamil, M.Ag, M.Si, mengingatkan kepada para pejabat di lingkungan pemerintah kota untuk tidak menunggu perintah baru bekerja.
“Jangan tunggu ditokok dulu baru bekerja,” tegasnya mengingatkan, pada pelantikan ratusan pejabat eselon II, III dan IV di aula perkantoran terpadu Walikota di Tenayan Raya, Selasa (2/2).
Dalam melaksanakan tugas, sebut Jamil, para pejabat juga tidak mesti hanya berpatokan pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) semata.
“Jangan hanya tupoksi saja, tapi harus bisa lebih sehingga ada prestasi,” pintanya.
Khusus kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Jamil mengingatkan agar bisa bekerja secara ikhlas dan penuh tanggung jawab.
“Jadi jangan dimain-mainkan amanah yang diberi. Setelah diberi amanah, bekerjalah dengan ikhlas. Kalau kinerja tidak sesuai janji dan sumpah, maka akan dievaluasi,” ucapnya. (azrel)
scroll to top