Kunker ke Papua, Ketua DPD RI Pastikan Venue PON Siap

IMG-20210204-WA0070.jpg
PAPUA.(Benuanews.com)-Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. PON XX yang akan digelar di Papua kemungkinan diselenggarakan tanpa penonton. Sebelumnya, penyelenggaraan PON pada Oktober tahun lalu ditunda imbas pandemi Covid-19 dan dijadwalkan berlangsung pada Oktober tahun ini.Meski kemungkinan digelar tanpa penonton,Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti tetap meminta seluruh atlet yang akan berlaga mengobarkan semangat bertanding mereka. Dalam kunjungan kerja ke Papua Barat – Papua, LaNyalla bersama rombongan senator juga sempat mengunjungi Stadion Lukas Enembe. Stadion yang sebelumnya bernama Papua Bangkit itu, akan menjadi venue utama Pekan Olahraga Nasional  (PON) Papua. Ketua DPD RI beserta rombongan senator tiba di Bandara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua dari Sorong, Papua Barat, sekitar pukul 13.55 WIT.Rombongan disambut Dr. Suhajar Diantoro, S.I.P. sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, Asisten III Bidang Umum, Dr. Ridwan Rumasukun sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua dan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua Mb. Setiyo Wahyudi, SE, MM, Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua, Frets James Boray serta senator asal Papua, Yoris Raweyai. “Meskipun nanti PON digelar tanpa penonton dan pendukung, saya berharap seluruh atlet yang akan berlaga di seluruh cabang olahraga, tak terkecuali atlet Papua yang hari ini saya temui untuk tetap menunjukkan semangat dan prestasi mereka setinggi-tingginya,” kata mantan Ketua Kadin Jawa Timur itu, Selasa (2/2/2021).Kendati begitu, Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai bukan tak mungkin nantinya PON digelar dengan penonton sepanjang pandemi Covid-19 mampu kita atasi. Namun, jika pun harus tanpa penonton, maka penyelenggaraan PON akan digelar secara live streaming.“Jadi tetap semangat dan menyiapkan mental juara,” pesan alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.Pandemi Covid-19 memengaruhi berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali olahraga. Sejumlah jadwal pertandingan terpaksa dibatalkan atau ditunda untuk mencegah penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.Salah satunya, perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang semula dijadwalkan 20 Oktober 2020 lalu, ditunda ke bulan Oktober 2021. Namun, pandemi belum menunjukkan tanda-tanda mereda di awal tahun ini.Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua membuka opsi penyelenggaraan PON XX tanpa penonton agar ajang empat tahunan ini bisa tetap berlangsung.
(A/Eko)

Kapolres Muaro Jambi Pimpin FGD Terkait Pencegahan Ilegal Logiing dan Mengedukasi Sangsi Hukum

IMG-20210204-WA0065.jpg
MA JAMBI,(Benuanews.com)-Kegiatan FGD (Forum Group Discussion) terkait pencegahan kegiatan Ilegal Logiing dan memberikan edukasi sangsi hukum terhadap Pelaku Ilegal Loging di Desa Betung Kec. Kumpeh Kab. Muaro Jambi. Dipimpin Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto, S.I.K, M.H.Kegiatan dihadiri Kepala Kehutanan Prov. Jambi Kurniwanto, S.P.,Ketua Forum Umat Beragama Kyai H. Asrofi Asror.,Kasat Binmas Polres Muaro Jambi AKP Abdul Akil, SH., Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP M. Firdaus, SH., Camat Kumpeh Suharyanto,Kapolsek Kumpeh Ilir AKP Sukawi.Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto SIK”Kegiatan Ilegal Loging sangat berdampak terjadinya Karhutla.Pembalakan Liar (Ilegal Loging) merupakan pelanggaran hukum, saya mengharapkan kepada masyarakat untuk mencari nafkah tidak melanggar/melawan hukum”Kegiatan dilanjuti prosesi tanya jawabKades Betung meminta solusi bagaimana cara agar masyarakat beralih fungsi dan merubah pola sistem ekonomi dlm kegiatan awal bekerja berkaitan Ilegal Loging ke Usaha lain yang tidak melanggar hukum dan dapat menunjang perekonomian masyarakat.Kapolres Muaro Jambi memberikan tanggapan “Kegiatan yang dapat menunjang ekonomi masyarakat selain kegiatan Pembalakan liar bisa berupa mencari peluang dalam bentuk usaha Mikro dengan bantuan dari pemerintah dan pemberdayaan area lokasi utk pengembangan pertanian dan ikan”.Juga Kepala Kehutanan Prov. Jambi memberikan tanggapan “Agenda kegiatan dari Kementrian Kehutanan pusat telah di selenggarakan dan berupaya membantu masyarakat dalm menunjang ekonomi masyarakat untuk merubah pola mata pencarian awal perambahan hutan (Ilegal Loging) ke usaha mikro dalam bentuk kegiatan dari Dinas Kehutanan Provinsi dan Kabupaten dan program oleh Kementrian Kehutanan pusat sudah bisa di ajukan ke Dinas Kehutanan Prov. Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi”.Sementara Staff Ahli Kab. Muaro Jambi juga menyampaikan ” Pada intinya pemerintah bersedia mengakomodir untuk pemerintahan Desa dalam mengajukan permohonan bantuan yg dapat menunjang perekonomian Masyarakat sesuai program terencana pemerintahan Prov. Jambi dan Kab. Muaro Jambi”.BPD Desa Pematang Raman dan Pers. Manggala Angni Sdr Rahmat Darmawan menyampaikan “Bagaimana cara agar warga yg mata pencarian dengan pengolahan kayu dapat mengikuti aturan prosedur hukum.Bagaimana cara agar warga dapat memahami tdk membuka lahan dgn cara membakar.Pihak penegak hukum agar juga dapat menindak tegas para pelaku utama dan tdk hanya di kenakan kepada para pekerja”. Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto SIK MH menyampaikan “Berharap kepada para peserta yang hadir dapat memberikan edukasi kepada masing-masing keluarga bahwa kegiatan Ilegal Loging merupakan kegiatan pengolahan kayu tanpa prosedur aturan yg telah di tetap kan oleh pemerintah.Penindakan oleh penegak hukum terhadap pelaku Ilegal Loging di sesuaikan dengan sistem proses Penyidikan”. ungkap KapolresKasubag Humas AKP Amradi SE juga menyampaikan ” kegiatan tersebut dilanjutkan pemberian Bansos berupa sembako kepada warga masyarakat kurang mampu di Desa Betung Kec. Kumpeh Kab. Muaro Jambi” tutur Amradi(Eko)

Kunjungi Mapolres Kapuas, kabid propam cek senpi dinas dan ingatkan anggota jauhi pelanggaran

Kuala Kapuas – Rangkaian kegiatan kunjungan kerja (kunker) Wakapolda Kalteng ke Polres Kapuas, Kabid Propam Polda Kalteng Kombespol Heri Setyawan, S.I.K., M.H. melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) di Polres Kapuas. Kamis (4/2/2021).Dalam pengecekannya, Kabidpropam melaksanakan pemeriksaan senpi sekaligus memberikan arahan kepada personel Polres Kapuas. “Pemeriksaan senpi ini dilaksanakan untuk mengecek administrasi pemegang senpi serta kesiapan anggota dalam menghadapi kejadian di lapangan,” tuturnya.Kabidpropam menambahkan, penggunaan senjata api bagi anggota polri ini terdapat dalam Pasal 47 Perkapolri Nomor 8 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa Penggunaan senpi hanya boleh digunakan bila benar-benar diperuntukkan untuk melindungi nyawa manusia.Selain mengecek senpi, Kabid Propam Polda Kalteng juga memberikan penekanan terkait pemegang senpi dan ranmor dinas. “tingkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam penggunaan inventaris dinas, harus dijaga dan dirawat,” tegasnya.Kabid Propam juga berpesan jauhi pelanggaran dan selalu disiplin dalam mengemban tugas, tetap waspada dan tanggap dengan situasi Kamtibmas di Kabupaten. Kapuas. (yud/tim)

Ini Cerita Bupati Karo Usai Disuntik Vaksinasi Sinovac

IMG-20210204-WA0141.jpg

KARO (benuanews.com) – Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH orang yang pertama terima suntikan vaksinasi sinovac sebagai pelaksanaan program pemerintah bagian dari memutus mata rantai penularan wabah covid19.

Penyuntikan vaksinasi sinovac ini dilaksanakan, Kamis (4/2) pukul 09.30.WIB di Pendopo rumah dinas bupati, jalan veteran Kabanjahe.

Turut mendampingi Bupati Karo dalam penyuntikan vaksinasi sinovac, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli eko Hadyanto, Kajari Karo Denny Ahmad, SH MH, wakil Ketua DPRD Karo Dapit Kristian Sitepu, mewakili Kapolres Tanah Karo Kabag Sumda polres Tanah Karo Kompol SP Anak Ampun, Dansubdenpom I/2-1 Kapten Cpm Dwi Darsono, Asisten 3 Mulianta Tarigan, kadis Kesehatan drg Irna Safrina Meliala, Sekreataris Umum Moderamen GBKP Pendeta Rehpelita Ginting.

Sebelum pelaksanaan penyuntikan dimulai, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH harus melewati meja pertama pemeriksan oleh petugas medis yang telah disiapkan empat meja.

Pemeriksan meja pertama akan dicek suhu tubuh dan pencatatan kelengkapan data lewat KTP yang diminta oleh petugas medis. Pemeriksan meja kedua, petugas medis mengukur tensi dan memberikan pertanyaan sebanyak 16 pertanyaan untuk diisi sebagai syarat melanjutkan tahap berikutnya ke meja penyuntikan.

Lolos pemeriksan meja kedua, maka di meja ketiga Bupati Karo masuk tahapan penyuntikan vaksinasi oleh dr. Lapan sebagai esekutor penyuntikan vaksinasi sinovac.

Saat penyuntikan berlangsung, Terkelin Brahmana mengatakan dirinya sangat tenang dan santai dalam menerima suntikan vaksinasi sinovac sehingga dokter sebagai esekutor dr. Lapan tidak butuh waktu lama menyuntikkan vaksinasi sinovac kepadanya.

Usai ditahapan meja ketiga, imbuh Terkelin maka dirinya menuju petugas medis di meja ke empat yang mana memberikan informasi bahwa dalam penyuntikan vaksinasi Sinovac.

“Saya tenang saja saat disuntik tidak ada yang perlu diragukan tapi waktu 30 menit guna mengetahui reaksi vaksinasi tersebut,”kata Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Melihat tahapan tersebut, Terkelin Brahmana memandang bahwa tidak ada yang sulit jika kita sudah siap di vaksinasi, walaupun begitu, reaksi vaksinasi menurut Terkelin belum ada merasakan gejala apa apa, anehnya suntikan tersebut sungguh tidak terasa ketika vaksinasi telah disuntikkan.

“Untuk itu jangan pernah gentar dan takut, seandainya masyarakat atau siapapun diminta divaksinasi, ayo kita ikuti, hilangkan stigma kabar yang berkembang ditengah masyarakat yang menyebutkan vaksinasi tidak bermanfaat,” katanya.

Sementara sebagai eksekutor Vaksinasi sinovac dr. Lapan membenarkan telah melakukan penyuntikan vaksinasi kepada Bupati Karo disusul pejabat yang lainnya.

Menurut dr. Lapan, tidak perlu takut dan was was dalam menerima vaksinasi sinovac tersebut, sebab vaksinasi tersebut sangat penting dalam tubuh kita sebagai Pelindung kekebalan dalam menghadapi virus Covid-19.

“Vaksinasi Sinovac disuntikkan lewat bahu lengan dengan jumlah 0,5 ml saja. Ini penting dalam menjaga tubuh agar kebal terhadap virus corona,” katanya.

Disamping itu, dokter puskesmas kabanjahe ini menjelaskan bahwa setelah di vaksinasi tahap pertama maka tahap kedua setelah 14 hari maka akan di vaksinasi tahap kedua lagi.

Usai melewati kedua tahapan tersebut, dokter lapan merinci maka setelah 28 hari vaksinasi sinovac akan berfungsi dan menjadi kekebalan dalam tubuh.

“Reaksi ini yang menjadi bemper dan tameng melawan covid19 dalam menyerang tubuh kita,sehingga vaksinasi ini sangat aman disuntikkan,”kata dr Lapan.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Karo Denny Ahmad,SH MH usai divaksinasi Sinovac kepada wartawan menyampaikan, allhamdullilah, hingga saat ini biasa-biasa saja, rasa suntikannya juga tidak berasa.

” Kita harapkan, agar seluruh lapisan masyarakat bisa di suntik vaksin Sinovac, jangan takut, agar kita bisa menghambat bahkan memutus mata rantai pa demi ini. Disamping itu, walaupun sudah di vaksin, kita tetap menjalankan prokes, karna vaksinasi hanya memperkuat imun tubuh,”harap Kajari(sahun ms )

scroll to top