Polres Tanjab Timur Tangkap 2 Orang TSK Hasil Pengembangan Penyelundupan Bibit Lobster

IMG20210205145027_00_compress98.jpg
JAMBI.(Benuanews.com)-Polres Tanjab Timur kembali mengamankan 2 orang tersangka dari pengungkapan kasus penyelundupan 132.375 benur benih lobster.Polda Jambi bersama Polres Tanjabtim merilis di hadapan wartawan yang dipimpin Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Dwi Gunawan, Jumat (5/2/2021) siang.Rilis penangkapan 2 tersangka baru ini dijelaskan Kapolres Tanjab Timur AKBP Deden Nurhidayatullah. Dikatakan Deden, penangkapan ini hasil pengembangan pengungkapan penyelundupan benih lobster tanggal 27 Desember 2020.Konferensi pers ini akan mengekspos pengembangan dari LP yang pernah kita tangkap pada tanggal 27 Desember dengan sejumlah 27 box, kemudian arahan pak Kapolda untuk dikembangkan.Alhamdulillah kita berhasil melakukan pengembangan. Ada dua tersangka yang sudah kita amankan, yang pertama kita amankan di pulau Batam atas nama LC. Yang bersangkutan berperan sebagai penyedia high-speed craft (kapal cepat) untuk membawa benih lobster dari perairan Tanjab Timur menuju langsung ke Singapura. Dan (tersangka) ini kita amankan pada tanggal 17 Januari 2021.Kemudian kita kembangkan lagi. Satu tersangka kita amankan di Bogor atas nama AH. AH ini berperan sebagai pemilik barang, penyedia barang benih lobster yang berhubungan langsung dengan pembeli yang ada di Singapura.“Ini masih kami lakukan pengembangan terus yang di Singapur. Saat ini sudah kita amankan 2 tersangka tersebut akan kita lanjutkan dengan proses penyidikan,” tutup Deden.Dari rilis tertulis Polda Jambi, pengungkapan kasus berawal dari penangkapan tersangka inisial K tanggal 17 Desember 2020 oleh anggota sat narkoba Polres Tanjab Timur terkait penyalahgunaan narkoba.Dan kemudian dilakukan pengembangan yang mana selanjutnya kembali mengamankan 2 orang laki-laki inisial A dan A, yang pada saat diamankan mengendarai dari unit kendaraan roda empat tipe Mitsubishi Canter warna kuning.Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersebut ditemukan 27 sterofom yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap isi boks tersebut dan ditemukan benur benih lobster.Dari keterangan, kedua pelaku membawa barang bukti benih lobster tersebut adalah milik seorang laki-laki berinisial R yang telah diamankan di Polres Tanjabtim.(Eko)

Tindakan Langsung Babinsa 1712-02/Pantai Timur, Bagikan Masker di Masa PPKM, Upaya Memberikan Kesadaran Kepada Warga

IMG-20210205-WA0119.jpg

SARMI (benuanews.com) — Kesadaran masyarakat terhadap peningkatan protokol kesehatan dalam masa PPKM (Pemberalakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) guna memutus rantai penyebaran covid-19 masih harus diingatkan. Hal ini menjadi tugas para aparat di kewilayahan untuk terus menerus melaksanakan sosialisasi dan tindakan langsung secara nyata di lapangan wilayah binannya.

Seperti halnya apa yang dilakukan oleh para Babinsa Koramil 1712-02/Pantai Timur Kodim 1712/Sarmi, yang tergabung dalam satgas peningkatan protokol kesehatan sudah melakukan kesiapan bersama anggota Polsek Pantai Timur dan para perangkat Muspidis Pantai Timur, adapun rencana kegiatan adalah melaksanakan himbauan dan tindakan langsung pembagian masker kepada warga sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.

Adapun sasaran meliputi para warga yang berkerumun di tempat-tempat keramaian yang tidak bermasker. Masih banyak beberapa didapati para warga yang belum berkesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan tersebut.

Warga yang mendapati nasihat tentu saja dengan senang hati dengan tindakan langsung Babinsa 1712-02/Pantai Timur ini. Selain mendapatkan masker diharapkan para warga sadar setelah mendapatkan himbauan dari Babinsa 1712-02/Pantai Timur dan aparat yang sedang bertugas di lapangan.

Lebih lanjut Danramil 1712-02/Pantai Timur (Lettu Caj Lukas Dimara) mengatakan bahwa tindakan langsung Babinsa 1712-02/Pantai Timur ini adalah upaya kami, kami tidak akan lelah untuk terus menyampaikan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah binaan kami, masih ada beberapa masyarakat yanag enggan menggunakan masker, itu tugas kita bersama untuk memberi pengertian dengan sabar disertai aksi pembagian masker di lapangan. (Adolof/tim)

Jumat Keramat, Dodi Reza Sidak ke Kantor Dinas PUPR dan Dispopar Musi Banyuasin

IMG-20210205-WA0118.jpg

MUSI BANYUASIN (benuanews.com) — Meski hampir seluruh perangkat dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan capaian kinerja yang positif dan menghasilkan trend yang baik, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tak ingin berada di zona nyaman. Evaluasi kinerja pun terus dilakukan Kepala Daerah Inovatif 2020 tersebut.

Jumat (5/2/2021) pagi, suami Thia Yufada ini mendatangi beberapa kantor dinas dan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Mengenakan kemeja batik kerja, Dodi manyasar kantor Dinas PUPR dan Dinas Pemuda Pariwisata dan Olahraga (Dispopar).

“Saya minta betul setiap OPD benahi program masing-masing, kerja itu jangan nunggu orang melapor dulu baru dikerjakan, tapi kita harus inventarisir kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Dodi mengaku, meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun Pemkab Muba melalui Dinas PUPR di tahun 2021 ini tetap memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur.

“Mestinya tahun ini kita nggak bicara lagi pembenahan infrastruktur karena harusnya sudah tuntas tahun 2020, tapi karena kita dihadapkan pada situasi pandemi beberapa program melalui Dinas PUPR harus tertunda. Terpaksa harus kita lanjutkan lagi di tahun 2021 ini. Selain itu, PUPR harus lebih tanggap dengan situasi. Sepanjang tahun 2020 dan awal tahun ini hampir seluruh Indonesia mengalami hujan lebat dan lama. PUPR tetap harus mampu mengatasi situasi tanggap darurat jalan dan jembatan bahkan cegah darurat,” bebernya.

Lanjut Dodi, sama halnya dengan program-program Pemkab Muba melalui Dispopar, ada juga kegiatan tahun 2020 terpaksa harus dibatalkan dan kemungkinan juga akan di reschedule di tahun 2021.

“Ya, seharusnya tahun 2020 kemarin banyak event nasional dan internasional yang digelar di Muba ini, tapi karena COVID-19 jadi harus ditunda. Nah, untuk 2021 ini kita lihat situasi, dimungkinkan Muba akan menjadi tuan rumah Kejurnas Rally, dan beberapa waktu lalu pembalap Rifat Sungkar sudah meninjau secara langsung kesiapan sirkuit SkyLand. Prinsipnya Muba siap,” bebernya.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini mengapresiasi capaian kinerja Dispopar Muba, terlebih mampu meraih prestasi di Ajang Pesona Indonesia (API) Award 2020 meski dalam suasana pandemi COVID-19.

“Siapkan program-program kegiatan yang baik, dan tetap menciptakan inovasi yang berkontribusi positif untuk warga masyarakat Muba,” ucapnya.

Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT mengaku tahun 2021 ini Dinas PUPR telah memetakan prioritas pembangunan di daerah pelosok. “Kita lihat kondisi dan kebutuhan masyarakat, utamanya pembenahan jalan dan jembatan di daerah pelosok akan jadi prioritas,” ulasnya.

Kadispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM menuturkan, selain mempersiapkan diri untuk menggelar event nasional dan internasional, pihaknya juga akan konsen dengan pembenahan venue-venue olahraga di Muba.

“Semoga COVID-19 segera berlalu, agar Muba mampu menyukseskan berbagai event yang dipercayakan oleh para pihak di level nasional maupun internasional,” tandasnya.(Rusdian)

Tersangka Penganiayaan Diamankan Polsek Naga Taman Sekadau

IMG-20210205-WA0112.jpg

SEKADAU (benuanews.com) — Polsek Nanga Taman mengamankan seorang pria berinisial AK (20) terkait peristiwa penganiayaan yang terjadi di kafe di Jalan Taman-Mahap desa Nanga Mentukak Kecamatan Nanga Taman Sekadau.

Kapolsek Nanga Taman Ipda Triyono mengatakan, sebelum kejadian korban yang diketahui berinisial KS (27) bersama temannya memesan minuman di kafe tersebut. Selang beberapa saat kemudian terjadi percekcokan hingga berujung tindakan penganiayaan.

“Awalnya terjadi cekcok antara korban dan pemilik warung yang merupakan kakak tersangka. Saat itu, tersangka berada di dapur, begitu mendengar teriakan kakaknya ia bergegas keluar dan menyerang korban menggunakan paku,” kata Ipda Triyono, Kamis, 4 Februari 2021.

Teman-teman korban sempat melerai kejadian tersebut. Tersangka yang kadung marah kembali ke dapur mengambil parang dan berusaha menyerang kembali. Melihat hal itu, teman-teman korban berusaha lari dan kakak tersangka langsung mengamankan parang yang dibawa adiknya.

“Korban yang sudah luka-luka langsung dibawa ke Puskesmas Nanga Taman untuk mendapat penanganan medis. Ada luka di bagian kepala, wajah dan belakang badannya,” ungkap IpdaTriyono.

Peristiwa penganiayaan tersebut dilaporkan abang korban ke Polsek Nanga Taman. Tersangka diamankan saat hendak bekerja pada Selasa, (2/1). Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, di antaranya sebilah parang dan paku sepanjang 4 inci.

“Kasus ini sudah dilimpahkan ke Polres Sekadau. Tersangka sudah diamankan untuk penyidikan lebih lanjut,” tuturnya. (Nanda)

scroll to top