Pengusaha Randang Zara Audensi dengan Ketua Tim pengabdian Masyarakat LPPM Unand Untuk Pemasaran

IMG-20210307-WA0053.jpg

Padang (benuanews.com) ,- Untuk menyatukan persepsi antara pelaku usaha dan Pembina UKM,pengusaha Randang Zara mengadakan Audensi dengan Ketua Tim pengabdian Masyarakat LPPM Unand Dr Rusmana Ningrat.

Pertemuan di hadiri oleh Rafdinal dan istri sang pemilik Randang Zara dan di hadiri oleh Ketua PEPES Sumbar sebagai pembina UKM Wevy Maritha Istianti.

Dalam pertemua tersebut di bahas berbagai persoalan seperti bagaimana meningkatkan produksi Randang,dan pemasaran Randang yang selama ini masih terkendala karena mewabahnya Covid-19.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat LPPM Unand Dr Rusmana Ningrat dalam arahannya mengatakan agar para produsen Randang Minang yang tergabung dalam Komunitas Randang Minang untuk meningkatkan cita rasa dari Randang itu sendiri.

“Para pengusaha Randang agar bisa meningkatkan kualitas dan cita rasanya agar bisa di terima oleh pasar baik nasional maupun internasional.”ujar Dr Rusmana.

Untuk itu pihak Pengabdian Masyarakat LPPM Unand siap untuk memberikan pendampingan agar Randang Minang ini bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Sementara itu ketua PEPES dan juga Ketua Komunitas Randang Minang Sumatera Barat Wevy Maritha Istianti dalam arahannya meminta kepada Tim Pengabdian Masyarakat LPPM Unand agar tidak bosan memberikan pendampingan kepada anggotanya.

“Kami sangat menaruh harapan kepada pihak LPPM Unand agar membantu anggota kami agar bisa menjadikan Randang Minang sebagai makanan makanan yang di sukai oleh seluruh lapisan masyarakat,dengan cara peningkatan cita rasa dan kemasan yang menarik sehingga bisa di terima oleh pasar” lanjut wanita 2 anak ini.

Masih kata Wevy, anggota Komunitas Randang Minang masih banyak yang butuh bantuan agar bisa meningkatkan produksinya dan bersaing dengan produk dari Malaysia yang katanya mengakui Randang sebagai makanan khas negaranya.

Rafdinal pengusaha Randang Minang sangat berharap agar LPPM Unand memberikan pendampingan kepada pengusaha seperti dirinya.

“Saya berharap agar LPPM Unand tidak bosan-bosannya membantu kami,baik dari segi mutu produksi maupun bantuan permodalan,agar kami bisa tetap eksis menjalankan usaha kami”ujar Rafdinal yang di dampingi istri tercintanya Zarnetty.

Dengan adanya pendampingan dari LPPM Unand mudah2an bisa meningkatkan kualitas produksi yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan para pengusaha Randang itu sendiri.

Di akhir pertemuan Dr Rusmana berjanji akan berusaha untuk terus memberikan pendampingan dan mencarikan jalan keluar untuk permasalahan klasik yang selama ini di alami oleh pelaku usaha Randang. (Mr)

Upaya Polres Tanjab Barat Cegah Karhutla hingga Sambang Bermalam Dirumah Warga di Pengabuan

IMG-20210307-WA0021.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)-Polda Jambi melalui Polres Tanjab Barat terus melakukan upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan untuk berkebun dengan tidak membakar sehingga tidak terjadi nya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, dalam upaya pencegahan Karhutla itu. Kali ini Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro bersama anggota kembali menggelar upaya kunci mitigasi Karhutla dengan motto polisi membumi sambang lokasi kelompok Pak Janggut, Jum’at (5/3/2021).

Sekaligus peninjauan hasil formula pengolahan tanah lahan gambut dan edukasi membuka lahan ramah lingkungan dengan tidak membakar lahan di Rt. 05 Ujung Jadam Desa. Sungai Baung Kec. Pengabuan.

“Tujuan dari kegiatan sambang dan bermalam sebagai bentuk pendekatan membumi guna mengevaluasi sejauh mana Mindset budaya membakar yang sudah berubah serta mendengarkan keluhan dari anggota kelompok terkait masalah serta hambatan para petani ini,” ujarnya.

Menurutnya, program ini juga memberikan edukasi cara pembuatan pupuk kompos sebagai kearifan lokal yang dilestarikan dan proses penyuburan tanah lahan gambut sebagai alternatif agar tidak membakar lahan dan pemanfaatan hasil limbah lahan bernilai guna, bermanfaat dan menyuburkan lahan sehingga ada nilai ekonomis.

“Pok Pak Janggut dan 22 pengikutnya sepakat menghilangkan budaya buka lahan dengan membakar karena hal tersebut membuat tanah tidak subur serta melanggar hukum,” jelasnya.

Sebelumnya dalam kegiatan itu, Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro bersama rombongan juga menyalurkan bantuan sosial dan obat kepada H. Palilek Als Pak Janggut, mulai dari 2 buah Caps penyemprot hama, Senter, Obat-obatan dan Vitamin.

8 botol madu hasil ternak lebah,, sembako, Bibit Cabe, bibit tomat, bibit jagung, Masker, perlengkapan pembuatan pupuk kompos sebagai kearifan lokal solusi permanen cegah Karhutla (mengubah limbah tanaman menjadi pupuk).

Kemudian, Polres Tanjab Barat bersama Petani meninjau hasil olah lahan dan menanam bibit kacang, memberdayakan Sarpras Polri Chain Saw untuk memotong ranting pohon yang tumbang serta mengedukasi memanfaatkan limbah lahan gambut yang ada di lokasi diolah dengan cara mudah menjadi pupuk kompos.

Selanjutnya, Polres Tanjab Barat bersama rombongan juga memasak dan makan bersama di pondok H. Palilek Als Pak Janggut.
(Red)

Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Kabupaten Simalungun; KPK Akan Turun Periksa Dana Desa ke Simalungun

IMG-20210307-WA0045.jpg

Simalungun (v
benuanews.com) — Berdasarkan temuan BPK,Komisi Pemberantasan Korupsi((KPK) akan turun ke Kabupaten Simalungun untuk memeriksa anggaran Dana Desa yang dikelola oleh para Pangulu untuk laporan pertanggungjawaban kegiatan dana desa.

“KPK yang nanti akan turun langsung,jangan sampai ada pangulu yang terjerat kasus Korupsi dana desa.Pelaksanaan anggaran dan laporan tersebut harus di selesaikan,” Ujar Junita Veronica Munthe politisi PDIP kepada para pangulu pada saat Kunjungan Kerja diruang Harungguan kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun SUMUT.Jum’at (05/03/2021) pukul 13.30Wib.

Selain itu,DPRD Simalungun Komisi A menghimbau kepada para pangulu ,agar Rencana Anggaran Belanja(RAB) supaya terpampang di tiap-tiap kantor pangulu sehingga masyarakat percaya terhadap kinerja pemerintahan Nagori.” Himbau Junita.

Kegiatan dihadiri oleh anggota DPRD Komisi A Benfri Sinaga,Dinas Inspektorat Kabupaten Simalungun,Dinas DPMN Kabupaten Simalungun,Camat Maryaman Samosir dan para pangulu Se-Kecamatan Jorlang Hataran serta para Pendamping Desa.(Dedi S)

Di Pemalang, Sebuah Minibus Tertimpa Pohon Tumbang, 4 Orang Meninggal Dunia

IMG-20210307-WA0034.jpg

PEMALANG (benuanews.com) – Sebuah pohon tumbang dan menimpa kendaraan minimbus yang melintas di jalan utama penghubung Semingkir, Randudongkal – Pemalang, akibatnya 4 orang penumpang meninggal dunia, Sabtu (6/3/2021).

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan, pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (6/3/2021) Sore.

“Di waktu bersamaan, sebuah kendaraan minibus sedang melintas dari arah selatan ke utara, sehingga tertimpa pohon tumbang yang berada di kiri jalan tersebut,” jelas Kapolres.

AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan, kendaraan minibus yang membawa 8 orang penumpang tersebut merupakan rombongan keluarga yang berasal dari Cilongok, Banyumas.

“Kecelakaan tersebut mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat dan 2 orang luka ringan,” jelas Kapolres.

Seluruh penumpang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mardhatillah Randudongkal.

“Keempat jenazah korban sudah dijemput keluarga dari Banyumas,” jelas Kapolres.

Kapolres Pemalang mengungkapkan, Polres Pemalang telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut.

“Rencananya, pohon besar yang berada di tepi jalan Semingkir Randudongkal akan ditebang untuk mengantisipasi kejadian serupa,” imbuh Kapolres.

Selain itu, Polres Pemalang akan memasang banner imbauan kamseltibcarlantas untuk pengemudi kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

“Harapannya, pengemudi yang melintas lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut,” harap Kapolres. (AN)

scroll to top