Full Post Style
Kunjungan Orang Nomor 2 Di Kogabwilhan III, Tingkatkan Moril Prajurit Yang Bertugas Di Papua
Papua – Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P beserta pejabat Kogabwilhan III melaksanakan kunjungan kerja ke Timika Papua.
Kunjungan ini dimulai pada Senin 14/6/21 di Lanud YKU Timika dilanjutkan ke Lanal Timika. Selasai mengunjungi dua pangkalan TNI tersebut, Kaskogabwilhan III dan rombongan meninjau lahan Markas Kogabwilhan III yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Dalam kesempatan ini Kaskogabwilhan III dan rombongan juga berkunjung ke Kodim 1710/Mmk dan meninjau kesiapan satgas operasi TNI-Polri, yakni Satgas Nemangkawi dan Satgas Pinang Sirih di beberapa tempat.
Tidak lepas dari kunjungan kerja ini, Kaskogabwilhan III pada Kamis, 17/6/21 beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Prajurit TNI yang sedang melaksanakan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) di PT Freeport Indonesia tepatnya di area penambangan (Grassberg) distrik Tembagapura kabupaten Mimika.
Saat mengunjungi PT Freeport ini Kaskogabwilhan III dan rombongan juga menerima paparan singkat tentang area dan sejarah pertambangan PT Freeport Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Rachmad (General Foremant SRM).
Turut serta dalam kunjungan tersebut
Brigjen TNI Stepanus Mahury (Ir kogabwilhan III),
Marsma TNI Marsudiranto W., M.Tr. Han (Kapoksahli Koganwilhan III), Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha, S.E (Asops Kogabwilhan III) Kolonel Lek Kuat Sitanggang , M.Si. (Han) (Askomlek Kogabwilhan III), Kolonel Cpl Candra Nugraha, S.I.P. (Waaslog Kogabwilhan III), Kolonel Laut (P) Tatang, CHRMP (Waasspotwil Kogabwilhan III), Kolonel Sus Tri Priyo Widodo, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro, Kolonel Inf Indrama Bodi, S.Pd. (Dansatgas Pamobvitnas kogabwilhan III), Kolonel Mar Umar Hidayat (Wadansatgas Pamobvitnas kogabwilhan III), Letkol Laut (P) Deni Indra (Danlanal Timika), Letkol Inf Sihar Nababan, S.E.,
Letkol Inf Tunggul Jati.(Kogabwilhan III)
Satgas Pamtas Yonif 403/WP Mempererat Hubungan Dengan Warga Binaannya Melalui Anjangsana di Wilayah Perbatasan RI-PNG
PEGUNUNGAN BINTANG, – Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., bersama Dankipur III Poskoki Oksibil Lettu Inf Imam Musta’in mengunjungi salah satu desa binaan Pos Oksibil yaitu Kampung Banumdol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulis di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat, (18/06/2021).
Dansatgas mengungkapkan, Selain mengamankan perbatasan negara, tugas pokok Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista adalah melaksanakan pembinaan teritorial terhadap warga binaannya salah satunya dalam bentuk anjangsana, ini adalah ajang untuk mengajak warga setempat agar lebih dekat dengan Satgas dan diharapkan dengan kedekatan ini warga dan prajurit dapat saling bekerja sama dan saling melengkapi dalam menghadapi kendala-kendala yang ada.
“Dalam kegiatan anjangsana ini prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Oksibil bersilaturahmi mendatangi rumah-rumah warga dan tempat berkumpul warga binaanya, selain untuk meningkatkan rasa persaudaraan kegiatan ini juga sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran, memberi saran masukan serta komunikasi untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi warga,” ucap Dansatgas.
Ditempat terpisah, Dankipur III Poskoki Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Imam Musta’in menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana yang dilakukan kali ini bersama Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista tujuannya adalah untuk mendengar dan melihat secara langsung apa yang menjadi keluhan, kesulitan dan kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan, serta melalui anjangsana ini juga Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Oksibil dapat lebih akrab dengan masyarakat sehingga mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat salah satunya adalah di bidang kesehatan dengan diketemukannya beberapa warga yang sakit, dengan demikian Tim Kesehatan Pos Oksibil dapat mengambil langkah lebih awal sebagai bentuk preventif dalam mengobati warga yang sakit.
“Kami bersama Bapak Dansatgas merasa sangat senang dapat berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat sekitar dan melihat keadaannya dilapangan, sehingga melalui anjangsana ini kami mengetahui bahwa masih ada beberapa warga kampung Banumdol yang mengalami kendala di bidang kesehatan salah satunya adalah penyakit gatal-gatal yang diakibatkan oleh jamur, penyakit flu dan batuk serta demam panas yang menimpa orang dewasa juga diare yang menimpa anak-anak, maka dengan cepat tim kesehatan kami melakukan pemeriksaan dan pengobatan dikediaman warga tersebut,” kata Imam.
Sejalan dengan itu, salah satu Warga kampung Banumdol Distrik Oksibil Bapak Marten Kasibmabin (44) menyampaikan rasa syukur dan trimakasihnya kepada Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Poskoki Oksibil atas kunjungannya secara langsung ke rumah-rumah warga serta tempat berkumpul warga sehingga kedekatan dengan warga semakin baik dan warga semakin simpatik karena selain dapat bertukar pikiran warga juga mendapatkan pelayanan medis dan pengobatan di tempatnya.
“Kami berharap dengan kedatangan bapak Komandan dan bapak-bapak TNI Pos Oksibil masyarakat menjadi terbantu, dan akses pelayanan kesehatan bagi warga kampung ini juga dapat dirasakan langsung, semoga masyarakat semakin simpatik atas kedatangan bapak-bapak TNI kerumah-rumah warga serta tempat berkumpul warga, dan hubungan warga dengan Satgas Yonif 403 semakin harmonis.” Ungkapnya. Tim
Patuhi Protokol Kesehatan, Rakercab PDI Perjuangan se-Kalbar Digelar secara Virtual
PONTIANAK – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tengah berlaku di sejumlah daerah di Kalimantan Barat tidak menghalangi pengurus DPC PDI Perjuangan se-Kalimantan Barat untuk menyelenggarakan kegiatan partai. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan penerapan protokol kesehatan secara ketat, pengurus partai berlambang banteng moncong putih itu tetap mengadakan kegiatan, salah satunya Rapat Kerja Cabang (Rakercab).
Digelar secara serentak mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2021, Rakercab PDI Perjuangan se-Kalbar dilaksanakan dengan menyebar peserta di banyak tempat. Melalui aplikasi Zoom, pertemuan tahunan itu memungkinan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang menjadi peserta untuk tetap berada di daerahnya masing-masing, sementara pengurus DPC disebar di berbagai PAC. Cara ini dilakukan untuk mencegah peserta berkerumun di satu tempat sehingga membuka peluang terciptanya klaster penyebaran Covid-19.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus yang mengikuti Rakercab dari Hotel Golden Tulip Pontianak menyatakan bahwa masa pandemi membuat hampir semua orang menjadi akrab dengan pertemuan virtual. Bagi PDI Perjuangan, lanjut dia, penerapan teknologi menjadi suatu keharusan agar kegiatan partai tidak berhenti dilakukan meskipun pandemi masih berlangsung.
“Karena situasi Covid, apalagi beberapa waktu belakangan lonjakannya luar biasa, sekaligus kami memperhatikan imbauan Gubernur Kalbar dan Wali Kota Pontianak terkait kegiatan-kegiatan umum di masa PPKM, maka kami melaksanakan ini (Rakercab) dengan peserta yang bisa disaksikan sendiri kurang dari 40 orang. Dengan pemikiran kegiatan partai tetap bisa jalan, tetapi kami patuh pada protokol kesehatan,” katanya saat dijumpai di Hotel Golden Tulip Pontianak, Jumat (18/6/2021).
Lasarus menambahkan bahwa rapat partai yang diadakan secara virtual sebetulnya mendatangkan banyak sekali manfaat. Sebab menurutnya, selain sudah pasti meminimalkan risiko meluasnya penularan Covid-19, rapat virtual juga lebih hemat dari sisi pembiayaan. Di samping itu, rapat daring yang juga dinilainya turut memberikan dampak terhadap peningkatan literasi digital masyarakat.
Untuk diketahui, Rakercab PDI Perjuangan serentak se-Kalimantan Barat dimulai pada tanggal 18 Juni hingga 20 Juni 2021. Di hari pertama, terdapat lima DPC yang mengadakan Rakercab, yakni Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, dan Kota Singkawang. (nanda)


