Forkopimca Randuagung Gercep Tangani Kasus RTLH, Sikembar Yang Putus Sekolah Akan Kembali Mengejar Mimpi

20260204_154425-scaled.jpg

Lumajang, [4 Februari 2026 ],Benua News.com – Forkopimca Randuagung menunjukkan kecepatan dalam menangani kasus rumah tidak layak huni (RTLH) serta permasalahan anak putus sekolah yang dialami saudara kembar Nurhalima dan Nurhayati, anak almarhum Bapak Alisen dan Ibu Muna beralamat Dusun Umbul Desa Pejarakan Kecamatan RanduagungKabupaten Lumajang Jatim. Kondisi yang mengharukan pada keluarga ini akhirnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Kabar menyebar bahwa kedua anak tersebut terpaksa menghentikan aktivitas belajar setelah ayah mereka meninggal dunia. Selain itu, hunian tempat mereka tinggal bersama Ibu Muna juga tidak layak untuk ditempati, sehingga memperparah kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Ketika dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus ini, Camat yang juga menjabat sebagai Ketua Forkopimca Randuagung, Dra. Mawi Mujayanti, menyampaikan bahwa langkah penanganan sudah segera dilakukan. “Sudah saya laporkan ke Bunda Indah, Bupati Lumajang. Akan dilaksanakan rehabilitasi rumah untuk keluarga Almarhum Alisen. Sedangkan masalah pendidikan anak-anak akan saya koordinasikan dengan Dinas Sosial agar dapat masuk ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA),” jelasnya dengan tegas.

Harapan yang telah lama ditunggu-tunggu pun datang dari pihak pemerintah. Ibu Muna, ibu kandung dari kedua anak kembar tersebut, mengungkapkan harapannya kepada pemerintah Kabupaten Lumajang. “Saya hanya berharap, semoga rumah kami bisa dibangun dengan kondisi yang lebih layak huni untuk kami tempati bersama kedua anak saya,” ucapnya dengan nada penuh harapan.

Sementara itu, Nurhalima dan Nurhayati yang merasa sangat terharu dengan perhatian yang diberikan, menyampaikan kegembiraannya karena akan bisa kembali mengejar pendidikan. “Kami sangat senang dan juga terharu, karena nanti bisa sekolah lagi seperti teman-teman lainnya,” tutur kedua saudara kembar tersebut dengan wajah penuh senyum.

Langkah cepat yang dilakukan Forkopimca Randuagung menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menangani permasalahan masyarakat yang membutuhkan, terutama terkait akses hunian layak dan hak anak terhadap pendidikan. Proses rehabilitasi rumah serta penempatan anak-anak di LKSA diperkirakan akan segera dilaksanakan setelah koordinasi yang lebih mendetail dengan berbagai instansi terkait selesai dilaksanakan.

 

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top