Diduga Demi Meraup Keuntungan, Dapur SPPG Tambakbaya Salurkan Menu Tak Layak untuk 3 Hari

IMG-20260224-WA0056-1.jpg

Lebak Tambakbaya Benuanews.com – Dugaan penyajian menu yang dinilai tidak layak kembali mencuat di Dapur SPPG Tambakbaya, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jurnalkuhp.com, paket makanan yang dibagikan berupa roti tawar, tiga butir telur, serta beberapa buah jeruk disebut-sebut diperuntukkan untuk konsumsi selama tiga hari.

Jika dihitung secara sederhana berdasarkan harga pasaran, total nilai paket tersebut diperkirakan tidak mencapai Rp30.000. Estimasi ini memunculkan tanda tanya besar terkait kesesuaian anggaran dengan kualitas menu yang diterima para penerima manfaat.

Secara kasat mata, beberapa buah jeruk terlihat kurang segar dengan bercak pada kulitnya. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kelayakan konsumsi serta pengawasan dalam proses distribusi makanan.

Menanggapi hal tersebut, Rizki Ardahi selaku perwakilan SPPG Tambakbaya saat dikonfirmasi wartawan Jurnalkuhp.com membenarkan adanya kekurangan satu item dalam paket menu.

“Izin konfirmasi pak, memang kurang satu item saja dan sudah kami konfirmasi kepada seluruh kader posyandu SPPG saya pak. Satu item itu seharusnya ada bubur kacang hijau, air gula merah, sama santan terpisah. Kekurangannya itu ada dalam bahan kacang hijau. Untuk menindaklanjuti pergantian yang kurangnya itu maka dikirimkan lagi hari ini. Untuk kurangnya item akan digantikan dengan kacang telur,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah pihak mendesak agar dilakukan audit serta klarifikasi terbuka terkait standar anggaran dan kualitas menu. Transparansi dinilai penting guna menghindari dugaan adanya praktik yang berpotensi merugikan masyarakat demi meraup keuntungan lebih besar.

Jurnalkuhp.com akan terus menelusuri dan mengawal perkembangan persoalan ini guna memastikan hak-hak penerima manfaat tetap terpenuhi.(Tim/BM)

scroll to top