Bupati dan Kapolresta Tangerang Tanam Jagung Hibrida, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

IMG-20260307-WA0217.jpg

Tangerang Benuanews.com.Upaya penguatan ketahanan pangan kembali dilaksanakan Polresta Tangerang bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/3/2026) di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan. Seperti pada kegiatan sebelumnya, kali ini pun kembali dilaksanakan penanaman bibit jagung hibrida.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Serta diikuti secara virtual oleh jajaran di seluruh Indonesia.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, program penanaman jagung hibrida tersebut merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, wilayah hukum Polresta Tangerang mencakup 19 kecamatan. Oleh karena itu, pihaknya terus memperluas area tanam jagung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan.

“Saat ini kita menjalankan program satu desa dua hektare,” kata Indra Waspada.

Dia menjelaskan, pada pada kuartal pertama tahun 2026, ada penambahan sekitar dua hektare lahan di tiap kecamatan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat agar target swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya.

Dia menjelaskan, komoditas jagung hibrida dipilih karena memiliki potensi hasil yang tinggi serta menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung kebutuhan pakan ternak nasional.

Kapolresta menambahkan, program tersebut tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Kejaksaan, DPRD, kelompok tani, serta masyarakat.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan, penanaman jagung hibrida merupakan langkah proaktif dalam menghadapi dinamika global yang berdampak pada stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan dunia.

Menurutnya, situasi global yang tidak menentu, termasuk konflik internasional dan potensi musim panas ekstrem, harus diantisipasi dengan memperkuat kemandirian pangan di tingkat daerah.

“Karena itu kita harus mandiri secara pangan. Kita juga menggandeng pengusaha dan sektor industri agar ekonomi tetap terjaga,” ujar Maesyal.

Dia juga mengajak para pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan dengan bekerja sama bersama kelompok tani.

Maesyal juga mengapresiasi inisiatif dan inovasi Polresta Tangerang beserta jajaran dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang.

“Semoga dengan ketahanan pangan yang kuat, masyarakat menjadi sehat dan kuat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.(BM)

scroll to top