Avanza Masuk Jurang Pengemudi Serta 2 Penumpang Tewas di Tempat

IMG-20231010-WA0008.jpg

Limapuluh Kota ,-Benuanews.com Kecelakaan tunggal yang terjadi pada hari Selasa (10/10) 2023 sekira pukul 06.00 Wib ,kecelakaan maut tersebut terjadi di jalan Nasional Sumbar – Riau Km 20 Lubuak Bangku jorong Air Putih Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota

Kejadian berawal ketika mobil mini bus Avanza BA 1299 CK yang di kemudikan Riza Afrina (40) melaju dari arah Pekan Baru menuju Payakumbuh ,sesampai di TKP di duga pengendara mini bus Avanza hilang kendali ( mengantuk ) membuat mobil tidak bisa di kendalikan sehingga mobil tersebut terjun ke dalam jurang dengan kedalaman lebih kurang 10 m yang di bawahnya di aliri sungai dengan batu – batu yang cukup besar .

Tiga penumpang yang berada di dalam bus tersebut di duga mengalami luka parah dan nyawa ketiganya tidak tertolong ,sehingga ke tiga orang tersebut di nyatakan tewas di tempat Riza Afrina pengemudi mobil tersebut merupakan warga Talago Kenagarian Vll Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota ,sedangkan satu penumpang lainnya Asri (62) yang beralamat di Padang Bungo Nagari Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota , juga di nyatakan meninggal dunia ,kemudian Afrow (39) juga di nyatakan meninggal dunia, warga Tanjuang Simantuang Nagari Situjuah Gadang Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Limapuluh Kota

Usai kecelakaan maut yang merenggut tiga nyawa tersebut,sopir serta dua penumpang mini bus Avanza tesebut segera di evakuasi oleh tim SAR Limapuluh Kota ,dan personil TNI juga kepolisian selajutnya ketiga jenazah korban di bawa ke rumah sakit Adnan WD Payakumbuh .

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricardo Condrat Yusuf melalui kasat lantas Iptu Omrizal menyatakan kecelakaan maut tersebut terjadi sekira pukul 06.00 WIB , Iya benar telah terjadi kecelakaan tunggal ,sehingga mengakibatkan sopir dan dua penumpangnya tewas di tempat kejadian ,di duga sopir mengantuk sehingga mobil hilang kendali ,dan terjun masuk jurang yang bawahnya merupakan sungai dengan kedalaman lebih kurang 10 m mengakibatkan seluruh body minibus tersebut hancur ringset jelas Omrizal .

Selain itu kasat lantas Iptu Omrizal juga menghimbau kepada pengemudi harus berhati – hati dan waspada ,jangan memaksakan keadaan ,apa lagi nyetir mobil saat mengantuk akan berakibat fatal tukuknya (Julian)

scroll to top