Antisipasi Perang Petasan Usai Subuh, Polsek Mataram Intensifkan Patroli di Majeluk

IMG-20260301-WA0035.jpg

Mataram NTB benuanews.com – Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Mataram melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah serta pemberian imbauan untuk mengantisipasi aksi “perang petasan” yang kerap dilakukan remaja usai waktu Subuh.

Kegiatan tersebut difokuskan di sepanjang Jalan Terusan Bung Hatta, Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Minggu pagi (01/03/2026) mulai pukul 05.00 WITA.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menjelaskan bahwa langkah preventif ini dilakukan oleh Unit Patroli Polsek Mataram yang berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik. Petugas menyisir area yang selama ini kerap dijadikan titik kumpul para pemuda setelah salat Subuh.

“Pagi ini personel kami terjun langsung memantau situasi di kawasan Majeluk dan sekitarnya. Fokus utama kami adalah memberikan edukasi kepada para remaja yang sedang jalan pagi agar tidak menyalakan petasan, apalagi sampai melakukan perang petasan di jalan raya,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas membunyikan petasan di jalan umum sangat berisiko, tidak hanya mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Selain itu, aksi tersebut berpotensi memicu gesekan antar-kelompok pemuda.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Para remaja yang kedapatan berkumpul kami arahkan untuk segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aksi perang petasan maupun gangguan kamtibmas yang menonjol di sepanjang Jalan Terusan Bung Hatta.

Kapolsek menegaskan bahwa patroli serupa akan terus digelar secara rutin, terutama pada jam-jam rawan setelah Subuh maupun malam hari, guna memastikan wilayah hukum Polsek Mataram tetap kondusif dari gangguan petasan, balap liar, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

Dengan langkah preventif ini, diharapkan suasana Ramadan di Kota Mataram tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh masyarakat. (Dv)

scroll to top