Adu Panco Liar di Mataram Timur Dibubarkan Polisi, Respon Cepat Berawal dari Call Center 110

IMG-20260301-WA0066.jpg

Mataram NTB benuanews.com – Aparat gabungan dari Polsek Mataram dan Polresta Mataram bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas keramaian yang mengganggu ketertiban umum di kawasan pemukiman.

Melalui layanan darurat Call Center 110 Polri, warga melaporkan adanya kumpulan muda-mudi yang menggelar lomba adu panco liar di Jalan WR. Supratman, wilayah Mataram Timur, Sabtu malam (28/02/2026) sekitar pukul 22.37 WITA.

Menanggapi laporan tersebut, Unit Sabhara Polsek Mataram yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPDA I KM Putra Adnyana, S.H., langsung meluncur ke lokasi. Penanganan diperkuat dengan sinergi bersama unit Pamapta serta Unit Sabhara Polresta Mataram guna memastikan situasi terkendali.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya tindakan pembubaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan itu dilakukan di jalan umum pada jam istirahat warga sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Kami menerima pengaduan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya kerumunan remaja yang melakukan lomba adu panco liar. Kegiatan tersebut berlangsung di area pemukiman dan dinilai sangat mengganggu ketertiban umum, khususnya warga Mataram Timur,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung mengambil langkah persuasif dengan memberikan imbauan dan edukasi kepada para remaja yang terlibat. Polisi menekankan pentingnya menjaga kondusifitas lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu gangguan kamtibmas maupun menghambat akses jalan warga.

“Layanan 110 adalah wujud respons cepat Polri dalam melayani pengaduan darurat secara gratis selama 24 jam. Kami mengapresiasi masyarakat yang aktif melapor, karena sinergi ini membantu kami mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” tambah Kapolsek.

Setelah diberikan pemahaman, kelompok remaja tersebut membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke rumah masing-masing. Patroli gabungan kemudian dilanjutkan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada aktivitas serupa yang terulang.

Hingga situasi terakhir, kondisi di kawasan tersebut di Kota Mataram terpantau kembali aman dan kondusif.(Dv)

scroll to top