JAMBI.(Benuanews.com)-Kabar duka datang dari aktivitas pertambangan batu bara di wilayah Kabupaten Sarolangun. Seorang sopir dump truck merek Volvo di kabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di area tambang PT MBS, pada Senin (21/04/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi di lokasi tambang yang berada di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial ED, warga Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.
Kecelakaan itu disebut terjadi saat korban tengah menjalankan aktivitas operasional di area tambang. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi lengkap kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Peristiwa ini memicu perhatian publik, khususnya terkait penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan tambang. Pihak terkait, baik dari kepolisian maupun instansi pengawas ketenagakerjaan, didesak segera melakukan pengecekan dan investigasi menyeluruh.
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan apakah operasional perusahaan telah memenuhi standar K3 yang ditetapkan, serta untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.
Kapolsek Mandiangin IPDA Noya saat di konfirmasi belum memberikan keterangan Resmi terkait insiden tersebut.
Hingga berita ini di terbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan PT MBS.
(Zami)