Tigaraksa, Tangerang Benuanews.com – Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, SH., MH., melaksanakan monitoring sekaligus menjadi pembina upacara bendera di SMPS dan SMAS Al Mubarok, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Senin (20/04/2026) pukul 07.50 WIB.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kanit Binmas Polsek Tigaraksa IPTU Sularjo dan diikuti oleh sekitar ±800 siswa. Hadir pula Bapak Saepul Nabawi, S.Pd selaku pengasuh SMAS Al Mubarok serta KH. Ubaidillah Jafar sebagai pimpinan Ponpes Al Mubarok.
Dalam amanatnya, Kapolsek Tigaraksa membacakan pesan Kapolda Banten dengan mengangkat tema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja serta Penyalahgunaan Narkoba”. Ia menegaskan bahwa kedua persoalan tersebut merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan membutuhkan perhatian serta kerja sama dari berbagai pihak, baik keluarga, sekolah, masyarakat, maupun pemerintah.
Kapolsek menyampaikan bahwa tujuan pendidikan tidak hanya sebatas pencapaian akademik, namun juga sebagai proses pembentukan karakter agar siswa menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing.
“Sebagai pelajar, kewajiban utama adalah belajar dengan tekun dan penuh tanggung jawab. Disiplin, jujur, dan kerja keras merupakan kunci untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar AKP I Made Artana.
Ia juga mengungkapkan keprihatinan terhadap meningkatnya kasus kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2025, sebanyak 28,2% pengguna narkoba berasal dari usia 15 hingga 24 tahun, dengan jumlah penyalahguna dari kalangan pelajar mencapai 312 ribu orang.
Menurutnya, masa remaja yang seharusnya menjadi periode pembentukan karakter justru kerap diwarnai risiko akibat pengaruh lingkungan, tekanan sosial, dan kurangnya pengawasan keluarga.
Dalam amanat tersebut, Kapolsek juga memaparkan beberapa faktor penyebab kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, antara lain faktor keluarga, pengaruh lingkungan teman sebaya, media sosial, serta kurangnya edukasi dan pengawasan di lingkungan sekolah.
Ia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan peran masing-masing, khususnya keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak, serta sekolah sebagai tempat yang aman untuk memberikan edukasi dan kegiatan positif bagi para siswa.
Selain itu, Kapolsek juga mensosialisasikan layanan darurat Polri melalui nomor 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian tindak kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas, guna memastikan respon cepat dari pihak kepolisian.
Menutup amanatnya, AKP I Made Artana mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan generasi muda yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat dan lancar serta diharapkan mampu memberikan motivasi dan kesadaran bagi para pelajar untuk menjauhi perilaku menyimpang serta fokus dalam meraih prestasi.(B)