Persahabatan Itu Tidak Bisa Dinilai Dengan Materi “Aweng Tetap Setia Mendampingi Seniornya Berjuang Untuk Sembuh 

IMG-20260310-WA0065.jpg
Payakumbuh,-Benuanews.com Nilai kesetiaan antar kawan tak bisa dibeli dengan uang , apalagi di saat seseorang sedang terpuruk menghadapi badai kesulitan. Kisah nyata ini datang dari dunia pers, di mana seorang rekan wartawan bernama Aweng menunjukkan komitmen luar biasa dengan terus mendampingi dan mengantar seniornya, Bang Anton Cino, yang harus berjuang melawan cedera berat akibat kecelakaan tunggal selama lebih dari sebulan terakhir.
Peristiwa tak terduga menimpa Bang Anton Cino,saat ia hendak pulang ke rumah di Tanjung Pati. Kecelakaan tunggal itu menyisakan dampak memukul, cedera serius menyebar dari pinggang hingga bagian bawah tubuh, dengan tulang bingul yang mengalami pergeseran. Akibatnya, tubuhnya dari bingul ke bawah tak lagi berfungsi normal seperti sebelumnya, membuatnya kesulitan bergerak bahkan  untuk berdiri.tidak mampu.
Perjalanan penyembuhan pun dimulai dengan berbagai upaya ,dari perawatan intensif di rumah sakit, menjalani rontgen, hingga terapi yang harus ditempuh dari Payakumbuh hingga Batusangkar. Namun, seperti yang kita tahu, proses sembuh bukanlah hal yang instan. Setiap kali harus berobat, Bang Anton membutuhkan bantuan ekstra untuk berpindah tempat dan bergerak.
Di sinilah Aweng muncul sebagai sosok penyemangat yang tak pernah lelah bukan hanya satu atau dua kali, ia secara konsisten mengantar sang senior tanpa rasa sungkan, tanpa pernah mengeluh, dan tanpa pamrih sedikit pun. Momen yang paling menyentuh adalah ketika Aweng dengan penuh kesabaran menggendong Bang Anton yang tak bisa berjalan sendiri , sebuah tindakan yang membuat Bang Anton dan orang-orang di sekitarnya, termasuk kalangan wartawan luak 50, merasakan getaran hati  yang mendalam.
Ketika ditanya tentang alasan di balik kesetiaannya yang luar biasa, Aweng memberikan jawaban yang sederhana namun penuh makna. “Kalau kita sesama manusia saja sudah wajib tolong-menolong, apalagi kita berada dalam satu keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) niscaya ucapnya dengan tegas.
Kisah Aweng dan Bang Anton menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kesetiaan antar sesama masih hidup dan berkobar di tengah masyarakat, khususnya di kalangan insan pers. Tak hanya meringankan beban fisik Bang Anton, tindakan Aweng juga memberikan dorongan moral yang tak ternilai bagi sang senior dalam menghadapi perjuangan penyembuhan yang panjang.(lili)
scroll to top