Lewat Program NTB Bicara, Kabagops Polresta Mataram Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

IMG-20260225-WA0116-scaled.jpg

Mataram NTB benuanews.com — Kabagops Polresta Mataram, Kompol Yozana Fajri Sidik, AF.,,SIK., MH.,C.PHr., hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif Program NTB Bicara yang disiarkan langsung oleh TVRI NTB, Rabu (25/02/2026).

Mengangkat tema “Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Ramadhan”, dialog yang dipandu Adji Ismail tersebut membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Mataram selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Dalam keterangannya kepada media, Kompol Yozana menjelaskan bahwa pada kesempatan itu ia memaparkan berbagai langkah yang telah dan sedang dilakukan Polresta Mataram bersama pemerintah daerah serta elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas selama Ramadhan.

Menurutnya, Polresta Mataram telah memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan intensitas patroli rutin dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Selain patroli, pendekatan persuasif juga terus digencarkan melalui kegiatan sambang warga oleh para Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah binaan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan sosialisasi dan imbauan agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menyampaikan laporan melalui call center 110 jika mengetahui adanya gangguan kamtibmas.

“Masyarakat dapat menggunakan fasilitas Online yang ada dalam memberikan informasi terkait gangguan kamtibmas kepada Pihak kepolisian. Melalui Call Center 110 yang disediakan Polri, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan laporan untuk segera ditindaklanjuti, “ucapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa upaya kepolisian tidak akan maksimal tanpa dukungan lintas sektoral dan partisipasi aktif masyarakat.

“Dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat sangat kami butuhkan. Dengan kolaborasi bersama, kamtibmas yang kita harapkan tentu dapat terwujud,” jelasnya.

Kompol Yozana berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tingkat lingkungan terkecil dapat terus diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.(Dv)

scroll to top