*Hadiri Penutupan Pelatihan Muballigh Muda, BKPRMI Sulsel Apresiasi Kolaborasi DDI Masamba dan BKPRMI Luwu Utara*

Screenshot_20260218_232044.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Direktur Wilayah (Dirwil) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Riswan, menghadiri Penutupan Pelatihan Muballigh(ah) yang digelar atas kolaborasi apik antara Pengurus Daerah (PD) DDI Masamba dan DPD BKPRMI Kabupaten Luwu Utara.

Acara Penutupan Pelatihan Muballigh(ah) digelar pada Sabtu (14/2/2026), di MIS Al Ikhlas Balebo, Kecamatan Masamba.

Acara penutupan yang berlangsung penuh khidmat ini sekaligus menjadi momentum penting bagi seluruh pihak terkait dalam upaya penguatan kapasitas dakwah untuk para muballigh(ah) atau da’i muda yang ada di wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Dalam sambutannya, Dirwil LPPSDM DPW BKPRMI Sulsel, Muhammad Riswan, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pelatihan Muballigh yang dinilai strategis dalam mencetak kader muballigh dan muballighah muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Era digital seperti saat ini pastinya sangat membutuhkan kreativitas, keteladanan akhlak, serta kemampuan menyampaikan pesan Islam secara santun dan mencerahkan,” kata Riswan.

Riswan menyebutkan, para peserta yang mengikuti Pelatihan Muballigh ini adalah calon pelopor dakwah masa depan. Untuk itu, kata dia, dibutuhkan kolaborasi antarlembaga keagamaan untuk menciptakan iklim dakwah yang sejuk dan mencerahkan.

“Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih atas terbangunnya kolaborasi apik antara DDI Masamba dan BKPRMI,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, pelatihan ini mengusung tema “Peran Muballigh dan Muballighah sebagai Pelopor Dakwah Kreatif di Era Digital”.

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, 12 – 14 Februari 2026, dan dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Ikhlas Balebo, Masamba.

Pelatihan ini diikuti 212 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA, hingga SMK. Selama kegiatan, peserta dibekali materi penguatan keislaman, teknik bicara di depan umum, dan strategi pengemasan dakwah kreatif melalui media digital.

Turut hadir dalam acara penutupan, Ketua BKPRMI Luwu Utara Andi Lalak, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Mujahidin DDI Masamba, para kepala sekolah dan pendamping dari masing-masing lembaga peserta.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pendidikan pesantren dan organisasi kepemudaan Islam dalam upaya menyiapkan generasi muballigh dan muballighah yang berilmu, berakhlak, serta mampu berdakwah secara kreatif dan relevan di era digital. (Hasdir Anwar/LH)

scroll to top