JAKARTA-Benuanews.com-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat sektor perkebunan sebagai salah satu pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian di daerah, khususnya di Luwu Utara.
Langkah terbaru, Pemda Kabupaten Luwu Utara menjajaki kerja sama strategis dengan salah satu perusahaan baja nasional untuk pengadaan alat pertanian berkualitas tinggi bagi para petani lokal. Perusahaan dimaksud adalah Krakatau Steel.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjawab tantangan mekanisasi perkebunan di Kabupaten Luwu Utara dengan menyediakan perangkat dan alat yang lebih tahan lama, efektif, efisien, berkualitas tinggi, serta sesuai dengan standar nasional.
Penjajakan kerja sama ini ditandai dengan pertemuan Bupati Andi Abdullah Rahim, dan Direktur Komersil PT. Krakatau Steel, Hernowo, di Kantor Krakatau Steel, Jakarta, Selasa (10/2). Pertemuan ini diinisiasi oleh Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawi Indonesia (AKPSI).
“Kita berharap, dengan adanya kerja sama ini dapat memasok alat pertanian berkualitas tinggi ke Kabupaten Luwu Utara untuk dapat digunakan oleh para petani lokal kita,” kata Bupati Andi Rahim dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Umum AKPSI tersebut.
Ia mengatakan, petani mesti diberi alat yang berkualitas untuk menopang pekerjaannya. “Dengan menggandeng pakar industri baja nasional, kita menjamin bahwa alat yang disalurkan nanti memiliki durabilitas tinggi guna meningkatkan hasil pertanian kita,” ujarnya.
Kerja sama ini, kata Bupati, juga akan memberikan dampak positif terhadap eksistensi para pelaku usaha di Luwu Utara, khususnya UMKM, karena akan mendapatkan peluang besar untuk menjalin kerja sama dengan memanfaatkan produk-produk tersebut.
“Kita juga berharap, kerja sama seperti ini dapat terus kita lakukan dengan industri kita sendiri, dan ke depan kita juga akan memperkuat peran BUMN dalam upaya untuk membangun daerah kita,” terang alumnus Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin ini.
Bupati menyebutkan, Krakatau Steel memiliki banyak anak perusahaan yang menangani tentang kawasan industri, pengembangan pelabuhan, serta produk hilirisasi baja yang dapat digunakan, seperti alat-alat pertanian yang biasa digunakan petani.
Dikatakannya, kerja sama dengan Krakatau Steel ini tentunya akan membuka peluang baru bagi Luwu Utara untuk mendorong agar industri nasional ini makin kuat dan makin berperan penting dalam pembangunan di daerah, khususnya di Bumi La Maranginang.
“Krakatau Steel ini merupakan BUMN yang bergerak dalam industri baja nasional, dan memiliki banyak anak perusahaan dalam dunia industri. Nah, dengan kerja sama ini bisa membuka peluang kita untuk bersinergi pada sektor-sektor industri,” pungkasnya. (LHr#)