
MUARA ENIM – Pipa gas yang diduga milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mengalami kebocoran di Desa Gunung Raja, kecamatan Empat Petulai Dangku, kabupaten Muara Enim, Pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026. Informasi kejadian ini bahkan viral di sejumlah platform media sosial, Instragram, termasuk TikTok, dan Facebook.
Berdasarkan pemberitaan di media sosial dan berita online, awak media ini mencoba menyelusuri kebocoran tersebut, pengakuan warga sekitar, yang tak ingin namanya disebutkan. Mengatakan sekitar pukul 10.00 WIB. Pipa gas yang berada tidak jauh dari permukiman warga ini mengeluarkan bau gas yang menyengat, dan menyebar sangat cepat sampai ke desa mereka, “Ungkapnya
Pantauan awak media ini, Bau gas. PT Pertamina ini, menyebar sampai ke Dusun III Desa Gunung Raja. Kondisi tersebut memaksa warga membatasi aktivitas sehari-hari, termasuk memasak, karena khawatir memicu kebakaran atau ledakan. Bau gas yang menyengat ini, masih tercium di sejumlah titik. Warga memilih berjaga jaga dan menunggu kepastian penanganan, dari pihak PT Pertamina, berharap tidak terjadi lagi insiden yang membahayakan keselamatan warga sekitar
Warga berharap pihak, PT Pertamina bertanggung jawab dengan kejadian ini, dan segera bertindak cepat, sebelum menimbulkan korban jiwa, kalau sumber kebocoran, diakibatkan diduga oleh pipa line yang sudah tua, dan tidak layak oprasi segera cepat diganti, pintanya warga masyarakat sekitar mengatakan sebut saja, namanya. Mr X, meminta agar segera cepat diganti kalau tidak layak oprasi lagi, agar menjamin keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar jalur pipa gas ini, Katanya yang agak kesal
Kilas balik kejadian bocornya pipa line PT Pertamina, yang bocor di beberapa wilayah kerjannya perusahaan, di Sumatera Selatan ini. Seperti di Muara Enim, dan Pali. Serta tempat yang lainnya, seharusnya jadi pelajaran bagi pihak PT Pertamina, untuk memperbaiki apakah Pipa line ini, sudah tua, yang seharusnya diganti, Tapi belum diganti. Jangan sampai memakan korban jiwa kedepannya, baru ada respon turun kelapangan.
Produksi minyak PT Pertamina Zona 4 pada tahun 2025 mencapai 27.643 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi gas juga meningkat menjadi 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Peningkatan produksi ini didorong oleh penambahan data 3D seismic, strategi pengembangan lapangan yang agresif, dan penerapan teknologi seperti batch drilling on yang lebih efisien
(Rado,L)