PEREMPUAN SEBAGAI PELINDUNG BUMI YANG SUDAH TUA – TIDAK HANYA BERBAKTI SESAMA, TAPI JUGA LINGKUNGAN

IMG-20251212-WA0291.jpg

Lumajang ,Benua News.com – Bumi kita yang semakin tua dan munculnya banyak bencana besar di berbagai daerah Indonesia, seperti banjir di Aceh, Medan, dan beberapa wilayah lainnya, menjadi pemicu kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam melestarikan lingkungan. Dalam konteks itu, Ihza Regita A.Md.log, sebagai Bendara Pertanian Indonesia, bersama dengan Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I. (anggota Dewan Perwakilan Daerah RI), menyampaikan pesan krusial bahwa menjadi perempuan tidak hanya berarti harus bermanfaat kepada sesama, tapi juga kepada lingkungan yang memberi naungan hidup.

“Siapa lagi yang akan menjaga bumi kita kalau bukan kita sendiri?” ujar Dr. Lia Istifhama dalam diskusi yang diadakan baru-baru ini. Dia menekankan bahwa peran perempuan dalam kelestarian lingkungan sangat signifikan, mulai dari membangun kebiasaan gaya hidup ramah lingkungan di lingkup keluarga, hingga terlibat aktif dalam gerakan pemeliharaan alam di masyarakat.

Sementara itu, Ihza Regita yang telah lama terlibat dalam upaya melestarikan hutan dan penanaman pohon, menambahkan: “Satu pohon saja dapat menyelamatkan banyak jiwa. Kita tidak boleh menunda waktu – tanam sekarang, sebelum terlambat.” Upaya yang dia lakukan termasuk memfasilitasi penanaman pohon di berbagai daerah dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat hutan bagi ekosistem.

Keduanya berharap, pesan ini dapat menggerakkan lebih banyak perempuan untuk turut berpartisipasi dalam upaya melestarikan alam, sehingga bencana yang terjadi tidak semakin parah dan generasi mendatang dapat menikmati bumi yang sehat dan lestari.

 (M.HADI)

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top