- Home
- Full Post Style

Cilegon Benuanews.com Dalam upaya memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga situasi wilayah tetap aman, damai dan kondusif sepanjang waktu, Personil Polsek Purwakarta kembali melaksanakan kegiatan patroli dialogis rutin di seluruh titik strategis jalanan dan pusat keramaian di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026) sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan patroli, personil bergerak menyusuri jalan-jalan utama, kawasan perdagangan, tempat kuliner, serta pusat keramaian warga yang menjadi titik rawan dan sering dikunjungi masyarakat. Melalui metode patroli dialogis, petugas tidak hanya berpatroli secara fisik, tetapi juga berhenti dan berinteraksi langsung dengan warga, pedagang, pengendara, serta petugas keamanan setempat.
Dalam setiap pertemuan, personil menyampaikan himbauan kamtibmas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, saling mengawasi, dan waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, juga disampaikan informasi mengenai layanan Call Center Polri 110 agar warga mudah mengakses bantuan jika dibutuhkan.
Kapolsek Purwakarta, IPTU Sukanda, menegaskan bahwa patroli rutin adalah kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan dan menjaga ketenteraman warga.
“Kami melakukan patroli ini baik siang maupun malam hari, karena keamanan tidak boleh berhenti. Tujuannya sederhana: memberikan rasa aman bagi warga, sekaligus menjadi peringatan bagi siapa saja yang ingin melanggar hukum. Dengan kehadiran kami yang terlihat dan nyata, kami ingin meyakinkan warga bahwa Polri selalu ada dan siap melindungi kapan saja,” ujar IPTU Sukanda.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara personil kepolisian dan warga sangat penting. Semakin aktif warga berperan serta menjaga lingkungan, semakin kuat pula pertahanan keamanan wilayah.
Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K.,

Labuhanbatu Utara | Benuanews.com – Kasus penganiayaan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Sejumlah terduga pelaku yang berstatus terlapor dan belum ditahan, kini kembali beraksi melakukan penganiayaan brutal terhadap seorang pekerja kebun kelapa sawit di Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).Peristiwa berdarah ini terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Blok C lahan Kelompok Tani Perkebunan Kelapa Sawit milik Drs. Robert Aritonang. Korban, Muhammad Ilham (35), mengalami luka bacok di tangan kiri, memar di tangan kanan, serta luka di bagian kepala sebelah kiri.Menurut keterangan korban, penyerangan terjadi secara tiba-tiba saat ia dan rekannya sedang melakukan pengecekan lahan. Korban mengenali beberapa pelaku yang menyerangnya, yang ternyata merupakan residivis kambuhan.“Beberapa pelaku saya kenali, di antaranya TS alias Hercules (residivis kasus pengancaman) dan HG (residivis kasus penganiayaan). Keduanya dulu pernah dipenjara selama lima bulan,” ujar Ilham.Selain kedua residivis tersebut, korban juga menyebutkan keterlibatan pelaku lain berinisial MT, AN, serta dua orang bermarga Silalahi dan Sihombing.Ironisnya, aksi kekerasan kelompok ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada Sabtu (23/5/2026) lalu sekitar pukul 15.30 WIB, kelompok yang sama juga menganiaya pekerja lain bernama Nawawi di lokasi yang sama.Kejadian pertama tersebut sebenarnya telah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu dengan Nomor: LP/B/752/V/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA. Namun, karena para terlapor tidak kunjung ditangkap dan masih bebas berkeliaran, mereka akhirnya kembali melakukan tindak pidana serupa.Saat dikonfirmasi mengenai kejadian berulang ini, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Muhammad Jihad Fajar Balman, S.Tr.K., S.I.K., meminta agar korban yang baru segera membuat laporan polisi.“Untuk laporan polisi yang pertama (LP/B/752) sudah kita progres,” jelas AKP Muhammad Jihad Fajar Balman singkat.Di sisi lain, pemilik lahan, Drs. Robert Aritonang, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas dan nyata. Ia mengaku sudah mengirimkan permohonan perlindungan hukum langsung kepada Kapolres Labuhanbatu dan Kapolda Sumatera Utara karena pekerjanya terus diintimidasi.“Berkali-kali pekerja kami dianiaya dan diancam. Sebagai warga negara yang taat hukum, setiap kejadian selalu kami laporkan. Kami berharap ada ketegasan dari Polres dan Polda. Jangan sampai masyarakat menilai para pelaku ini kebal hukum,” tegas Robert. (*)

Tangerang Benuanews.com Aparat Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang mengecek lokasi yang diduga dijadikan ajang sabung ayam di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/6/2026).Pengecekan itu sebagai tindak lanjut atas informasi yang diterima. Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, begitu menerima informasi, personel langsung bergerak menindaklanjuti.“Untuk memastikan informasi tersebut dilakukan pengecekan,” kata Humaedi.Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi yang diinformasikan, tidak ditemukan aktivitas sabung ayam. Pengecekan juga dilakukan di sekitar lokasi. Namun kegiatan sabung ayam tidak ditemukan.“Sejak 6 bulan lalu, ketika kami melakukan penindakan, sudah tidak ditemukan kegiatan sabung ayam di lokasi tersebut,” ujar Humaedi.Meski demikian, Humaedi tetap mengapresiasi informasi yang diberikan. Dia juga mendorong masyarakat melapor apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.

LEBAK Benuanews.com – Kegiatan Sambang dan mengajak berkomunikasi dengan masyarakat merupakan salah satu cara Bhabinkamtibmas Polsek Sobang Polres Lebak Polda Banten, untuk mendekatkan diri dengan warga masyarakat yang ada di Desa Sukajaya Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak, Minggu 07-6-2026Dalam giat sambang yang dilaksanakan oleh Bripka Ferry Septianto mengajak masyarakat untuk bersama – sama menjaga keamanan
di lingkungan tempat tinggalnya.Kapolres Lebak AKBP HERFIO ZAKI, S.I.K , M.H melalui Kapolsek Sobang IPTU Hariyanto, mengatakan bahwa kegiatan sambang warga tersebut rutin dilaksanakan oleh anggotanya yang di tunjuk sebagai Bhabinkamtibmas di tiap desa binaannya untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya harkamtibmas.Dalam situasi yang berkembang, sambang di laksanakan langsung bersentuhan dengan masyarakat di lapangan adalah, sebagai bentuk usaha Kepolisian agar lebih mendekatkan diri Polisi dengan masyarakat.“Yang terpenting, sambang ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, kemitraan serta kedekatan antara polisi dan masyarakat, agar terjalin komunikasi yang baik”, tutur Kapolsek Sobang.