- Home
- Full Post Style

Padang Pariaman (benua) – Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kekompakan TNI dan Polri di Provinsi Sumatera Barat, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH bersama Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada melaksanakan olahraga bersepeda santai (gowes) bersama.Gowes kali ini, dilaksanakan dengan menempuh jarak dari Kota Padang menuju Malibo Anai Kab. Padang Pariaman, Sabtu (4/7) pagi.“Ini bentuk sinergitas antara Polri dan TNI di Sumbar. Selain itu, gowes bersama ini juga untuk menjaga kesehatan,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto.Sebelum tiba di Malibo Anai, rombongan singgah dan istirahat sejenak di Polsek 2X11 Enam Lingkung.Kapolres Padang Pariaman, AKBP Dian Nugraha HBWPS, SH. S.Ik langsung menyambut dengan bahagia Kapolda Sumbar beserta rombongan di Mapolsek 2X11 Enam Lingkung. Sambil beristirahat, rombongan menikmati hidangan yang telah sediakan oleh Polres Padang PariamanTidak berselang lama, rombongan pun melanjutkan perjalanan bersepedanya kembali ke Malibo Anai. Tidak ketinggalan juga, Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha beserta Dandim 0308 Pariaman ikut dalam kegiatan tersebut.Kegiatan ini juga diikuti oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, dan Pejabat Utama dari Korem 032 Wirabraja.Olahraga bersama yang melibatkan petinggi Polri dan TNI di Sumbar ini, sebagai bentuk sinergitas dan kekompakan melalui olahraga bersepeda. Namun demikian, tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker dan physical distancing.Disela sela kegiatan, Kapolres Padang Pariaman menyampaikan dengan kegiatan olahraga bersepeda ini, dapat menjaga imunitas tubuh kita.“Olahraga itu sehat, agar terhindar dari bahaya Covid-19,” ujar Kapolres.

Kampar (benua) – Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto antusias mendengarkan keluhan masyarakat petani, selain telah mendukung Program Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan.Kedatang Bupati Kampar ketengah masyarakat petani yang sudah di tunggu masyarakat Pulau Tinggi, untuk mengadukan Permasalahan yang dihadapi oleh Petani daerah tersebut.Salah seorang warga Mendaya yang telah puluhan tahun bercocok tanam di perswahan Pulau Tinggi, Kecamatan Kampar, Mendaya didampingi rekan petani lain menyampaikan keluhan terhadap ketersedian air, bahwa irigasi yang ada sekarang tidak berfungsi maksimal karena banyaknya pengguna air diatas, seperti kolam maupun dimanfaatkan untuk hal lain sehingga tidak maksimalnya pemamfaatan air.Begitu juga terhadap Mesin dan alat Pertanian petani meminta kepada Bupati Kampar untuk dapat dialokasikan di lahan mereka, menjelang musim tanam tahun ini.Bupati menjawab keluhan masyarakat petani, selain telah mendukung Program Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan, namun permasalahan yang dihadapi tidak serta merta dapat ditindak lanjuti. tentunya secara teknis akan dikaji oleh instansi terkait kata Catur Jumat, (3/7) kemaren bertepatan dengan Percepatan Tanam Padi tahun ke 2.H.Catur Sugeng Susanto, SH langsung memerintahkan Kepala Dinas Pertanian untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh petani, koordinasikan dengan instansi terkait dalam memperbaiki ini.(tim)

Lubuk Basung (benua) – Pantai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara merupakan destinasi wisata alam yang menjadi kebanggaan rang Agam khususnya masyarakat Ujuang Labuang.“Kita berterima kasih kepada Balai Wilayah (BSW) Sumatera V yang sudah membangunkan lokasi wisata didaerah pantai untuk masyarakat Ujuang Labuang” kata Gema Saputra salah seorang pemuka masyarakat Ujuang Labuang dan juga anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Agam.Disampaikan lokasi yang dibangun Balai Sungai Wilayah (BSW) Sumatera V ini memberikan nuansa keindahan alam pantai dan kerindangan di pinggirnya yang ditumbuhi pohon kelapa sawit, sehingga terasa teduh.Gema juga bercerita untuk penamaan tempat wisata ini juga diambil dari sejarah kejadian yang terjadi di Kampung Ujung Labuang yang terjadi dizaman jepang, ada sebuah terpedo yang ditembakan dari tengah laut, akan tetapi tidak meledak.Penamaan lokasi ini merupakan titik sejarah yang tak terlupakan oleh masyarakat yang saat itu mampu meredam senjata sejenis bom ini tidak meledak saat sampai di lokasi.“Dulunya, saat tentara Jepang menghantam daerah tersebut dengan senjata Torpedo, namun sesampai di pantai tidak meledak, dan ukurannya relatif besar serta bisa menghancurkan daerah tersebut dalam sekejap, “katanya.Dilain pihak Pengelola Objek Wisata Pantai Terpedo, Rino Alfa menambahkan, objek wisata ini baru selesai dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V pada 2019 dan sudah dikunjungi wisatawan.“Sebelumnya hanya wisatawan lokal yang mengunjungi objek wisata dan kini sudah ada dari Jambi, Riau dan lainnya,” katanya yang juga Ketua Pemuda Jorong Ujuang Labuang.Pantai Terpedo dilengkapi lapangan bola voli, lapangan menembak, lapangan futsal, mushala dan lainnya.(tim)

Lubuk Basung (benua) – Patai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara menjadi tempat family gathering Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Sabtu (4/7).“Kita melaksanakan family gathering di pantai terpedo ini untuk menjalin silaturahmi antara keluarga besar PWI, agar saling kenal satu sama lainnya” kata Ketua PWI Agam, Mursyidi di Pantai terpedo tempat acara diadakan, Sabtu.Dia mengatakan Kegiatan digelar satu hari penuh dengan menikmati objek wisata pantai terpedo serta kegiatan bermain anak-anak dan keluarga Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Agam..selain kegiatan bermain yang dilaksanakan juga diadakan kegaiatan silaturahmi antar keluarga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, agar atara keluarga saling kenal dan adanya keakraban antar keluarga.Setelah selesai kegiatan di Pantai Terpedo Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung mutiara, kegiatan dilanjutkan mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di daerah tersebut.Tempat wisata yang dikunjung berupa, lokasi Hutan Bakau, Jembatan Gantungi Pelagi serta Pantai pasia Tiku yang berda di dekat Tempat Pelelangan Ikan Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam.(tim)