Nihil Kasus Terkonfirmasi, Update Covid-19 Bengkulu

C-Bengkulu.jpg
Bengkulu (benua) –  Sampai Senin (6/7) tidak terjadi penambahan kasus konfirmasi positif, masyarakat diingatkan dan diajak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, sebab wabah Virus Covid-19 di Bengkulu masih belum usai.Hal tersebut disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan saat berada di Posko Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Bengkulu.“Kembali kita secara serentak bersama-sama dan tidak terputus-putus untuk selalu memakai masker pada saat diluar ruangan, sering cuci tangan, tetap menjaga jarak terutama saat kita bersosialisasi,” jelas Jaduliwan.Ditambahkan Jaduliwan, total jumlah PDP adalah 108, Jumlah PDP yang dinyatakan sehat 32, Jumlah PDP menjadi konfirmasi 17, Jumlah PDP proses pengawasan/dirawat 31 dan jumalah tambahan PDP yang dilaporkan hari ini 2 orang.“Tn. Z.F, umur 60 tahun, alamat Kota Bengkulu, Keluhan nyeri dada. Hasil Rapid Test reaktif. Saat ini dirawat di RSUD M.Yunus Bengkulu dan Ny. La, umur 44 tahun. Alamat Kabupaten Rejang Lebong. Keluhan sesak nafas. Hasil Rapid Test non-reaktif.  Saat ini dirawat di RSUD M.Yunus Bengkulu,” tambah Jaduliwan.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan, terkait insentif tenaga kesehatan, sudah dilakukan pengusulan dan saat ini tengah dilakukan verifikasi di tingkat Kementerian Kesehatan karena masih menggunakan Keputusan Menteri Kesehatan yang lama. Dijelaskan Herwan, Kementerian Kesehatan sendiri telah mengeluarkan aturan baru terkait verifikasi, yang semula harus melalui Kemenkes sekarang cukup verifikasi melalui Dinas Kesehatan.“Mudah-mudahan dengan adanya perubahan Keputusan Menteri Kesehatan ini bisa memperpendek proses verifikasi cukup sampai tingkat Provinsi Bengkulu, nanti akan lebih cepat pengusulan insentif bagi tenaga kesehatan, karena kita yang lama belum selesai, masih dalam proses, maka kita tetap masih menunggu dari Kemenkes,” papar Herwan Antoni.Update data per hari ini mencatatkan, total ODP sebanyak 959, Jumlah ODP selesai pemantauan 854, Jumlah ODP masih dalam pemantauan 105, sedangkan penambahan ODP hari ini tidak ada.Jumlah Rapid Test yang sudah dilakukan 15.814 , Jumlah Rapid Test yang unreactive 15.520, Total jumlah Rapid Test yang reaktif 294. Hingga saat ini sampel yang diperiksa di laboratorium berjumlah 2.219, Jumlah sampel positif 141, Jumlah sampel yang masih dalam proses pemeriksaan 28 sampel. (tim)

Pelaku UMKM dapat Pelatihan Digital Kewirausahaan Dari Pemerintah

Wabup-wira-usaha.jpg
Lubuk Basung (benua) – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendapatkan pelatihan kewirausahaan digital dan normal baru COVID-19 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat“Pelatihan dengan peserta puluhan orang itu dibagi dua angkatan. Untuk angkatan pertama dengan peserta pelaku UMKM di Agam wilayah barat dan angkatan kedua Agam wilayah timur”.kata Kepala Dinas Perindustrian Perdangangan Koperasi dan UMKM Agam, Fatimah di Lubukbasung, Senin.Lebih rinci disampaikan, agam wilayah barat dengan peserta 40 pelaku UMKM yang diadakan di Hotel Sakura Syariah, Senin (6/7) dan Agam wilayah timur digelar pada akhir Juli 2020 di Hotel Rocky Bukittinggi.Fatimah menambahkan, Pelatihan ini digelar untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka saat era digital dan pandemi COVID-19.Pengembangan usaha itu terutama bidang promosi dan peningkatan kualitas produk agar mampu menggerakkan perekonomian, tidak hanya pemilik usaha, tetapi juga warga sekitar.“Apabila kualitas produk bagus dan pola promosinya mampu meyakinkan konsumen, produk kita pasti akan dicari orang,” ujarnya.Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menambahkan UMKM salah satu ujung tombak penggerak perekonomian masyarakat saat penerapan normal baru COVID-19 di daerah itu.“UMKM bukan usaha lemah, tetapi usaha kecil yang mampu mencari peluang dalam kondisi apapun. Bahkan memiliki daya serap tenaga kerja paling besar hingga pelosok nagari,” tambahnya.Pandemi COVID-19 mempengaruhi perekonomian seluruh masyarakat. Dengan kondisi itu, kemampuan keluarga baik dalam memenuhi kebutuhan pokok, termasuk UMKM hingga usaha besar, dapat dipastikan tidak mencapai target pertumbuhan ekonomi.(tim)

Air Terjun Tujuh Tingkat Sitalang Yang Alami

Sitalang.jpg
Lubuk Basung (benua) – Air terjun tujuh tingkat di aliran Sungai Batang Marabuak Nagari Sitalang, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat merupakan tempat wisata  bernuansa alam.“Air terjun itu dengan tinggi bervariasi mulai dari delapan meter sampai 15 meter yang berada di Sungai Batang Marabuak di Kampuang Melayu, Nagari Sitalang. Lokasi hanya berdekatan antara 500 meter sampai satu kilometer,” kata Afri Wendri salah seorang tokoh masyarakat SitalangLebih rinci disampaikan tentang air terjun tujuh tingkat yakni, Air Terjun Sitalang, Air Terjun Batu Putih, Air Terjun Batu Batingkok, Air Terjun Mangengong, Air Terjun Kuali, Air Terjun Jilo dan Air Terjun Maumbam..Ia menyebutkan, dari tujuh air terjun itu hanya Air Terjun Sitalang yang telah dikelola oleh pemuda dan banyak dikunjungi warga sekitar. Di lokasi juga ada warung makanan dan minuman.Sedangkan enam air terjun lainnya belum dikelola karena akses jalan ke lokasi tidak ada.Kedepan, pihaknya berharap pemerintah setempat untuk mengembangkan destinasi wisata itu, sehingga menambah pendapatan bagi warga sekitar.Dengan adanya objek wisata maka masyarakat bisa berjualan makanan dan minuman di daerah itu.“Kami siap mendukung pengembangan objek wisata, sehingga ekonomi masyarakat akan membaik,” katanya.Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Syatria mengatakan program dalam bentuk fisik belum ada, karena terikat dengan perencanaan dan status lokasi.Namun secara non fisik, peran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat memberikan masukan untuk pengembangan kedepan.“Kita juga berusaha untuk memfasilitasi pembentukan Pokdarwis di daerah itu,” ujarnya.(tim)

Kakanreg XIII (BKN) Banda Aceh Silaturahmi Dengan Pemprov Aceh

benuanews-aceh.jpg
Banda Aceh (benua) – Ojak Murdani Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh, bersilaturahmi dengan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah,Kunjungan silaturrahmi, diadakan diruangan kerja Sekda Aceh, Senin, (6/7).Sekda menyampaikan kepada Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Ace, ucapan terima kasih atas kunjungannya sebagai ajang silaturahmi, sebelum melaksanakan tugas di Aceh.Semoga kedepan Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh, bisa bekerja sama dalam melaksanakan tugas, sehingga Pemerintah Daerah dan BKN bisa saling mendukung.Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh mengatakan silaturahmi ini untuk berkoordinasi untuk proses pengukuhan Kepala Kanreg XIII.“Kehadiran kami hari ini dalam rangka berkoordinasi untuk proses pengukuhan Kepala Kanreg XIII. Karena pelantikannya sudah dilakukan Kepala BKN, maka pengukuhannya nanti akan dilakukan oleh kepala wilayah, dalam hal ini gubernur” kata Ojak.Dalam kesempatan itu, Ojak berharap dukungan dari pihak Pemerintah Aceh agar dirinya sukses mengemban amanah dan menjalankan tugasnya di Aceh.Ojak Murdani merupakan Kepala BKN Banda Aceh yang baru. Ia dilantik pada 6 Mei lalu oleh Kepala BKN Pusat, Bima Haria Wibisana. Sebelumnya, ia menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kakanreg XIII BKN Banda Aceh, menggantikan Makmur Ibrahim SH,M.Hum, yang memasuki masa pensiun.Ikut hadir mendampingi Sekda Aceh, Asisten Bidang Administrasi Umum, Bukhari dan Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Iskandar AP. (tim)
scroll to top