
Medan (benua) – Polda Sumatera Utara bangun rusan dan fasilitas umum Dit Samapta bertempat dilapangan belakang Mapolda, peletakan batu pertama dilakukan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si, Jumat(10/07/2020).Turut hadir Mendampingi Kapolda Sumut yaitu Irwasda Polda Sumut, para PJU Polda Sumut, perwakilan PT. Rajasa Karya dan personel Dit sampta Polda Sumut serta Anak yatim Piatu dari Panti Asuhan Takaful Patumbak.Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian pimpinan kepada anggota khususnya Dit Samapta Polda Sumut .Pemberikan fasilitas pendukung untuk lebih semangat dalam pelaksanaan tugas. Rumah susun ini nantinya perlu diperhatian ekstra karena apabila satu lantai terganggung semua ikut terganggu maka kita harus bisa merawat dengan benar.“Adanya pembangunan ini khususnya Dit Samapta Polda Sumut dapat terbantu dengan adanya rusun untuk 74 kk ini.Saya ingatkan kembali berikan rusun untuk anggota Dit samapta Polda Sumut yang sudah berkeluarga dan jangan sampai ada transaksi, karena semuanya akan diatur langsung oleh Kayanma serta di awasi oleh Kabid Propam,” tegas Kapolda Sumut.

Madiun (benua) – program Pendekar Waras (Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Agar Warga Sehat), dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, digagas Wali Kota Madiun, mendapatkan apresiasi dari Petinggi TNI dan Polri.Apresiasi ini disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si saat memimpin rapat dan mendengarkan penjelasan dari gugus tugas daerah terkait Covid-19 di Jawa Timur. Rapat digelar di Ruang rapat Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (10/07/20).Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Lanud Iswahjudi itu, Wali Kota Madiun, Maidi yang juga Kepala Gugus Tugas Covid-19 Kota Madiun menjelaskan soal program Pendekar Waras.Saat ini, Wali Kota menuturkan, Pendekar Waras berjumlah lebih dari 2.000 personel yang berasal dari berbagai unsur elemen masyarakat, seperti OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Pokja, Kader, hingga masyarakat umum dengan berbagai profesi.Wali Kota Madiun menjelaskan, para pendekar itu bertugas memantau dan memberikan imbauan kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin menghindarkan diri dari Covid-19. Salah satunya, penggunaan masker di tempat umum.Mendengar paparan itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi program yang diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.“Saya yakin dengan Program Pendekar Waras ini, dapat menekan laju penularan Covid-19,” ungkap Panglima TNI.Meski begitu, Panglima TNI mengingatkan agar semua pihak dapat bahu membahu dalam mendukung program Pemerintah. Panglima menyebut, semua pihak untuk tetap optimis terhadap segala upaya yang telah dilakukan.“Saat ini kita menghadapi krisis kesehatan, oleh karena itu perlu upaya extra-ordinary (luar biasa) untuk menanggulanginya,” tegas Panglima TNI.Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Madiun yang memaparkan penanganan Covid-19.“Semoga setiap pihak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan membawa masyarakat tetap produktif dan aman dari Covid-19,” tutur Mantan Kasau itu.Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis juga mengapresiasi program Pendekar Waras di Madiun itu.“Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Madiun dan Jajaran untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” ungkap Kapolri.Dalam kegiatan ini, turut hadir Pangkogabwilhan-III Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa, Asops Panglima TNI, Asops Kapolri, Aslog Panglima TNI, Kadiv Humas Polri, Kadiv Propam Polri, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Bupati Madiun serta segenap pejabat TNI-Polri dan Pemerintah setempat.

Jakarta (benua) – Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait meninggalnya editor pemberitaan Metro TV, Yodi Prabowo, yang ditemukan di pinggir jalan tol JORR Pesanggrahan, Jalan Ulujami Raya, Jakarta.Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Budi Sartono, Dari keterangan saksi, jenazah ditemukan anak-anak yang sedang bermain layang-layang Jumat (10/7/20) pukul 11.45 WIB.“Petugas satuan reserse kriminal (satreskrim) masih olah TKP,” jelas Kombes Pol. Budi Sartono.Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari jenazah tersebut di antaranya dompet berisi, KTP, NPWP dan sejumlah surat. Mengenai indikasi pembunuhan, Kapolres menegaskan bahwa polisi sedang mendalami.Saat ini jenazah Yodi telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.“Saat ini kami sedang membawa korban untuk dilakukan proses autopsi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Irwan Santoso di lokasi.Kronologi penemuan jasad ini bermula ketika sejumlah saksi pada Rabu (8/7) pukul 02.00 WIB melihat motor matik berwarna putih dengan nomor polisi B 6750 WHC terparkir di warung bensin dengan keadaan mesin sudah dingin. Tidak diketahui pemilik motor.Oleh saksi, motor selanjutnya dibawa ke Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pada Jumat pukul 11.00 WIB, tiga orang anak yang sedang bermain layangan melapor menemukan mayat di sekitar lokasi motor.Ketua RT 008/01 Ulujami Arifin yang mendapatkan laporan itu bergegas melihat tempat penemuan jenazah. Dia pun langsung melapor kepada Polsek Pesanggrahan.

Lubuk Basung (benua) – Indek Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 masa pandemi Covid -19 di Kabupaten Agam dikategorikan daerah rawan tinggi sehingga Badan Pengawas Pemilu menyatakan dibutuhkan pencegahan dan pengawasan maksimal.Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Agam, Elvys didampingi Kordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Agam, Iska Asmarni saat update IKP Pilkada serentak 2020 di Lubuk Basung, Jumat
“Agam naik dari level IKP sebelumnya dipetakan pada 2019 masih pada kategori tinggi dengan IKP 60,72 pada level lima atau rangking 26 secara nasional dan sekarang IKP menjadi 66,99 pada level enam dengan rangking 10 secara nasional,” jelasnya .Ia mengatakan, Agam dikategorikan pada daerah rawan tinggi karena pada dimensi dukungan infrastruktur daerah memiliki skor IKP tertinggi dari empat dimensi kerawanan dengan level enam dan skor IKP 87,80 berada di peringkat sembilan secara nasional.Indikator dominan pada dimensi konteks dukungan infrastruktur daerah ini berupa dukungan teknologi informasi dan sistem informasi penyelenggaraan Pemilu.Untuk dimensi konteks politik di Agam, tambahnya juga berada pada level enam dengan skor IKP 75,47 yang secara nasional berada pada peringkat 10 dan masuk kategori rawan tinggi, yang artinya seluruh indikator dominan kerawanan berpotensi terjadilebih rinci disampaikan seperti, keberpihakan penyelenggara Pemilu, rekruitmen penyelenggara Pemilu yang bermasalah, ketidak netralnya aparatur sipil negara dan penyalahgunaan anggaran.Sedangkan pada dimensi konteks sosial IKP Agam 55,55 berada pada level empat dengan peringkat 46 dan masuk dalam kategori rawan sedang yang artinya lebih dari setengah indikator seperti gangguan keamanan atau bencana alam, bencana sosial, adanya kekerasan atau intimidasi pada penyelenggaraan Pemilu berpotensi terjadi.Ia menambahkan, dimensi konteks pandemi di Agam berada pada level tiga dengan skor IKP 49,15 masuk pada kategori rawan sedang dan berada pada peringkat 114 secara nasional.Atas hasil penyusunan IKP, kataya Bawaslu Agam menyusun langkah dan strategi yang akan dilakukan agar kencenderungan IKP dapat dicegah.Bawaslu Agam bakal melakukan langkah dengan meningkatkan koordinasi dengan sesama penyelenggara Pemilu dalam semua tahapan Penyelenggaraan Pilkada 2020.Mendorong KPU untuk meningkatkan dan memastikan pelaksanaan tahapan sesuai aturan perundang-undangan.
Bawaslu Kabupaten Agam akan melakukan koordinasi dengan partai politik setiap tahapan nantinya, agar partai politik juga dapat melakukan pendidikan politik intensif sepanjang tahapan Pilkada 2020.
“Selanjutnya Kita akan mengintensifkan koordinasi dengan Pemkab untuk memastikan dukungan terhadap pelaksana Pilkada dan lembaga lain,” tambahnya.