Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tingkat Kota Batam Sudah 90 persen

Batam – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 tingkat Kota Batam yang akan di pusatkan di Dataran Engku Putri, yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-29 Agustus mendatang, perlu persiapan yang matang agar acara sukses dalam pelaksanaanya.Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Daerah  Kota Batam, Jefridin Hamid, memastikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatihal Quran (MTQ) ke-30 tingkat Kota Batam. Sesuai rencana, MTQ tahun ini dilaksanakan pada 24-29 Agustus 2020.“Untuk lokasi, dipusatkan di Dataran Engku Putri. Ini perlu persiapan matang, dilaksanakan di saat Batam sedang beradaptasi dengan kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19,” kata Jefridin saat memimpin rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Batam di Ruang Hang Nadim, Kator Wali Kota Batam, Jumat (17/7/2020).Ia menegaskan, pelaksanaannya, mempertimbangkan protokol kesehatan bagi peserta maupun tamu yang menyaksikan, panitia memastikan penggunaan masker hingga pengaturan jarak terutama kursi tamu.“Jangan sampai ada kerumunan, kita buat semeriah mungkin namun tetap patuh protokol kesehatan,” kata dia.Secara teknis, Sekda menjelaskan, untuk MTQ kali ini mengusung tema “Dengan MTQ XXX Tingkat Kota Batam Tahun 2020, Kita Tingkatkan Silaturahmi dan Raih Prestasi yang Gemilang Menuju Ihsan Qurani”. Untuk cabang yang dilombakan, tahun ini, ada 10 cabang.Yang pertama, Cabang Seni Al-Qur’an dengan lima kategori; golongan tartil putra dan putri, golongan tilawah anak-anak putra dan putri, golongan remaja putra dan putri, golongan tilawah cacat netra putra dan putri, dan golongan tilawah dewasa putra dan putri, Qira’at Al-Qur’an hanya untuk golongan mujawwad dewasa putra dan putri.Cabang lainnya, Cabang Hafalan Al-Quran. Untuk cabang ini, ada lima kategori; golongan 1 juz tilawah putra dan putri, golongan 5 juz tilawah putra dan putri, golongan 10 juz tilawah putra dan putri, golongan 20 juz putra dan putri, serta golongan 30 juz putra dan putri. Kemudian cabang Tafsir Al-Quran terdiri dari tiga kategori; golongan bahasa arab putra putri, golongan bahasa indonesia putra dan putri, golongan bahasa inggris putra dan putri.“Untuk cabang lain yakni Syarh Al-Qur’an, cabang Fahm Al-Qur’an putra dan putri,” katanya.Cabang yang diperlombakan lainnya; Seni Kaligrafi Al-Qur’an dengan empat kategori. Pertama, golongan naskah putra dan putri, golongan hiasan mushaf putra dan putri, golongan dekorasi putra dan putri, golongan kontemporer putra dan putri.“Tiga cabang lainnya yang diperlombakan, MMQ putra dan putri, lomba stan bazar, dan lomba qasidah rebana,” kata Sekda.Sekda mengatakan, untuk tahap awal, pihaknya membuka pendaftaran pada 20 Juli sampai 3 Agustus. Setelah itu, akan dilakukan verifikasi pada 4-8 Agustus, dan masa sanggah 10-11 Agustus. Ia berharap, semua peserta yang menang nantinya benar-benar memiliki potensi yang bagus. Pasalnya, pemenang menjadi perwakilan Batam di tingkat Provinsi.“Untuk MTQ tingkat Provinsi dilaksanakan 19-24 September 2020 di Tanjungpinang,” ujarnya.

Penjual Dua Ekor Burung Langka Ditangkap

Lubuk Basung (benua) – Satuan Reserse Kriminal Polres Agam bersama Konservasi Sumber Daya Alam tangkap pelaku penjual satwa liar dilindungi dua ekor burung langka  burung tiong emas dan nuri kalung ungu di Pasar Lawang Kecamatan Matur Kabupaten Agam, Jum,at (17/7).“Kita mengamankan tersangka setelah disepakati bertemu di Pasar Lawang, untuk transaksi pembelian burung liar yang dijanjikan tersangka” Kata Kapolres Agam ,AKBP ,Dwi Nur Setiawan di dampingi Kasat Reskrim ,AKP. Fahrel Haris, saat Konfrensi Pers di Mako Polres Agam.Dikatakan, sebelumnya Tim Opsnal Reskrim melakukan kontak dengan tersangka berinisial M.P (31) warga Tandikat Kabupaten Padang Pariaman,  untuk pembelian hewan langka yang ditawarkan, akan tetapi pelaku tidak meresponnya, setalah dicoba lagi  sampai tersangka merespon.Tim Opsnal Reskrim langsung membuat janji dengan tersangka untuk melakukan transaksi, dengan meminta tersangka untuk mengantarkan kedua burung langka tersebut ke pasar lawang Matur, tersangka menyanggupi.Kapolres menjelaskan, jenis burung langka yang di telah jual sudah hampir 1 tahun, ini adalah jenis burung beo (Gracula religiosa), dengan umur 6 bulan, Nuri Kalung Ungu,(Eos squamata), berumur 1 tahun, adalah burung yang biasa hidup di hutan Sulawesi dan Mentawai. burung  di jual bisa dengan harga jutaan rupiah.dan penyuplai burung ini di dapat dari berbagai daerah.“Tersangka di ringkus saat hendak melakukan transaksi secara Under cover atau penangkapan dengan penyamaran. Penangkapan ini bekerja sama dengan BKSDA Agam.” Ujar nya.Saat ini tersangka dan barang bukti telah di amankan di Mako Polres Agam untuk penyidikan lebih lanjut.“Pelaku dapat kita jerat dengan Pasal 21 ayat 2 huruf a junto Pasal 40 ayat 2 UU NO 5 Tahun 1990 tentang KSDAE ( Konservasi Sumber Daya Alami Ekosistim) dengan Ancaman hukuman 5 tahun penjara atau denda 100 Juta Rupiah.”tutupnya.(tim)

Pejabat Fungsional dan Eselon IV Provinsi Sumatera Barat Dilantik Sesuai Protokol Covid 19

PADANG (benua) –  Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Nasril Ahmad, M.Sc lantik sejumlah pejabat pengawas Fungsional dan pejabat eselon IV dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat,mengikuti Protokol Covid 19, Jumat (17/7/2020) di Aula Kantor Gubernur Sumbar.Pejabat yang dilantik sebanyak 7 (tujuh) orang, dan dibagian Unit Kerja Administrasi Pengelolaan Barang Miilik Daerah Setda Prov. Sumbar kedalam jabatan Fungsional sebanyak 5 (lima) orang diantaranya, Septianda, ST, Widia Kasuma, ST, M.T, Irla Edina Sari, ST, Roni Yohandi, ST dan Deni Febriansyah P, SE, M.Si.Untuk eselon IV ada dua orang yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Analisa Kebijakan Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi (Ekselon IV.a) Nurmala A.H. Rahmola, S.STP., M.Si serta Kepala Bagian Sub Tata Usaha, Perencanaan dan Program Biro Umum Sekretariat Provinsi Sumatera Barat (Ekselon IV.a) Bobi Suhendra, S.E.Asisten III Setda Sumbar, Nasir Ahmad menyampaikan dalam sambutan, kepada Pejabat yang baru dilantik bahwa Jabatan yang diberikan bukan merupakan sebuah pemberian, tapi adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan.“Untuk di pemerintah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kita memahami bahwa mutasi, rotasi, promosi dan termasuk juga peralihan jabatan dari struktural ke fungsional itu adalah hal yang biasa,” ucap Nasir.Pergantian ataupun pengangkatan harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi dalam pelayanan publik maupun pembangunan. Maka dari itu Nasir mengharap sebagai ASN harus bisa meningkatkan kompetensi, dengan meningkatkan nilai kinerja sebagi sebuah tanggung jawab ASN.Asisten III Nasir Ahmad mengakui, pelantikan ini sudah benar-benar memiliki kompetensi, komitmen pengabdian kepada institusi, lembaga dimana mereka bekerja. Hingga pimpinan memberikan penilaian serta perhatian pada saat memang sudah waktunya, berdasarkan kepangkatannya.“Seperti saat ini, dilantiknya Nurmala A.H. Rahmola sebagai Kepala Sub Bagian Analisa Kebijakan di Biro Humas Setda Sumbar, bisa membangun komunikasi dengan siapa pun, sebab kita butuh kebersamaan untuk membangun Sumbar. Dan saya minta pejabat harus bekerja dengan jujur dan cerdas,” harapnya.Dirinya mendesak agar OPD dapat meningkatkan keterbukaan informasi publik guna mensuport Humas dalam menyebarluaskan informasi yang perlu untuk dipublikasikan.“Saya minta OPD itu dapat mensupport, termasuk soal informasi terhadap virus corona di Sumbar,” terangnya.Maka dari itu dengan tegas Asisten III menegaskan agar ASN bekerja dengan tanggung jawab, sungguh-sungguh, bekerja yang baik agar dapat memberikan contoh tauladan ditengah lingkungan pekerjaan. Menjaga nama baik ASN jangan sampai terperangkap kepada hal-hal yang memang tidak pantas menjadi larangan bagi seorang ASN. (nov)

Zainal (35) Tenggelam di Batang Masang yang merupakan habitat buaya muara

Lubuk Basung (benua) – Pencari Lokan Zainal (35) warga Jorong Masang, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dinyatakan hilang saat mencari lokan di Sungai Batang Masang, Jumat (17/7) sekitar pukul 12.30 WIB.Dipimpin Kabid KL Syafrizal bersama Satpol PP dan Damkar,TNI, Pol Air, BKSDA, PMI, Pemerintah Kecamatan dan Nagari melakukan pencarian dengan menggunakan perahu Fiber dan perahu nelayan, dalam pencarian orang hilang sekitar pukul 12:00 Wib Jum’at (17/07/2020)Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar, menyampaikan “Korban  Zainal (35) Jorong Masang, Nagari Tiku Limo Jorong bersama 3 rekannya Azri (20), Wahyu (15) dan Dani (18) mencari lokan disungai batang masang, kemudian korban bersama Dani masuk kedalam air menyelam untuk mencari lokan, namun  korban tidak muncul lagi kepermukaan dan sampai sekarang ini belum ditemukan”.Tim telah melakukan pencarian korban dengan menelusuri aliran sungai menggunakan perahu karet  dengan harapan korban bisa ditemukan secepat mungkin dalam keadaan selamat, warga setempat juga ikut membatu dalam pencarian korban tengelamDugaan sementara buaya muara (Crocodylus porosus) sering memangsa seperti kambing, kerbau, bahkan manusia di daerah Sungai berair tenang, rimbunan semak di pinggir sungai, banyak lubang di sekitar sungai untuk itu kewaspadaan selalu dijaga.Atas kejadian itu, Lutfi mengimbau warga untuk berhati-hati  untuk beraktifitas di sekitar sungan dan tidak berenang atau mencari lokan, ikan dan lainnya di Sungai Batang Masang, karena sungai itu merupakan habitat buaya muara, sehingga beresiko di serang.(reza/eko)
scroll to top