Abai Menggunakan Masker, Hukuman Push Up dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Menanti

IMG-20210209-WA0049.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) — Anggota Koramil 13/Nogosari bersama Forkompimcam Nogosari kembali melaksanakan Operasi Yustisi dalam rangka PPKM di Pasar Jeron Dukuh Kliwonan Desa Jeron Kec Nogosari, Kabupaten Boyolali. Hasilnya warga yang kedapatan tidak memakai masker diberi hukuman Push Up serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan menggunakan poster “Saya Pelanggar Protokol Kesehatan Tidak Memakai Masker” pun dilayangkan. Selasa (09/02).

Saat ditemui Babinsa Sembungan Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Sertu Siswanto saat melaksanakan kegiatan mengatakan Operasi Yustisi yang dilakukan ke sekian kalinya ini merupakan upaya yang dilakukan petugas baik TNI-Polri, Pol PP serta pihak terkait dalam rangka mendisiplinkan warga untuk mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Virus Covid-19.
“Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi virus corona membuat sejumlah petugas mengambil tindakan tegas”. Ungkapnya.

Seperti yang dilakukan oleh petugas yang beberapa kali menindak warga yang abai mengenakan masker, memang ada sejumlah hukuman bagi warga yang tepergok tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di ruang publik.
“Masih banyak kita temui warga tidak mematuhi protokol kesehatan, sehingga kami pun bertindak tegas dengan menghukum Push Up serta menyanyikan lagu Indonesia dengan menggunakan poster “Saya Pelanggar Protokol Kesehatan Tidak Memakai Masker” sebagai efek jera bagi para pelanggar. “ tandasnya.

Petugas tak henti-hentinya juga untuk mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun, menghindari Keumunan dan Membatasi Mobilitas. (Agus Kemplu)

Wakil Walikota Jambi  Maulana : Sedekah Tidak Membuat Miskin

IMG-20210209-WA0017.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)- Rapat Koordinasi unit pengumpulan zakat ( Rakor-UPZ) Baznas Kota Jambi dengan menusung tema “peran baznas untuk meningkatkan SDM UPZ dalam pengelolaan zakat yang amanah, profesional dan akuntabel”bertempat disalah satu aula hotel dikota Jambi,Selasa 09/02/21

Ketua baznas kota jambi, Dr. Samsir naim dalam laporannya menyebut kegiatan ini di dasari oleh Undang-undang Nomor 23 tahun 2011, Nomor 14 tahun 2014 tentang pengelolaan zakat.

Dan Mempunyai tugas dan fungsi dalam penerimaan dan pendestribusian yang di kumpulkan setiap bulan dalam setiap opd.

lebih lanjut di katakan Samsir kegiatan ini di laksanakan untuk memsosialisasikan tentang pengumpulan zakat.

“dapat di bentuk UPZ kota jambi, karena sesuai dengan zakat yang di perintahkan allah swt, sebesar 2.5% untuk membersihkan harta” Imbuhnya.

Sementara itu basnaz kota jambi menargetkan pada tahun 2021 ini sebesar Rp. 10 Miliar yang akan di serahkan ke yang membutuhkan.

Ketua badan amil zakat provinsi jambi, Hasan Basri, mengatakan Basnaz bekerja berdasarkan al-qur’an dan perundang-undangan dalam pengumpulan zakat yang lebih banyak untuk mensejahterakan mustahiq,

” Kita bekerja berdasarkan undang-undang, kita menerima dan menyalurkan berdasarkan undang-undang, tidak ada satu rupiahpun yang tidak tersalurkan, Dasar pijakan kita yang pertama adalah al-qur’an kemudian itu adalah perundang-undangan, ada 8 aznab yang wajib di bantu ” Ujar Hasan Basri

Menurut Hasan selama ini bantuan yang di berikan itu berupa konsumtif dan tidak efektif untuk meningkatkan derajat hidup mustahiq.

Kini Baznas RI mengedepankan Bantuan Produktif untuk meningkatkan derajat dan mensejahterakan mustahiq

” Jadi kerja baznas kedepan tidak lagi konsumtif, zakatnya untuk 8 aznab, maka dari itu terimakasih banyak untuk UPZ kota jambi yang telah bekerja untuk mengumpulkan zakat ” sebutnya.

Wakil Walikota Jambi, Dr. dr. Maulana mengatakan ini merupakan rakor pertama di pengurusan UPZ kota jambi yang baru dan pemerintah kota jambi sangat mendukung untuk mendorong kesadaran masyarakat jambi dalam bersedekah

” Kita dorong lagi regulasinya biar lebih kuat yaitu peraturan daerah, jadi allah memperintahkan langsung untuk mengambil zakat itu untuk membersihkan harta mereka, jadi kita harus mengingatkan mereka yang mampu ” Kata Maulana.

Wakil Walikota jambi itu menegaskan bahwa Sedekah itu bukan untuk mengurangi harta kita malah melipat gandakan harta kita.

” Ini perintah agama, sedekah tidak akan mengurangi harta ” tegasnya.

Menurutnya UPZ mempunyai peran besar untuk mengingatkan mereka yang mampu untuk membantu saudara kita yang membutuhkan.

” Dimensi sosial untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, saya sangat berterimakasih sekali untuk menuntaskan kemiskinan di kota jambi ” tutup wawako jambi,  dalam sambutannya di Rakor – Upz

(Eko)

Ariyal Joni Dt Sutan Bandaro Dilantik Sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Solok Selatan

IMG-20210209-WA0061.jpg

Solok Selatan (benuanews.com) – Ariyal Joni Dt Sutan Bandaro Padang dilantik sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Solok Selatan. Pelantikan tersebut di gelar di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati. Senin (8/2/2021)

Ariyal Joni di lantik langsung oleh Ketua Umum IPSI Sumbar Fauzi Bahar, pelantikan tersebut berlangsung khidmat.

Pelantikan Pengurus IPSI Kabupaten Solsel masa Bakti 2020-2024 tersebut mengangkat tema “Berdedikasi, Profesional, Proporsional, dan Berprestasi.

Selaku ketua IPSI Kabupaten Solsel terpilih, Ariyal akan berjuang mewujudkan visi dan misi yg telah di sampaikan untuk kabupaten Solsel, dan kepada Koni Solsel.

“Insyallah apa yang telah menjadi visi dan misi akan kami wujudkan dengan berprestasi sebaik-baiknya,” papar Ariyal

Ariyal juga bersyukur sejauh ini telah disupport oleh Ketua IPSI Sumbar.

“Alhamdulillah telah disupport oleh Ketua Umum IPSI Sumbar bapak Fauzi Bahar,” katanya

Dia juga berharap kepada pemkab agar bisa memberikan rekomendasi yg jelas, dan rekomendasi yang terarah sehingga Prestasi IPSI dan pencak silat jelas kedepan nya dan bisa lebih baik.

“Kami atas nama pengurus IPSI meminta kepada Provinsi Sumbar, KONI Solsel dan Pemerintah Daerah untuk memberi rekomendasi yang jelas,” ungkapnya

Kemudian Ariyal mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari Ketua Umum IPSI, KONI Solsel beserta himpunan organisasi IPSI.

“Semoga kita bisa berjuang bersama-sama, dan kita bisa bersama memberikan motivasi seluasnya apa yg ada di pencak silat itu sendiri, tradisi seni dan olahraga,” ungkapnya lagi.

Turut hadir dan memberikan sambutan Ketum IPSI Sumbar Fauzi Bahar serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Solsel Putra Nusa.( Helfi yulinda )

Korem 042/Gapu Siapkan 8 Prajurit Terbaik Sebagai Satgas Apter Kodam XVIII/KSR

IMG-20210209-WA0027.jpg
JAMBI.(Benuanews.com)- Korem 042/Gapu menyiapkan 8 personel untuk melaksanakan tugas yang tergabung dalam Satgas Apter (Satuan Tugas Aparatur Teritorial) Kodam XIII/KSR. Mulai Senin (8/2) kemarin, dilakukan pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan kesehatan jiwa. Kemudian, hari ini Selasa (9/2) dilakukan Tes kesegaran jasmani di lapangan Makorem 042/Gapu dan siangnya dilanjutkan Litpers.Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI M. Zulkifli, diwakili Kapenrem Mayor Inf Hatta menjelaskan terkait berbagai proses atau pentahapan yang dilakukan itu. “Baik proses Litpers maupun Garjas yang kita lakukan tersebut adalah upaya kami untuk memastikan kesiapan para personel yang akan berangkat tugas,” tuturnya di Makorem 042/Gapu, Jambi, Selasa (9/2). “Kami ingin, para personel yang kami berangkatkan dalam penugasan nantinya merupakan para personel pilihan dan yang terbaik,tegasnya. Lanjutnya, setiap penugasan di lingkungan TNI itu merupakaan sebuah kehormatan dan kebanggaan, khususnya bagi setiap personel yang telah ditunjuk. Sedangkan terkait Garjas yang dilakukan hari ini, hal itu menurutnya sebagai upaya untuk menyiapkan personel yang mempunyai kondisi fisik prima, yang mampu dihadapkan dengan segala medan penugasan nantinya. “Dengan harapan mereka yang telah ditunjuk nantinya mampu menjalankan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya,” sebutnya.Seperti diketahui, 8 personel Korem 042/Gapu yang telah ditunjuk itu nantinya akan melaksanakan tugas sebagai Satgas Apter di Kodam Kodam XVIII/Kasuari berasal dari Satuan Kodim 0416/Bute dan 2 orang dari Yonif Raider 142/KJ.(Eko)
scroll to top