Korem 172/PWYBackup Kepolisian Amankan AksiMimbar Bebaskan Mahasiswa Uncen

IMG-20210209-WA0247.jpg

Abepura (benuanews.com) – Korem 172/PWY memback-up pihak kepolisian dalam mengamankan jalannya aksi mimbar bebas mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) di depan Gapura Kampus Uncen, Distrik abepura, Kota Jayapura, Selasa (9/2).

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan pihaknya telah menurunkan Babinsa dari Kodim 1701/Jayapura untuk membantu pihak kepolisian dalam mengamankan jalannya aksi mimbar bebas mahasiswa Uncen.

“Kita siap membackup kepolisian, dalam hal ini kita terjunkan Babinsa sebagai aparat teritorial dari Kodim Jayapura”, ujar Izak saat turun langsung melihat jalannya aksi damai tersebut.

Pihaknya menghimbau, mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku di kampus sehingga tidak mengganggu jalannya aktifitas kampus.

“Menyampaikan aspirasi boleh, karena Indonesia merupakan negara demokrasi. Namun, tidak boleh merugikan kepentingan yang lebih besar yakni kepentigan masyarakat”, tuturnya.

Pihaknya berharap mahasiswa tidak terpengaruh provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Tugas mahasiswa adalah belajar dan belajar, sebab mahasiswa merupakan generasi penerus tongkat kepemimpinan di tanah Papua”, ujar Izak.

Kehadiran TNI di sini, jelas Izak, sebagai wujud sinergitas TNI-Polri dalam rangka mewujudkan situasi aman di Kota Jayapura. (Adolof/tim).

KKB Kembali Bakar Pemancar Milik Telkom di Kabupaten Puncak Jaya Papua

IMG-20210209-WA0228.jpg

PAPUA, (benuanews.com) – Untuk kedua kalinya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar Tower BTS (Base Transceiver Station) 5 milik Telkom yang dioperasikan oleh PT Palapa Ring Timur Telematika di perbukitan Duagi wilayah Muara Distrik Ilaga utara Kabupaten Puncak Jaya Papua.

Tindakan keji ini jelas-jelas mematikan jalur komunikasi di wilayah tersebut dan merugikan masyarakat karena terputusnya jalur komunikasi yang dimanfaatkan masyarakat di distrik Ilaga Kabupaten Puncak Jaya.

Menurut keterangan Sely Danda teknisi PT Palapa, dirinya ditelepon oleh Josea Hagabal (kepala kampung Toegi) yang didamping 1 orang anggota KKB Kasar Waker mengabarkan bahwa BTS 5 kembali dibakar, padahal BTS tersebut dalam tahap perbaikan, akibat dibakar KKB awal Januari lalu.

Anggota KKB juga meminta uang jaminan keamanan senilai 1milyar. “Terkait dana yang diminta 1Milyar kami baru menyanggupi 40 juta dari 80juta yang sudah disepakati dan kami serahkan melalui bapak kepala kampung Toegi” ujarnya.

Sementara itu pihak KKB puncak Jaya tidak menghendaki aktifitas apapun yang menggunakan Helikopter. Menurut Sely Danda,

“Helikopter digunakan untuk mengangkut material tower keatas bukit mengingat medan yang cukup berat, mungkin anggapan mereka untuk mendrop pasukan untuk mengejar KKB,” tambahnya.

Sampai diturunkannya berita ini, Bupati Puncak Willem Wandik belum bisa dimintai keterangan terkait hal pembakaran tower tersebut.

Sementara Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya informasi tentang pembakaran itu.

“Sedang didalami kebenarannya oleh pihak Kepolisian, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan KKB dan pihak tidak bertanggungjawab lainnya yang memanfaatkan situasi ini,” ujarnya.(tim)

Dalam Sehari tiga Orang Pengedar Diamankan Satresnarkoba Polres Sintang

IMG-20210209-WA0225.jpg

SINTANG (benuanews.com) — Satresnarkoba Polres Sintang kembali bergerak yang mana kali ini berhasil mengamankan tak tanggung-tanggung 3 orang sekaligus yang diduga kuat menyimpan serta mengedarkan Narkotika jenis shabu, Selasa (9/2).

Ketiga orang ini ialah ON (21), RL (36) dan HB (37) yang merupakan warga Desa Baning Kota dan diamankan oleh Satresnarkoba Polres Sintang pada hari minggu lalu (7/2).

Kasatres Narkoba Polres Sintang Iptu Amansyurdin mengatakan “Hari minggu kemarin, kami dari Satresnarkoba Polres Sintang mengamankan tiga orang tersangka yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan berdasarkan pantauan kami beberapa hari terakhir bahwa ketiga orang ini diduga kuat menyimpan serta sering melakukan transaksi narkotika jenis shabu” Jelas Aman.

Penangkapan bermula dari hasil pantauan petugas dilapangan bahwa yang memperoleh informasi bahwa tersangka atau saudari ON memiliki narkotika jenis shabu dimana dari informasi tersebut petugas langsung bergerak dan mengamankan tersangka di Jalan MT Haryono.

Usai diamankan dan diintrogasi oleh petugas saudari ON mengakui mempunyai Narkotika jenis shabu didalam kepemilikannya sehingga dalam hal ini petugas langsung melakukan penggeledahan di kediamannya dan berhasil mengamankan barang bukti tersebut.

Tidak berhenti disitu saja, petugas pun mendapatkan informasi terkait jaringan lain tempat tersangka mendapatkan barang haram tersebut. Dari keterangan lebih lanjut tersangka didapatilah informasi bahwa dirinya mendapat barang tersebut dari seorang pria berinisial RL.

Dari sini petugas melakukan pendalaman lebih lanjut dan berhasil memperoleh informasi terkait RL, tidak menunggu lama petugas dari Satresnarkoba pun langsung meluncur dan mengamankan RL di kediamannya yang beralamat di Jalan Y.C. Oevang Oeray Gg. Silkar Desa Baning Kota Kec. Sintang.

Usai dilakukan introgasi ditempat, saudara RL juga mengakui mempunyai Narkotika jenis shabu didalam kepemilikannya dimana petugas pun melakukan penggeledahan dan berhasil mendapatkan barang bukti yang mana langsung diamankan ke Mapolres Sintang.

Dihari yang sama kembali Satresnakroba Polres Sintang melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial HB alias Ajit (37) yang diduga sering melakukan transaksi Narkoba jenis shabu.

Kronologis penangkapan sendiri berawal dari laporan petugas dilapangan yang mana ini langsung ditindak lanjuti oleh Satresnarkoba Polres Sintang yang bergerak langsung untuk mengamankan tersangka saat sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Ady Irwan Kel. Kapuas Kanan Hulu Kec. Sintang.

Dari penangkapan tersebut petugas langsung menggeledah Ajit dan menemukan barang bukti berupa shabu didalam kepemilikannya yang sudah diakui dirinya dimana petugas langsung membawanya ke Mapolres Sintang untuk diproses lebih lanjut.

“Dari ketiga orang ini, kami telah mengamankan total kurang lebih 19 klip plastik transparan berisi narkotika jenis shabu yang terdiri dari 9 (Sembilan) klip sabu dalam kepemilikan ON, 7 (tujuh) milik RL dan 3 (tiga) milik HB” tutur Aman

Ketiga orang tersebut akan dikenakan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Yohanes).

Polsek Sungai Kakap Datangi TKP penemuan Mayat Perempuan Di parit KeladiKubu Raya

IMG-20210209-WA0150.jpg

KUBU RAYA (benuanews.com) — warga parit keladi digegerkan dengan penemuan mayat di tepi parit sekitar pukul 09.30 wib, yang beralamat RT 01 RW 12 Dusun Cendrawasih Desa Parit Keladi Kec.Sungai Kakap ramai didatangi warga setempat. (09/02/2021)

Penemuan mayat perempuan itu ditemukan saat salah seorang warga melintas di tepi parit mengapung di sungai dan langsung memberitahukan warga sekitar bahwa ada sosok mayat terapung di sungai.

Saksi eko Haryanto (34 th) yang merupakan warga setempat menceritakan bahwa dirinya sekitar jam 09.30 wib pada saat itu sedang melintas di tepi sungai dan melihat sosok mayat terapung di tepi sungai dekat pintu klip kemudian saksi memanggil salah satu teman sdr.Asrianto selanjutnya dia Bersama temannya dan dibantu warga sekitar mendatangi tempat ditemukan sesosok mayat tersebut dan segera menghubungi pihak kepolisian Polsek Sungai kakap, ungkapnya

Saat dikonfirmasi kapolsek Sungai Kakap Iptu Prayitno mengatakan, Bahwa benar kami telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan sosok mayat di daerah dusun cendrawasih desa parit keladi, dan saya sudah memerintahkan kanit Reskrim dan anggota untuk mendatangi Tempat kejadian untuk dilakukan pendataan dan pengamanan di tempat kejadian ditemukannya mayat tersebut, kata kapolsek

Kapolsek juga menambahkan bahwa diketahui sosok mayat tersebut seorang perempuan yang sudah berumur 70 tahun yang merupakan warga setempat dan hasil dari introgasi awal di TKP bahwa diketahui korban bernama Norma (70th) yang beralamat di dusun cendrawasih yang mana pada saat itu sedang kesungai dan kemungkinan korban terpeleset dari hasil pemeriksaan visum luar korban di puskesmas sungai kakap tidak ditemukan tada-tanda kekerasan, Tambahnya

Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan atas kejadian tersebut dan meminta kepada pihak kepolisian dan pihak kesehatan untuk tidak dilakukan outopsi dan telah dibuatkan dan pihak kepolisian juga telah membuat Berita Acara penolakan outopsi dan selanjutnya korban akan dimakankan di tempat pemakaman umum Desa Parit Keladi. (yohanes)

scroll to top