Kapolres Muaro Jambi Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas Bersama Tenaga Kesehatan

IMG-20210211-WA0021.jpg
MUARO JAMBI,(Benuanews.com)-Kapolres Muaro Jambi Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan sebagai Tracer dan Vaksinasi Covid-19Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto, S.I.K., M.H.dilapngan hijau Mapolres Muaro Jambi Kamis 11/02 pukul 09.00 wibKegiatan apel ini dihadiri,Waka Polres Muaro Jambi Kompol Mochammad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.,Kabag Ops Polres Muaro Jambi Kompol Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K.,Kabag Ren Polres Muaro Jambi Kompol Salpandri, S.E., M.H.Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto SIK MH, selaku Pimpinan Apel menyampaikan Amanat Kapolda Jambi yakni “Pada hari ini kita melaksanakan Apel Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracker Covid-19 dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 diwilayah Provinsi Jambi.Seperti kita ketahui bersama, sejak merebaknya pandemi covid-19 di seluruh dunia pada akhir tahun 2019 dan menyebar ke Negara – Negara di dunia termasuk Indonesia yang mengakibatkan dampak terhadap aspek kesehatan, sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pemerintah dalam upaya penanganan nya telah membentuk satgas gugus tugas perecepatan penanganan covid-19.Perkembangan penyebaran covid-19 di indonesia secara keseluruhan mengalami kenaikan dengan jumlah yang terpapar sebanyak 1.174.799 kasus, pasien sembuh 973.452 orang, pasien meninggal 31.976 orang sedang kan wilayah yang paling banyak terpapar adalah di pulau jawa dan bali.Untuk di Provinsi Jambi sendiri sampai dengan tanggal 08 Februari 2021 pasien suspek berjumlah 134 pasien, konfirmasi 4.883 orang sembuh 3.729 orang yang meninggal dunia sebanyak 76 orang dengan sebaran terbanyak berada di Kota Jambi sebanyak 54 Sedangkan kab. Muaro jambi positif 545 dirawat 93 dan sembuh 452 meninggal 3 kecamatan terbanyak sekernan, jaluko, dan sungai bahar. ( dinkes muaro jambi)guna menekan lonjakan angka penyebaran wabah covid-19 pemerintah pusat mengambil kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (ppkm) kemudian telah dilakukan perpanjangan PPKM namun dalam pelaksanaan nya masih belum efektif.Berdasarkan Inmendagri Nomor : 3 tahun 2021 tentang ppkm mikro dan pembentukan posko covid-19 Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19 merupakan Instruksi dari Menteri dalam Negeri yang harus diotorisasi oleh Gubernur kepala daerah tingkat I, kemudian oleh Bupati/Walikota di daerah tingkat II dan kemudian diteruskan hingga diotorisasi oleh Pemerintah Desa atau Pemerintah Kelurahan hingga tingkat RW dan RT untuk menjalankannya secara disiplin sesuai tingkat kadar daya jangkit covid-19 yang mempengaruhi wilayahnya.Dalam rangka mendukung pemerintah melakukan upaya untuk menekan penyebaran covid-19 yang sampai saat ini masih menunjukkan peningkatan sangat signifikam Polri dalam hal ini Polda Jambi dan jajaran nya sebagai bentuk kesiapan nya melaksanakan apel kesiapan tenaga vaksinator dan tracer covid-19 yang terdiri dari Tenaga Vaksinator adalah tenaga kesehatan untuk tracer covid adalah para babinkamtibmas” .Kapolres AKBP Ardiyanto Sebelum mengakhiri amanat nya berpesan : Lakukan koordinasi, komunikasi, kerjasama, dan kolaborasi dengan Babinsa serta Kepala Desa/Lurah guna mendapatkan informasi baik zonasi wilayah maupun pasien covid-19.Bersama-sama dengan tenaga kesehatan untuk melakukan tracer terhadap pasien covid-19 dan membantu pelaksanaan vaksinasi diwilayahnya.Melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) terutama 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi) serta mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan lain-lain agar masyarakat tidak takut, serta mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran corona atau covid-19.Melakukan pembinaan untuk membangun kampung tangguh nusantara di wilayah masing-masing sehingga dapat berkontribusi secara nyata dalam rangka mencegah penyebaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.Pelajari, pedomani, dan implementasikan di lapangan mengenai instruksi mendagri nomor 03 tahun 2021 dalam rangka ppkm berbasis mikro dan pembentukan posko covid-19. (*/Eko)

Polres Sintang Laksanakan Apel Gelar Kesiapan Polri -Nakes Sebagai Tracer Vaksinator Covid -19

IMG-20210211-WA0036.jpg

Sintang (benuanews.com) – Kabag Ops Polres Sintang Kompol Zulfikar memimpin langsung apel gelar kesiapan bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19 di halaman Mako Polri Sintang, Kamis (11/2) pagi.

Adapun peserta yang ikut serta dalam upacara tersebut merupakan masing-masing anggota baik dari Polsek jajaran maupun Puskesmas di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

Tidak lain bahwa kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mendukung langkah pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 yang dimana ini akan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas maupun para tenaga kesehatan di tingkat kecamatan.

Lebih kurangnya hampir setahun Indonesia dilanda oleh Wabah Covid-19 dimana banyak sekali dilihat masyarakat yang terkena dampaknya.

“Kita akan memastikan bahwa kegiatan ini sampai ke level paling kecil yang mana untuk Kabupaten Sintang sendiri dimulai dari Kecamatan, Kelurahan hingga tingkat RT/RW” Jelas Zulfikar.

Berbagai upaya telah dikerahkan Polres Sintang dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 mulai dari sosialisasi, patroli, himbauan, pembagian masker, hand sanitizer, bansos dan sebagainya yang mana ini dinilai dapat mengurangi beban daripada masyarakat kecil yang terdamapk Covid-19.

Kompol Zulfikar berharap dengan adanya Tracer dan Vaksinator yang telah diberikan latihan ini akan menjadi tenaga yang cakap dan professional dalam upaya nya memutus rantai penyebaran Covid-19 karena salah satu kunci dalam menekan penyebaran Covid-19 kian meluas adalah dengan penguatan 3T atau Testing, Tracing dan Treatment.

Diakhir dirinya juga kembali menegaskan bahwa Polres Sintang dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Sintang akan berupaya semaksimal mungkin dalam percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi sosial. (Yohanes)

Babinsa, Lurah dan Satgas Jogo Tonggo Kelurahan Tipes Terapkan Edukasi PPPKM Berbasis Mikro Sampai Ke RT

IMG-20210211-WA0031.jpg

Surakarta (benuanews.com) — Babinsa Kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta Sertu Sarmin Lurah, Satgas Jogo Tonggo adakan pengecekan tentang penerapan PPKM berbasis Mikro Sampai dengan Kalangan Bawah tingkat RT, (11/02)

Babinsa dan aparat tekait terus menerus sosialisasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro Sesuai Surat edaran Mendagri dalam peningkatan disiplin prokes dalam pencegahan dan pengendalian Covid -19,sampai dengan tanggal 22 Pebuari 2021.

Sertu Sarmin menyampaikan bahwa Himbauan PPKM dilakukan kepada warga masyarakat serta di tempat-tempat pusat keramaian lainnya yang ada di kawasan Kelurahan Tipes menyampaikan himbauan kepada para warga agar tertib dalam mentaati Protokol kesehatan Covid-19.

Disiplin terhadap Protokol kesehatan Covid-19, khususnya pada saat keluar rumah memakai masker dan jaga jarak dan jangan lupa membawa Handsanitizer, kegiatan cipta kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di wilayah Kota Surakarta khususnya di wilayah binaannya untuk mencegah timbulnya claster baru penyebaran covid-19, memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surakarta, Pungkasnya. (Agus Kemplu)

Kapolda Jambi Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas Dan Tenaga Kesehatan

IMG-20210211-WA0016.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)-Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo memimpin apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan (nakes) sebagai tracer dan vaksinator covid-19, Kamis 11/2/21

Apel kesiapan bertempat di lapangan utama Polda Jambi dan dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Yudawan serta pejabat utama Polda Jambi lainnya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda menegaskan komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menaggulangi penyebaran covid-19 di Indonesia.

“Bapak Presiden Republik Indonesia sangat menekankan bahwa untuk mengatasi covid-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus menerapkan disiplin protokol kesehatan di manapun dan kapanpun terus dijaga.”

“Dalam upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan covid 19, kita harus bisa mempersiapkan program vaksinasi nasional dengan diiringi konsistensi penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan secara tegas, tentunya dengan tetap selaras upaya mewujudkan pemulihan ekonomi nasional,” tegas Kapolri.

Berdasarkan data yang diterima Kapolri, Indonesia telah memiliki jutaan vaksin sudah didistribusikan ke dinas kesehatan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

“Oleh karena itu saya perintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan sampai diberikan pada masyarakat Indonesia.”

“Hal ini sesuai dengan penekanan saya dalam program prioritas Kapolri melalui transformasi operasional, yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan covid 19 yang diimplementasikan dalam praktik pengerahan seluruh sumber daya Polri, dalam membantu pemerintah mendukung pemberian vaksinasi yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini,” jelas Kapolri.

Usai apel, Kapolda Jambi kembali menegaskan komitmen Polri mendukung program vaksinasi pemerintah. Terlebih, angka peningkatan jumlah warga yang terpapar dan kasus meninggal akibat covid-19 di provinsi Jambi cukup tinggi.

“Jumlah penularan covid-19 di provinsi Jambi meningkat terus. Sejak dua bulan terakhir, jumlah yang meninggal dunia hampir 300 persen,” ujar Kapolda Jambi didampingi Kabid Humas,Kombes Pol. Mulia Prianto dan Kabid Dokkes, Kombes Pol. Yolie Diana K.

Ditambahkan Mantan Ditipisiber Bareskrim Polri ini, Pada akhir bulan November itu jumlahnya (yang meninggal) sekitar 26 orang. Hari ini sudah 76 orang. Ini nantinya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan berupaya untuk memutus rantai penularan covid 19.

“Saya juga sudah perintahkan para Kapolres untuk bergerak sampai ke RT-RT dan seluruh kelurahan, Desa yang ada di provinsi Jambi untuk membantu masyarakat memutus rantai penularan,” terang Alumni Akpol 1993 ini.

(Eko)

scroll to top