Polres Sekadau Gelar Apel Kesiapan Tracer dan Vaksinator Covid-19

IMG-20210211-WA0090.jpg

Sekadau (benuanews.com) — Kepolisian Resor Sekadau menggelar apel kesiapan Bhabinkamtibmas sebagai tracer dan tenaga kesehatan sebagai vaksinator Covid-19, Kamis, 11 Februari 2021.

Berlangsung di halaman Mapolres Sekadau, apel kesiapan tracer dan vaksinator ini menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di tanah air.

Selain itu, apel kesiapan dilakukan sebagai wujud keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19 serta mendukung program vaksinasi nasional.

Menyampaikan amanat Kapolda Kalbar, Wakapolres Sekadau Kompol Edy Hartono mengatakan, situasi pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat menerapkan tatanan kehidupan dengan protokol kesehatan.

Selain vaksinasi terhadap personel, Vaksinator Polri nantinya akan diperbantukan pada pemberian vaksin kepada kepada masyarakat umum melalui koordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Disampaikan oleh Wakapolres, Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak atau tracer dalam melakukan deteksi dini, mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah desa binaan masing-masing.

“Bhabinkamtibmas merupakan kunci utama memutus rantai transmisi Covid-19. Laksanakan tugas sebaik mungkin, bersinergi dengan Babinsa dan petugas kesehatan setempat,” pungkas Wakapolres. (Yohanes)

Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat Pimpin Rapat Pembentukan Kampung tangguh di dua belas Nagori

IMG-20210211-WA0109.jpg

Tanah Jawa (benuanews.com) Kapolsekta Tanah Jawa adakan rapat pembentukan kampung tangguh di wilayah hukum Tanah Jawa pada Kamis, 11 Februari 2021 Pukul 10.00 Wib bertempat di Aula Wira Pratama Polsekta Tanah Jawa, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat selaku pimpinan Rapat Pelaksanaan Pembentukan Kampung tangguh di 12 (dua belas) Nagori yang sudah dipilih yang merupakan perwakilan dari 4 Kecamatan di Wilayah Hukum Polsekta Tanah Jawa.

Bersama Para Pangulu di 4 Kecamatan sebanyak 12 orang di wilkum polsekta Tanah Jawa, Bhabinkamtimas dan Babinsa Koramil 10/ Balimbingan melaksanakan rapat pembentukan kampung tangguh. Kapolsekta Tanah Jawa dalam rapat tersebut menerangkan kepada Para Pangulu, Bhabinkamtimas dan Babinsa agar kampung tangguh di 12 Nagori memenuhi syarat meliputi tangguh keamanan, tangguh kesehatan, tangguh ekonomi dan tangguh informasi kreatif.ujarnya

Kapolsek juga mengatakan kampung tangguh Juga harus memiliki Kriteria antara lain gapura, portal, os aga covid, posko covid-19, pos kesehatan, rumah / ruang isolasi, gudang ketahanan Pangan, lahan pertanian ketahanan pangan, peternakan/perikanan untuk ketahanan pangan, kegiatan pendisiplinan prokes desa, kegiatan penyemprotan disinpektan secara rutin.

Dimana kegiatan rapat pembentukan kampung tangguh berjalan dengan baik dan masing-masing pangulu merespon kegiatan tersebut dengan baik dan akan merealisasikan dengan cepat pembentukan kampung tangguh di Nagori Masing-masing.

Hadir dalam acara tersebut Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat, Para Pangulu sebanyak 12 Orang di 4 Kecamatan, Babinsa Koramil 10/Balimbingan dan Para Bhabinkamtimas Polsekta Tanah Jawa. (Open)

Tidak Ada Remisi Imlek , dikarenakan para Napi Belum memenuhi ketentuan dan syarat mendapatkan Remisi

IMG-20210211-WA0082.jpg

Binjai (benuanews.com) —
Tidak seorang pun narapidana (napi) di Sumatera Utara (Sumut) yang memperoleh remisi pada perayaan Imlek 2021, Jumat (12/2). Dua napi beragama Konghucu yang tengah dibina di lembaga pemasyarakatan (Lapas) di daerah ini dinyatakan belum memenuhi syarat mendapat pemotongan masa hukuman.

“Untuk remisi khusus hari besar keagamaan Imlek pada tahun ini dapat kami laporkan nihil,” kata Kasubbag Humas Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Bambang Suhendra, kepada Benuanews.com Kamis (11/2).

Seperti hari besar keagamaan lainnya, remisi juga diberikan pada perayaan Tahun Baru Imlek. Penerimanya narapidana beragama Konghucu.

Berdasarkan data dari Kanwil Kemenkumham Sumut, saat ini hanya ada tiga orang beragama Konghucu yang menjadi warga binaan di Lapas atau rumah tahanan negara (Rutan) di Sumut. Seorang di antaranya masih berstatus tahanan di Rutan Labuhan Deli.

Sementara itu, dua orang yang sudah berstatus narapidana dinyatakan tidak atau belum memenuhi syarat untuk mendapat remisi tahun ini. Seorang di antaranya menjalani pidana seumur hidup di Lapas Labuhan Ruku. “Satu lagi narapidana di Lapas Kelas 1 Medan yang remisinya diatur PP 99 Tahun 2012, Dia belum memenuhi syarat,” pungkas Bambang.

Dimasa perayaan Imlek tahun ini berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya, tahun ini di masa pandemi Covid 19 tidak bisa semeriah mungkin dan tidak dapat berkumpul sana sini dikarenakan menjaga Prokes penanggulangan pandemi Covid 19.(SD)

Kapolda Riau Pimpin Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Medis Kepolisian

IMG-20210211-WA0059.jpg

Pekanbaru (benuanews.com) – Polda Riau menggelar apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Polri sebagai Tracer dan Vaksinator COVID-19. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi SH SIK M.Si pada Kamis (11/2/2021), di Mapolda Riau jalan Patimura no. 13 Pekanbaru.

Kegiatan apel gelar kesiapan yang berlangsung serentak di seluruh Indenesia ini diikuti oleh pejabat utama Polda Riau, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten, para Ketua Satgas Penanganan Covid se-Provinsi Riau.

Kapolda Riau pada Apel ini membacakan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, berikut petikannya :

Saat ini kita sedang mengalami situasi pandemi covid-19. kurang lebih hampir 1 tahun sejak kasus pertama covid-19 diumumkan oleh bapak Presiden RI, hingga saat ini kondisi penambahan kasus aktif masih terus meningkat secara fluktuatif.

Berbagai sektor kehidupan masyarakat juga tidak luput dari dampak pandemi ini. berbagai upaya pemerintah secara ekstraordinary terus dilakukan secara terpadu dalam rangka percepatan penanganan pandemi covid-19 dan mewujudkan pemulihan ekonomi nasional.

Berdasarkan data, sampai dengan tanggal 10 februari 2021, secara global sebanyak 220 negara telah terpapar pandemi covid-19, sebanyak 107.460.128 orang terkonfirmasi positif dan 2.352.837 orang meninggal dunia. sedangkan di indonesia sebanyak 1.183.555 orang terkonfirmasi positif dan 32.167 orang meninggal dunia akibat covid-19.

Dampak di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi indonesia sepanjang tahun 2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam, yakni sempat turun -5,3% pada kuartal kedua, membaik menjadi -3,49% di kuartal ketiga, dan terus membaik menjadi -2,19% di kuartal keempat. namun demikian, di luar tantangan dan kesulitan yang datang bersama pandemi covid-19, kita harus senantiasa optimis bahwa selalu ada peluang untuk membuat lompatan kemajuan, tidak hanya keluar dari situasi krisis pandemi covid-19, tapi bahkan peluang untuk menjadikan indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi sejajar dengan negara-negara maju di dunia.

Bapak Presiden RI telah menekankan bahwa untuk mengatasi pandemi covid-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.

Optimisme masyarakat harus terus dijaga dengan keseriusan dan upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan pandemi covid-19.

Saat ini, kita harus bisa mensukseskan program vaksinasi nasional dengan diiringi konsistensi penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan secara humanis dan tegas, tentunya dengan tetap selaras upaya mewujudkan pemulihan ekonomi nasional.

Saat ini indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian negara republik indonesia untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat indonesia.

Dalam program prioritas Kapolru melalui transformasi operasional yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan covid-19, yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.

Pemberian vaksinasi covid-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator. Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh bapelkes/bbbk kementerian kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

Polri juga sudah menyiapkan 40.336 personel bhabinkamtibmas yang tergelar di seluruh wilayah indonesia yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.

Arahan bapak Presiden RI, bahwa selain disiplin protokol kesehatan, penerapan penguatan 3t (testing, tracing, dan treatment) juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi pandemi covid-19 ini.

Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran covid-19

Saya berharap kepada seluruh tenaga vaksinator dan tracer covid-19 yang telah diberikan pelatihan, akan menjadi tenaga Polri yang cakap dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam memutus rantai penyebaran covid-19 di indonesia. dalam pelaksanaan kegiatannya, saya tekankan harus senantiasa bersinergi dengan seluruh babinsa yang juga digelar oleh bapak Panglima TNI serta seluruh petugas dinas kesehatan di wilayah masing-masing

Saya mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan Polri sebagai tracer dan vaksinator covid-19. semoga upaya kita memperoleh hasil yang optimal serta membawa kontribusi positif bagi penanggulangan pandemi covid-19 di indonesia

“Polri berkomitmen siap melaksanakan dan mengawal program vaksinasi nasional serta seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka percepatan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional”. terang Agung sebagaiman amanat Kapolri. (JHarianja )

scroll to top